Jakarta, KOBARKSB.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan peristiwa bencana yang terjadi pada periode 24 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 25 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Menutup bulan pertama tahun ini, rentetan kejadian bencana di Indonesia masih didominasi oleh fenomena hidrometeorologi basah yang melanda sejumlah wilayah secara bersamaan.
Dampak paling fatal tercatat di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Bandung Barat. Tanah longsor menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua pada Sabtu (24/1) dini hari. Hingga Sabtu malam pukul 19.00 WIB, tim SAR gabungan melaporkan telah menemukan sembilan korban meninggal dunia. Lima jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, sementara empat lainnya beserta temuan dua bagian tubuh korban masih dalam proses identifikasi.
Operasi pencarian di lokasi longsor Bandung Barat masih berlangsung intensif karena terdapat laporan mengenai 80 orang yang dinyatakan hilang. BNPB mencatat jumlah orang hilang tersebut masih bersifat sementara dan terus diverifikasi di lapangan. Bencana ini juga menimbun lebih dari 30 unit rumah, memaksa 230 warga di sekitar lokasi mengungsi ke GOR dan Aula Desa demi menghindari potensi longsor susulan.
Selain ancaman longsor, banjir besar masih mengepung Kabupaten Subang. Sejak Kamis (22/1), banjir telah merendam 3.355 unit rumah yang tersebar di 21 desa pada 9 kecamatan. Sebanyak 9.491 jiwa terdampak dan 957 jiwa diantaranya harus mengungsi. Banjir dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter ini juga merendam 3 unit sekolah, 14 fasilitas ibadah, serta 27 hektare sawah. Hingga Sabtu (24/1), air dilaporkan belum surut dengan ketinggian yang relatif sama.
Wilayah Jawa Barat lainnya, yakni Kabupaten Majalengka dan Indramayu, juga tak luput dari bencana. Di Majalengka, hujan deras selama lima jam pada Jumat (23/1) memicu banjir dan longsor di 39 titik yang merendam ratusan rumah. Sementara di Indramayu, luapan Sungai Cimanuk pada Sabtu (24/1) merendam 90 rumah di Desa Rambatan Wetan dan Rambatan Kulon, yang direspons BPBD setempat dengan upaya mendatangkan alat berat untuk perbaikan tanggul.
Cuaca ekstrem juga memakan korban jiwa di Provinsi Jawa Timur. Angin kencang di Kabupaten Trenggalek menyebabkan ranting pohon mahoni setinggi 15 meter tumbang dan menimpa seorang warga di Desa Sukorame hingga meninggal dunia pada Sabtu (24/1). Pada hari yang sama, angin kencang rusak belasan rumah di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Kecamatan Prigen dan Purwosari. Meski demikian, kondisi di Pasuruan saat ini dilaporkan telah kembali kondusif.
Melihat kondisi tersebut, BNPB memperingatkan bahwa hingga 29 Januari 2026, cuaca di Indonesia umumnya masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Wilayah seperti Aceh, Lampung, Jawa, Sulawesi, hingga Papua perlu mewaspadai peningkatan curah hujan. Sementara wilayah Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Papua Pegunungan berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang.
BNPB secara khusus mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah lereng gunung untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi hujan lebat dengan durasi lebih dari satu jam, warga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman dan menjauhi lereng guna menghindari risiko tanah longsor. Pemerintah daerah juga diminta terus menyiagakan personel dan peralatan selama periode puncak musim hujan ini. (knda)
About The Author
Trending
- 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Taliwang, Sumbawa Barat, pada Sabtu, 1 Februari 2025, menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa titik. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WITA dan berlangsung selama kurang lebih 15 menit, disertai hujan lebat. Menurut laporan warga, angin kencang tersebut merobohkan sejumlah pohon,… - 65
Flores, KOBARKSB.com - Angin puting beliung dilaporkan telah menerjang 12 Kecamatan yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Peristiwa yang terjadi Jumat, (30/12) lalu, menyebabkan 419 rumah alami kerusakan, dengan rincian; 173 unit rumah alami rusak ringan, 102 unit rumah alami rusak sedang dan 144 unit rumah… - 60
Lombok Tengah, KOBARKSB.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meramalkan beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) berpotensi hujan dengan intensitas lebat 3 hari ke depan, 22-24 Februari 2021. Untuk itu, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir dan tanah longsor yang dapat terjadi. “Adanya potensi… - 57
Mataram, KOBARKSB.com - Pada dasarian I bulan Desember 2021, BMKG memperkirakan akan terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi secara merata di wilayah Pulau Lombok dan Kabupaten Sumbawa Barat. Oleh karena itu, BMKG mewanti-wanti masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, yaitu, hujan lebat disertai angin kencang serta kilat atau… - 57
Jakarta, KOBARKSB.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap data mencengangkan terkait besarnya aliran dana dalam ekosistem pertambangan ilegal di Indonesia. Dalam catatan strategis terbarunya, PPATK menyebut total perputaran uang yang terindikasi terkait aktivitas pertambangan tanpa izin sepanjang periode 2023–2025 mencapai angka fantastis, yakni Rp 992 triliun. Salah…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





Komentar