Amman Mineral Masuki Era Baru di Batu Hijau: Fase 8 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal dan Nasional Hingga 2030

Amman Mineral Masuki Era Baru di Batu Hijau Fase 8 Siap Dongkrak Ekonomi Lokal dan Nasional Hingga 2030 - Usia tambang Batu Hijau

Maluk, KOBARKSB.com – Kabar gembira datang dari Bumi Sumbawa Barat. PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu lokomotif ekonomi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia, secara resmi melangkah ke fase baru penambangan di Tambang Batu Hijau. Setelah sukses menuntaskan Fase 7 di akhir tahun 2024, perusahaan tambang tembaga dan emas raksasa ini siap mengoperasikan Fase 8 yang diyakini akan memperpanjang usia tambang hingga tahun 2030.

Dengan total cadangan mineral mencapai 460 juta ton, Fase 8 menjanjikan keberlanjutan operasional yang signifikan, tidak hanya bagi AMMAN tetapi juga bagi ribuan pekerja dan masyarakat sekitar tambang. Lebih dari itu, fase ini diharapkan akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi regional dan nasional, mengingat kontribusi AMMAN selama ini terhadap pendapatan daerah dan pusat.

Persiapan untuk Fase 8 telah dimulai sejak tahun 2021 dengan serangkaian aktivitas pengupasan batuan penutup. Strategi ini menunjukkan komitmen AMMAN untuk memastikan transisi antar fase yang mulus dan berkelanjutan, menghindari gangguan produksi yang dapat berdampak pada perekonomian.

Canggih! PT AMMAN Gunakan Teknologi Laser 3D Pastikan Aliran 100 Ribu Ton Bijih Per Hari Tetap Lancar di Tambang Batu Hijau

Pada tahap awal, produksi Fase 8 akan difokuskan pada sisi terluar dan teratas pit Batu Hijau, yang memang memiliki kadar logam yang lebih rendah. Namun, hal ini merupakan strategi yang cermat untuk memastikan keberlanjutan produksi sambil mempersiapkan akses ke bagian tengah dan dalam pit, yang menyimpan bijih mineral dengan kadar lebih tinggi. Dengan demikian, AMMAN optimis bahwa peningkatan produksi akan terjadi secara bertahap dalam beberapa periode mendatang.

Vice President Corporate Communications PT Amman Mineral Internasional Tbk, Kartika Octaviana, dalam keterangannya, Senin, (19/5), menyampaikan bahwa penambangan Fase 8 bukan hanya sekadar kelanjutan operasional, tetapi juga cerminan komitmen perusahaan dalam meningkatkan konservasi mineral. “AMMAN menyadari pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab demi keberlanjutan operasional dan kontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.

Makin Lengkap! RSUD Asy-Syifa’ KSB Hadirkan Deretan Dokter Spesialis Berpengalaman dengan Layanan JUARA

Kartika juga menyoroti upaya berkelanjutan perusahaan dalam mencari cadangan baru. “AMMAN terus melakukan pengeboran secara intensif sejak tahun 2020 untuk menemukan cadangan baru yang dapat memperpanjang usia Tambang Batu Hijau. Hal ini penting untuk memastikan keberlangsungan ekonomi regional dan nasional yang selama ini bergantung pada operasional tambang,” jelasnya. Keberhasilan menambah 5 tahun usia tambang, menurut Kartika, adalah buah dari upaya meningkatkan efisiensi, produktivitas operasional, dan juga didukung oleh tren positif harga komoditas.

Lebih dari sekadar operasional tambang, Fase 8 juga hadir di tengah momentum global yang sangat krusial. Tembaga, sebagai komoditas utama Tambang Batu Hijau, semakin diakui perannya sebagai kunci utama dalam transisi energi bersih dunia. Laporan dari lembaga riset dan konsultan global, Wood Mackenzie, memproyeksikan bahwa permintaan terhadap tembaga akan terus melonjak seiring dengan adopsi teknologi rendah karbon, mulai dari kendaraan listrik hingga infrastruktur energi terbarukan.

Hal ini menempatkan AMMAN pada posisi strategis untuk berkontribusi pada upaya global dalam memerangi perubahan iklim. Dengan menghasilkan tembaga secara bertanggung jawab, AMMAN tidak hanya mendukung perekonomian tetapi juga berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan.

“AMMAN berkomitmen untuk menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara. Kami yakin Fase 8 akan menjadi tonggak kesuksesan berikutnya bagi AMMAN dan Indonesia,” pungkas Kartika.

Pesan Menohok Bupati KSB Saat Lantik 165 PNS Baru: “Jangan Jadikan KSB Hanya Tempat Transit!”

Setelah Fase 8 berakhir pada tahun 2030, dengan potensi pemanfaatan stockpile hingga 2033, AMMAN sudah memiliki rencana jangka panjang yang menjanjikan. Perusahaan berencana untuk melanjutkan operasi ke Cebakan Elang, yang dikenal sebagai salah satu deposit tembaga dan emas porfiri terbesar di dunia yang belum dikembangkan. Penambangan di Cebakan Elang diproyeksikan akan berlangsung hingga tahun 2046, menjamin keberlanjutan ekonomi dan sosial bagi masyarakat Sumbawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan untuk beberapa dekade mendatang.

Dengan investasi yang terus menerus, komitmen terhadap keberlanjutan, dan rencana strategis yang matang, AMMAN membuktikan diri sebagai perusahaan tambang yang tidak hanya berfokus pada keuntungan tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Fase 8 hanyalah awal dari babak baru kesuksesan AMMAN dan kontribusinya bagi Indonesia. (kdon/*)

About The Author

Trending

  • 65
    85,25% Andil Tambang Batu Hijau Amman Mineral Untuk PDRB KSBTaliwang, KOBARKSB.com - Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Tahun 2022 masih sangat dipengaruhi oleh sektor pertambangan dan penggalian. Serta Tambang emas dan tembaga PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) jadi penyumbang terbesar PDRB KSB. “AMMAN menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten…
  • 64
    Revolusi Senyap di Tambang AMMAN, Menggali Tembaga dan Emas dengan Bit & ByteDi tengah bentang alam Sumbawa Barat yang megah, di mana perbukitan hijau bertemu dengan laut biru, sebuah revolusi senyap sedang mengubah wajah industri pertambangan Indonesia. Jauh dari citra konvensional yang identik dengan debu dan deru mesin semata, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) dan anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa…
  • 60
    Gubernur Dapat Kewenangan Baru, Bisa Terbitkan Izin Pertambangan MinerbaJakarta, KOBARKSB.com - Sejatinya, sejak Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020, tentang Pertambangan Minerba (UU Minerba) terbit, seluruh kewenangan tentang izin usaha pertambangan Minerba berada di tangan Pemerintah Pusat. Akan tetapi, pada tanggal 11 April 2022, Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2022, tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha…
  • 60
    Gubernur NTB yang Bungkam Terkait Amman Mineral Disoal Masyarakat Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Wewenang soal urusan pertambangan di daerah yang dimiliki Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, namun bungkam terkait persoalan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) yang disuarakan beberapa elemen masyarakat setempat, menimbulkan tanda tanya masyarakat Sumbawa Barat. “Sepengetahuan kami, kewenangan pertambangan di daerah menjadi wewenang Gubernur. Tapi kenapa…
  • 60
    Lewat Program PERTAMAS, AMMAN Wujudkan Hutan Lestari dan Ekonomi Berkelanjutan Bagi KTH di TalonangSekongkang, KOBARKSB.com – Program Perhutanan Sosial dan Transformasi Penghidupan Masyarakat (PERTAMAS) yang diinisiasi oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Desa Talonang terus berjalan dengan pengawasan ketat. Melalui program ini, pohon yang ditanam oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) dipantau secara berkala setiap tiga bulan oleh tim teknis perhutanan yang…
  • 59
    Tambang Emas Indotan Gosowong Buka Lowongan KerjaInformasi lowongan kerja hari ini datang dari PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM). Perusahaan pertambangan yang mengoperasikan Tambang Emas Gosowong ini, membuka kesempatan bagi kalian untuk mengisi beberapa posisi yang lowong.  PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM) adalah perusahaan pertambangan yang berdasarkan kepada Kontrak Karya dengan Pemerintah Indonesia yang ditandatangani tanggal 28…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×