Taliwang, KOBARKSB.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika semakin dipertegas melalui langkah kolaboratif lintas instansi. Pada Rabu (29/4/2026), RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat resmi memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa Barat guna meningkatkan kualitas serta akses layanan rehabilitasi bagi masyarakat.
Kunjungan Kepala BNN Kabupaten Sumbawa Barat, Indah Poernomosari, ke RSUD Asy-Syifa’ disambut langsung oleh Direktur RSUD, Andy Suhaeri. Pertemuan strategis ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama rehabilitasi medis sebagai bentuk dedikasi bersama dalam menangani pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika secara profesional dan manusiawi.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSUD Asy-Syifa’, Andy Suhaeri, menegaskan bahwa pihaknya siap bertransformasi menjadi pusat pemulihan yang terintegrasi. Menurutnya, penanganan narkotika tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh seluruh aspek kehidupan pasien.
“Melalui kerja sama ini, RSUD Asy-Syifa’ bersama BNN KSB siap menghadirkan layanan rehabilitasi yang lebih optimal dan profesional. Kami tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik saja, tetapi juga mendukung pemulihan mental dan sosial pasien. Tujuannya jelas, agar mereka dapat kembali berfungsi secara produktif dan diterima kembali di tengah masyarakat,” ujar Andy Suhaeri.
Senada dengan hal itu, Kepala BNN Kabupaten Sumbawa Barat, Indah Poernomosari, mengungkapkan bahwa penguatan kapasitas lembaga rehabilitasi medis di daerah merupakan prioritas utama. Sinergi ini diharapkan mampu meruntuhkan hambatan akses bagi masyarakat yang selama ini masih ragu untuk mencari pertolongan medis.
“Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kunjungan ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama melawan penyalahgunaan narkotika. Kami ingin menyentuh pemulihan secara menyeluruh karena pada dasarnya setiap orang berhak untuk pulih dan kembali menjalani hidup yang lebih baik,” tegas Indah Poernomosari.
Lebih lanjut, Indah juga menekankan pesan edukatif kepada masyarakat bahwa rehabilitasi bukanlah sebuah bentuk hukuman bagi para korban, melainkan jalan keluar untuk meraih masa depan yang lebih sehat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi demi mewujudkan masa depan Sumbawa Barat yang bersih dari narkoba.
Sebagai bagian dari kampanye penyelamatan nyawa, BNN RI terus mensosialisasikan layanan Call Center 184. Layanan resmi ini hadir untuk memudahkan masyarakat dalam melapor, berkonsultasi, maupun mencari informasi seputar narkotika dengan jaminan kerahasiaan data yang aman dan cepat. Melalui satu panggilan ke nomor 184, diharapkan lebih banyak nyawa yang terselamatkan dari bahaya laten narkotika. (krij)
About The Author
Trending
- 77
Taliwang, KOBARKSB.com - Memasuki awal tahun 2026, kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Kini, warga tak perlu repot berpindah-pindah kantor untuk mengurus dokumen penting. Pasalnya, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) selaku pengelola Mall Pelayanan Publik (MPP), secara resmi telah melaksanakan perjanjian kerja sama strategis dengan… - 72
Taliwang, KOBARKSB.com - Wajah-wajah ceria ratusan siswa dari tiga sekolah dasar di Taliwang menyambut kedatangan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt. M.M.Inov., pada Selasa (5/8). Momen ini menandai kelanjutan Roadshow hari ke-12 penyerahan Bantuan Layanan KSB Maju Pendidikan, sebuah program yang dirancang untuk memastikan setiap anak di Sumbawa Barat… - 71
Mataram, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (Pemda KSB) mendapat penghargaan dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, karena berhasil menjadi kabupaten dengan angka stunting terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penghargaan ini diserahkan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, kepada Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, di Mataram,… - 71
Taliwang, KOBARKSB.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mempertegas komitmennya dalam menangani persoalan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) secara responsif dan humanis. Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC), pemerintah daerah memastikan kesiagaan penuh dalam menindaklanjuti setiap aduan masyarakat terkait keberadaan penyandang disabilitas mental di wilayah ini. Sekretaris Dinas Sosial… - 71
Jereweh, KOBARKSB.com - Langkah percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menunjukkan progres signifikan. Berdasarkan data e-PPGBM terbaru, angka stunting di daerah ini berhasil ditekan dari 7,10 persen pada Desember 2025 menjadi 6,7 persen saat ini. Capaian positif tersebut semakin diperkuat dengan peluncuran (launching) Intervensi Serentak Percepatan Pencegahan dan… - 70
"Tape singkong atau dalam bahasa Taliwang disebut Poteng Tabang, siapa yang tak kenal makanan tradisional yang satu ini? Rasanya yang unik, perpaduan antara manis, asam, dan sedikit gurih selalu berhasil menggugah selera. Tak hanya populer sebagai camilan, tape singkong juga kerap dijadikan oleh-oleh khas dari beberapa daerah, salah satunya di…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar