fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Pemuda Muhammadiyah

Cak Nanto: Pemuda Muhammadiyah Harus Bermanfaat Untuk Semua Keyakinan

Gubernur NTB: Saatnya Pemuda Saling Koordinasi, Jangan Merasa Kita Paling Penting

Mataram, KOBAR – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), Bidang Internal, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (27/3). Bertempat  di BP PAUD dan DIKMAS Nusa Tenggara Barat, dengan tema “Meneguhkan Kader Dakwah, Memajukan Nusa Tenggara Barat”, berlangsung hikmat.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Zulkieflimansyah SE MSc, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH, Wakil Ketua DPRD NTB, H Mori Hanafi SE, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah, dan seluruh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Se-NTB.

Foto Ruangan Rakorwil Pemuda Muhammadiyah NTB

Rapat Koordinasi Wilayah Muhammadiyah  Bidang Internal Nusa Tenggara Barat membahas tentang penguatan dan pengembangan bidang kaderisasi, bidang dakwah dan bidang organisasi. Ketiga bidang tersebut merupakan gagasan awal untuk menguatkan organisasi hingga ke tingkat paling bawah. 

Dalam sambutannya, Cak Nanto, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, menginstruksikan kepada seluruh Pimpinan Pemuda Muhammadiyah agar memberikan manfaat di tengah masyarakat, tanpa melihat latar belakang organisasi dan keyakinan.

“Muhammadiyah bangun Sekolah, bangun Pondok Pesantren, bangun Universitas dan Rumah Sakit, bukan semata-mata untuk umat muslim, melainkan untuk seluruh umat manusia di muka bumi. Urusan keyakinan bukan urusan kita,” ucap Cak Nanto.

Kata dia, tugas Muhammadiyah yakni mencerdaskan umat, menjadi bermanfaat bagi bangsa dan negara, menjaga NKRI. Dengan demikian, bidang organisasi dan kaderisasi harus bekerja keras memberikan pemahaman kepada seluruh kader Muhammadiyah akan pentingnya ideologi organisasi sebagai amunisi pergerakan.

Selanjutnya, Dr Zulkieflimansyah SE MSc, Gubernur Nusa Tenggara Barat, kepada Pemuda Muhammadiyah, ia berpesan. Saatnya pemuda jalin koordinasi baik, jangan merasa Pemuda Muhammadiyah paling penting. Begitu juga dengan ansor dan pemuda-pemuda lainnya. Menjaga NKRI, membangun bangsa ini perlu kerja sama dan saling koordinasi semua pihak untuk bertahan dan berkemajuan.

“Seperti Komponen tubuh kita yang saling koordinasi, tidak pernah otak merasa paling penting. Tidak pernah hati, jantung, mata, telinga, dan organ lain merasa paling penting. Sebab anus pun memiliki tugas berharga untuk menjaga kerja otak, menjaga kerja jantung, hati dan lainnya dalam proses hidup manusia,” kata Gubernur singkat. (kdon)

Don`t copy text!