fbpx
Sampah Berserakan di Pasar Langam Lopok

Sampah Berserakan di Pasar Langam Lopok

Sumbawa, KOBAR – Pemandangan tak elok yang mengganggu mata dan menebar aroma tak sedap tampak terjadi di areal Pasar Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa.

Saban hari, pemandangan sampah yang berserakan dengan aroma menusuk hidung sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah di lokasi tersebut.

Seorang netizen dengan akun bernama Lesh Efhendy, memposting gambar tentang kondisi itu di akun media sosialnya, Jum’at, (12/2), yang kemudian menjadi viral di jagat maya.

Keterangan foto ditulis dalam bahasa Sumbawa, yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berbunyi: 

“Ulah segelintir orang yang tidak tahu tentang kebersihan lingkungan. Sudah ada tong sampah, masih saja sampahnya dibuang di luar,” tulis Lesh Efhendy.

Beragam komentar muncul untuk menanggapi postingannya. Hampir sebagian besar berbahasa Sumbawa, yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, diantaranya berbunyi sebagai berikut:

“Kalau dibuang di tong, tongnya juga nggak muat itu, karena nggak tiap hari ada pengangkutan. Maaf, tapi saya nggak buang sampah di sana ya,” kata Opieck Marble.

“Bagaimana cukup buang sampah di tong. Sedangkan tong adanya 1 kali seminggu. Bayangkan, tidak sedikit orang yang buang sampah di sana. Jika diangkut setiap hari, Insya Allah bersih. Setidaknya harus gotong royong biar tetap bersih, dan harus setiap hari sampahnya diangkut,” sambut Emi Emi.

“Makanya pantau setiap hari, siapa yang suka buang sampah sembarangan. Kasih arahan yang baik dengan bahasa yang baik, agar mereka mengerti. Nggak semua orang yang buang sampah di situ punya FB,” sambung Mega.

“Padahal pasar ini belum ada 2 tahun beroperasi, setelah dirombak habis oleh pemerintah. Sekarang sudah menjadi lautan sampah di belakangnya. Masya Allah,” kata Emi Satrisno.

Menjawab komentar-komentar tersebut, Lesh Efhendy pun menulis:

“Begitulah… Sebenarnya tong yang ada khusus untuk menampung sampah para pedagang di dalam pasar. Tetapi masyarakat setempat yang banyak buang sampah di situ. Apalagi berbarengan dengan tidak adanya tempat buang sampah yang dibuat oleh Pemdes, sehingga pasarlah jadi sasaran tempat buang sampah,” balas Lesh Efhendy. (klar)

Don`t copy text!