fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Tanaman Hias Indonesia

Tanaman Hias Indonesia Tembus Pasar Amerika

Surabaya, KOBAR – Demam tanaman hias tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga terjadi di mancanegara, termasuk Amerika. Peluang itu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para eksportir tanaman hias lokal Indonesia yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur. 

“Saya sangat berterima kasih kepada Karantina Pertanian Surabaya. Berkat pelayanannya, saya bisa ekspor tanaman hias ke Amerika, bahkan dalam sebulan bisa mencapai 2 kali pengiriman,” kata Bayu, seorang eksportir tanaman hias Kota Pahlawan, Sabtu, (6/3).

Meningkatnya permintaan tanaman hias asal Indonesia dari Amerika, jelasnya, karena dengan memelihara tanaman hias diyakini dapat meningkatkan imunitas tubuh. Dan hal itu sangat berarti di masa pandemi seperti saat ini.

Tanaman hias Indonesia yang diekspor ke Amerika

Sementara itu, Purwaningsih, Pejabat Karantina Pertanian Surabaya, menuturkan, bahwa pihaknya selama beberapa hari ini, telah melakukan sertifikasi atas 24 batang tanaman hias yang bernilai Rp 4 juta, untuk tujuan ekspor ke Amerika. Tanaman hias tersebut terdiri dari Philodendron, Syngonium, Sansevieria, dan Scindapsus.

“Tanaman hias Indonesia khususnya asal Jawa Timur ini sudah mendunia. Selain dikirim ke negara-negara Asia, juga ke Amerika. Karena eksportasi ke Amerika sangat ketat, sehingga sebelum dikirim dilakukan perendaman terlebih dahulu terhadap tanaman menggunakan insektisida. Guna mencegah terbawanya serangga hidup,” tutur Purwaningsih.

Pejabat Karantina merendam tanaman hias dengan insektisida

Disamping itu, tambahnya, sebelum dikirim, pejabat karantina akan melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen terlebih dahulu. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk memastikan tanaman hias tersebut sehat.

“Sedangkan pemeriksaan dokumen bertujuan untuk memastikan bahwa pengiriman tanaman hias telah dilengkapi Surat Ijin Pengeluaran Menteri Pertanian. Jadi tidak usah ragu untuk berkecimpung di dunia pertanian. Komoditas apa saja dapat diekspor ke luar negeri, namun jangan lupa untuk selalu lapor ke karantina pertanian,” pungkas Pejabat Karantina Pertanian Surabaya. (knda)

Don`t copy text!