4 Rumah di Brang Rea Dilalap Api, Kapolres KSB Terjun Padamkan Kebakaran

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

4 Rumah di Brang Rea Dilalap Api, Kapolres KSB Terjun Padamkan Kebakaran - Kebakaran di Desa Tepas Sepakat Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat

4 Rumah di Brang Rea Dilalap Api, Kapolres KSB Terjun Padamkan Kebakaran

Brang Rea, KOBARKSB.com – 4 buah rumah di Dusun Sanggarahan, Desa Tepas Sepakat, Kecamatan Brang Rea, dilaporkan dilalap api, Kamis, (28/4), sekitar pukul 00.15 WITA. Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin, dengan sigap terjun ke lokasi bersama jajarannya membawa 1 unit kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu padamkan kebakaran.

“Ketika mendapatkan informasi telah terjadi kebakaran rumah warga Desa Tepas Sepakat, Kecamatan Brang Rea, Kapolres langsung memimpin kegiatan pemadaman api dengan menggunakan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC), bersama personil Polres Sumbawa Barat,” tutur IPDA Eddy Soebandi, Kasi Humas Polres KSB, kepada awak media, Kamis, (28/4).

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin, di Lokasi Kebakaran

Pada pukul 23.20 WITA, kisah Eddy, api awalnya muncul dari dapur rumah Hairunnisa. Dan setelah beberapa saat, terdengar suara tabung LPG meledak dari dapur tersebut. Kemudian api merembet ke rumah panggung kayu samping kiri dan kanan dari rumah tersebut.

“Baru sekitar pukul 23.35 WITA, datang 1 unit kendaraan pemadam kebakaran Kecamatan Brang Rea dan 1 unit kendaraan pemadam kebakaran Taliwang untuk melakukan pemadaman. Dan pada pukul 00.00 WITA, 1 unit mobil AWC Polres Sumbawa Barat meluncur ke lokasi kejadian, sehingga sekitar pukul 00.35 WITA, api berhasil dipadamkan,” jelas Eddy.

Mobil AWC Milik Polres KSB Bantu Padamkan Api

Adapun 4 buah rumah yang dilalap si jago merah tersebut, beber Eddy, adalah; Rumah panggung milik Rapiah/Mul, rumah batu semi permanen milik Hairunnisa, rumah panggung milik H Muhammad, dan rumah Hamid, yang dilalap api pada bagian dapurnya.

“Akibat kejadian tersebut, warga mengalami kerugian 26 karung gabah, kusen/ram 200 batang, di rumah milik H Muhammad. Uang Rp 16 juta dan perhiasan emas milik Hairunnisa. Sehingga total kerugian diperkirakan sebesar Rp 450 juta, namun tidak ada korban jiwa,” demikian IPDA Eddy Soebandi. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!