Taliwang, KOBARKSB.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melancarkan serangan frontal terhadap praktik rentenir atau yang dikenal masyarakat sebagai “bank rontok”. Melalui sebuah langkah strategis, Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., secara resmi menyalurkan total anggaran sebesar Rp 3,25 miliar untuk memperkuat delapan koperasi syariah yang berbasis pada Kelompok Tuntas Baca Al-Qur’an (TBA) di seluruh kecamatan.
Bantuan ini menjadi solusi konkret yang ditawarkan pemerintah daerah untuk memutus mata rantai jeratan hutang berbunga tinggi yang selama ini membelit para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyerahan dana yang dilangsungkan dalam suasana penuh syukur pada Senin (22/9) tersebut, bukan sekedar bantuan finansial, melainkan fondasi untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih berkeadilan.
Dalam sambutannya, Bupati H. Amar Nurmansyah menegaskan bahwa kehadiran koperasi syariah TBA adalah manifestasi komitmen pemerintah untuk mewujudkan perekonomian yang sehat, berpihak pada kesejahteraan rakyat, dan berlandaskan nilai-nilai luhur. Ia memandang koperasi ini sebagai benteng pertahanan ekonomi umat dari praktik riba yang merusak.
“Silakan para pengurus koperasi segera mencari sasaran yang akan mendapat bantuan. Koperasi berbasis syariah ini bisa diakses oleh semua masyarakat,” ujar H. Amar, memberikan mandat langsung kepada para pengurus untuk bergerak cepat melayani masyarakat yang membutuhkan.
Dana segar senilai Rp 3,25 miliar tersebut didistribusikan secara proporsional dan strategis untuk menjadi modal awal operasional koperasi di setiap wilayah. Kecamatan Taliwang sebagai pusat ekonomi menerima alokasi terbesar sebesar Rp 800 juta, diikuti oleh Kecamatan Seteluk dengan Rp 500 juta, Brang Rea Rp 450 juta, dan Poto Tano Rp 400 juta. Sementara itu, alokasi lainnya disalurkan ke Kecamatan Sekongkang sebesar Rp 350 juta, Brang Ene Rp 300 juta, Maluk Rp 250 juta, hingga Kecamatan Jereweh yang menerima Rp 200 juta, memastikan program ini menyentuh seluruh pelosok kabupaten.
Inisiasi pembentukan delapan koperasi syariah ini sebelumnya telah diluncurkan secara resmi pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78. Program ini dirancang sebagai pilar pendukung implementasi program unggulan Kartu Sumbawa Barat Maju (KSBM), khususnya untuk memberdayakan sektor UMKM melalui pembiayaan tanpa bunga dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel sesuai prinsip syariah.
Pemerintah tidak hanya berhenti pada penyaluran modal. Untuk menjamin keberlanjutan dan profesionalisme, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Diskoperindag) telah memberikan pembekalan intensif bagi para pengurus koperasi. Pelatihan khusus tersebut mencakup materi vital seperti manajemen keuangan modern, tata kelola usaha yang baik, hingga pemahaman mendalam mengenai akad-akad syariah yang menjadi landasan operasional. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi lembaga pembiayaan, tetapi juga pusat edukasi ekonomi syariah di tengah masyarakat.
Bupati kembali menekankan bahwa penguatan koperasi syariah berbasis TBA ini merupakan sebuah ikhtiar besar. “Kami ingin koperasi ini menjadi jalan keluar yang nyata, sehingga masyarakat tidak lagi terjebak pada pinjaman berbunga tinggi,” tegasnya.
Penyaluran dana Rp 3,25 miliar ini diharapkan menjadi tonggak penting yang akan melahirkan ekosistem ekonomi daerah yang lebih sehat dan berkeadilan. Upaya ini menandai babak baru dalam perjuangan menuju kemandirian ekonomi masyarakat dan kesejahteraan berkelanjutan bagi pelaku UMKM di Bumi Pariri Lema Bariri. (krij/*)
About The Author
Trending
- 73
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan program KSB Maju Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berbasis Taman Baca Al-quran (TBA) Syariah dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk warga non-muslim. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan potensi kesalahpahaman terkait penggunaan istilah "Syariah" pada program dana bergulir tersebut. Kepala Dinas… - 68
Brang Ene, KOBARKSB.com - Wajah pariwisata di Kecamatan Brang Ene dipastikan akan berubah drastis. Melalui Program KSB Maju Luar Biasa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tengah menyiapkan konsep pariwisata kerakyatan yang menonjolkan potensi alam pedesaan, salah satunya melalui pembangunan jalur jogging track sepanjang 5 kilometer. Rencana besar ini disampaikan langsung… - 65
Jakarta, KOBARKSB.com - Ilustrasi musik dan kesenian adat tradisional Sumbawa yang ditampilkan Tim Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah memukau tamu negara yang melintas di gerbang utama istana pada puncak peringatan HUT RI Ke-78 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, (17/8). Ini merupakan kali kedua secara berturut-turut, Kabupaten Sumbawa Barat dipercaya menampilkan… - 64
Taliwang, KOBARKSB.com - Sejumlah warga masyarakat Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menyoroti soal kondisi Pasar Tana Mira Taliwang yang tampak kumuh dan semrawut. Termasuk soal pengelolaan parkir di Pasar Induk Taliwang tersebut. “Ini adalah gambar hasil potret kami di salah satu sudut lorong Pasar Taliwang. Kios banyak yang sudah… - 64
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan telah menerima penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terkait penyelesaian Masterplan Smart City Tahun 2022. “Membangun Smart City itu diawali pada transformasi digital. Setelah itu, setiap Pemda memahami apa yang dibutuhkan. Karena karakteristik setiap Pemda itu berbeda. Namun nanti arahnya… - 64
Maluk, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengapresiasi sejumlah program pengembangan UMKM yang saat ini sedang dilakukan oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bupati mengakui, bahwa sektor UMKM termasuk sektor yang cukup potensial di KSB. Tinggal bagaimana dikelola dengan baik serta dikembangkan…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar