Alarm Darurat Pendidikan: 1.235 Orang Anak Putus Sekolah SD di NTB

Alarm Darurat Pendidikan 1.235 Orang Anak Putus Sekolah SD di NTB - Siswi Sekolah Dasar (SD)

Mataram, KOBARKSB.com – Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadapi krisis dalam dunia pendidikan. Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) per 30 November 2023, melukiskan realitas pahit: 1.235 anak di NTB terpaksa menghentikan pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD) sepanjang tahun ajaran 2023/2024. Angka ini bukanlah sekedar statistik, melainkan alarm darurat yang menuntut perhatian dan aksi nyata.

Sumber Data: Dataset Portal Data Kemendikbudristek

Dekatkan Pelayanan, Dinsos KSB Buka Tiga Loket Khusus Program KSB Maju Sosial

Yang lebih memprihatinkan, dari 1.235 anak tersebut, 665 diantaranya putus sekolah saat masih duduk di kelas I SD. Ini menunjukkan bahwa benih-benih permasalahan sudah muncul sejak awal masa pendidikan. Kabupaten Bima menjadi wilayah dengan angka putus sekolah tertinggi, mencapai 300 anak, disusul Lombok Timur (210 anak) dan Dompu (190 anak).

Sumber Data: Dataset Portal Data Kemendikbudristek

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

“Ini fenomena yang sangat memprihatinkan. Harus ada langkah strategis dan kolaboratif dari pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua untuk menekan angka putus sekolah ini,” tegas Sopan Hidayat, S.Pd., M.Ed., pengamat pendidikan dari Universitas Cordova, kepada media ini, Senin, (8/7).

Data lebih lanjut mengungkapkan, 673 anak yang putus sekolah adalah laki-laki dan 562 lainnya perempuan. Berdasarkan jenis sekolah, mayoritas anak yang putus sekolah berasal dari sekolah negeri, baik laki-laki (591 anak) maupun perempuan (498 anak).

Sumber Data: Dataset Portal Data Kemendikbudristek

Sopan menambahkan bahwa akar permasalahan ini sangat kompleks, melibatkan faktor ekonomi dan sosial. “Kemiskinan seringkali memaksa orang tua untuk memilih antara menyekolahkan anak atau memenuhi kebutuhan hidup. Pernikahan dini juga masih menjadi praktik yang menghilangkan hak pendidikan anak, terutama perempuan. Ditambah lagi, kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan semakin memperburuk situasi,” paparnya.

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

Pemerintah Provinsi NTB, menurutnya, didesak untuk segera turun tangan dengan program intervensi yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Ia pun menekankan bahwa untuk memastikan semua anak di NTB mendapatkan hak pendidikan yang layak bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. (kdon)

About The Author

Trending

  • 45
    AMMAN dan Peselancar Rizal Tandjung Kolaborasi Majukan Wisata Bahari Sumbawa Barat"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,…
  • 43
    Masih Ada Anak Putus Sekolah Di KSBTaliwang, KOBAR - Ketidakmampuan dunia pendidikan kita berkembang secara baik dan merata sudah menjadi pekerjaan rumah pada setiap rezim. Dari pendidikan hanya untuk kaum 'priayi', mahalnya biaya bulanan, sampai kelemahan siswa dan guru dalam mengikuti perkembangan zaman. Pemerintah sendiri memang tidak berdiam diri melihat persoalan ini. Seiring berjalannya waktu, pemerintah telah…
  • 42
    AMMAN Scholars: Dukung Kualitas Pendidikan Putra-Putri Daerah Sumbawa BaratMaluk, KOBARKSB.com - Putra-putri daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih pendidikan dan pekerjaan yang layak. Hal ini berkat Program Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars), sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di…
  • 40
    Realisasi APBD Sumbawa Barat Tembus 86%, Serapan Anggaran Jadi PR BesarTaliwang, KOBARKSB.com - Pemandangan kontras mewarnai postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hingga pertengahan Agustus 2025. Di satu sisi, pemerintah daerah berhasil mencatatkan kinerja pendapatan yang luar biasa, melampaui target pro-rata dan jauh meninggalkan capaian provinsi. Namun di sisi lain, kemampuan untuk membelanjakan dana tersebut…
  • 40
    Menenun Harapan dari Negeri di Atas Awan Bersama AMMANKabut tipis masih menyelimuti Desa Mantar ketika matahari perlahan menyingkap cakrawala. Dari ketinggian 685 meter di atas permukaan laut, desa ini seolah berdiri di antara langit dan bumi. Tak berlebihan jika masyarakat dan para pengunjung menjulukinya sebagai “Negeri di Atas Awan”. Dari sini, matahari terbit memancarkan cahaya keemasan, menyingkap siluet…
  • 39
    13 Tahun Membidik Realitas TerserakTak terasa, sudah 13 tahun sebuah surat kabar lokal mewarnai perjalanan sejarah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ide berdirinya surat kabar ini, berawal dari bertemunya sekelompok anak muda yang peduli akan kelangsungan pembangunan di KSB yang baru terbentuk. Pada minggu pertama bulan Nopember 2006, mereka berkumpul membahas kondisi arus informasi dan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×