100.051 Orang Calon Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat Ke Tanah Suci Mekkah

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

100.051 Orang Calon Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat Ke Tanah Suci Mekkah - Jemaah Haji Indonesia

100.051 Orang Calon Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat Ke Tanah Suci Mekkah

Jakarta, KOBARKSB.com – Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kementerian Agama (Kemenag), dilaporkan telah merilis daftar nama calon jemaah haji reguler yang berhak berangkat pada tahun 2022. Daftar tersebut, bisa diakses melalui laman haji.kemenag.go.id.

“Alhamdulillah, proses verifikasi haji Kemenag terhadap daftar nama calon jemaah haji reguler sudah selesai. Saya sudah terbitkan Keputusan Dirjen PHU terkait itu. Daftar nama tersebut sudah diumumkan dan dikirim ke Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia untuk segera ditindaklanjuti,” beber Hilman Latief, Dirjen PHU, dalam siaran pers, Rabu, (11/5).

Proses verifikasinya, jelas Hilman, telah dilakukan untuk memastikan seluruh calon jemaah yang berangkat memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Kerajaan Arab Saudi, yaitu, mereka yang berusia paling tinggi 65 tahun 0 bulan per tanggal 30 Juni 2022, serta sudah menerima vaksinasi Covid-19.

“Saya minta, calon jemaah yang sudah ditetapkan berhak berangkat tahun ini untuk segera mempersiapkan diri dengan baik. Jangan lupa melakukan konfirmasi keberangkatan pada bank tempat mendaftar,” pesan Hilman.

Hilman Latief

“Jemaah dapat melakukan proses konfirmasi dari 9 – 20 Mei 2022,” ujarnya.

Hilman menerangkan, bahwa Arab Saudi menetapkan kuota haji untuk Indonesia tahun ini hanya sebanyak 100.051 orang. Jumlah itu terdiri dari; 92.825 kuota jemaah haji reguler, 7.226 kuota jemaah haji khusus, dan 1.901 kuota petugas. Kuota tahun ini, jelas Hilman, berkurang dari kuota normal, sehingga berakibat kepada calon jemaah yang sudah melunasi biaya haji pada tahun 2020 tidak bisa berangkat pada tahun ini.

“Saya berharap semua saling memberi semangat. Jemaah yang berangkat memberi semangat kepada yang belum berangkat dan mendoakan semoga segera mendapat giliran. Demikian juga jemaah yang belum berangkat, memberi semangat pada mereka yang akan berangkat tahun ini dan mendoakan semoga sehat dan mendapat haji mabrur,” ucap Hilman.

Kantor Urusan Haji Indonesia di Arab Saudi

Terkait dengan dana haji, Hilman menegaskan, bahwa dana itu tidak lagi dikelola oleh Kementerian Agama. Akan tetapi, dana haji telah dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kementerian Agama, tegas Hilman, hanya mengelola biaya penyelenggaraan haji pada tahun berjalan saja. Itu pun setelah dibahas dan disepakati bersama dengan Komisi VIII dan BPKH.  

“Insya Allah seluruh proses manajemen pengelolaan biaya penyelenggaraan ibadah haji dilakukan secara transparan dan ditujukan untuk memberikan kemaslahatan sebesar-besarnya kepada jemaah haji Indonesia,” tutup Dirjen PHU. (knda)

About Post Author

Don`t copy text!