Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia NTB, menggelar kerjasama pemantauan dan pengawasan kekayaan intelektual yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, serta perjanjian kerjasama, di Hotel Grand Royal, Rabu, (8/4).
Kegiatan tersebut digelar untuk kemajuan kekayaan intelektual di KSB, dan mendorong masyarakat untuk mendaftarkan hak kekayaan intelektualnya di Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Haris Sukamto AKS SH MH, dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa masih banyak hasil karya masyarakat KSB yang belum terdaftar Hak Kekayaan Intelektual di bidang hukum.
“Masih banyak hasil karya masyarakat KSB yang belum terdaftar. Tarian, kesenian, apa lagi produk-produk UKM. Maka dari itu harus dilindungi dan kita dorong masyarakat untuk mendaftarkan HKI mereka, karena ini akan berdampak kepada daya saing masyarakat untuk pembangunan daerah, serta sebagai pengakuan hasil karya, agar tidak ada pengakuan oleh orang lain,” papar Kepala Kanwil Kemenkumham NTB.
Sambung Haris, bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan dinas-dinas terkait untuk mendukung segala bentuk kreativitas rakyat. Oleh sebab itu, masyarakat juga harus ikut serta mendukung pemerintah.
“Jadi pemerintah nantinya diharapkan terus mendorong masyarakat untuk mendaftarkan kekayaan intelektualnya. Dan saya yakin, banyak karya karya yang muncul di tengah masyarakat,” jelas Kepala Kanwil Kemenkumham NTB.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, menyambut baik kerjasama dengan Kemenkumham NTB. Ia bahkan berkomitmen untuk mendorong dan memfasilitasi masyarakat untuk mendaftarkan kekayaan intelektualnya.
“Kami akan dorong dan memfasilitasi masyarakat, khususnya para pelaku UKM di KSB untuk bisa mendaftarkan HKI. Kalau bisa juga kita daftarkan teknologi tepat guna kita. Banyak hal-hal yang kita belum paham, secara teknis, prosedur, dan norma-norma. Sehingga forum ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas Bupati KSB. (kdon)
About The Author
Trending
- 48
Poto Tano, KOBAR - Bertempat di Kantor Desa Kiantar, Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin MM, bersama Penjabat Sekretaris Daerah, dan unsur Forkopimda menghadiri kegiatan sosialisasi rencana pembangunan Bandar Udara Kabupaten Sumbawa Barat. Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD KSB Hasanuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasat Pol-PP, Plt.… - 46
2 mega proyek digadang-gadang akan segera dibangun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB). Keduanya didanai dari satu sumber yang sama, yaitu, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT). Yang pertama adalah Bandar Udara (Bandara) di Poto Tano. Dan yang kedua, yakni, pabrik pemurnian logam (Smelter) milik Amman Mineral.… - 45
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan telah menerima penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terkait penyelesaian Masterplan Smart City Tahun 2022. “Membangun Smart City itu diawali pada transformasi digital. Setelah itu, setiap Pemda memahami apa yang dibutuhkan. Karena karakteristik setiap Pemda itu berbeda. Namun nanti arahnya… - 45
Poto Tano, KOBARKSB.com - Isolasi jalur udara komersial di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) segera berakhir. Bandara Amman Mineral Poto Tano yang berada di Desa Kiantar bersiap membuka pintunya untuk penerbangan umum. Langkah ini diproyeksikan bakal menjadi game changer bagi perekonomian daerah, membuka keran investasi, pariwisata, hingga jalur perdagangan langsung ke… - 44
Jakarta, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) didesak untuk segera melunasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar USD 11 Juta yang belum ditunaikan selama 3 tahun. Hal tersebut disampaikan, Adian Napitupulu, Anggota Komisi VII dari Fraksi PDI Perjuangan, kepada Direktur Utama (Dirut) PT AMNT, Rachmat Makkasau, dalam…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar