fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Karyawan Amman Mineral

Disnakertrans Sumbawa Barat Panggil Pihak PT Macmahon Terkait Video Karyawan

Taliwang, KOBAR – Berawal dari video SDM (42), salah satu karyawan PT Macmahon yang sempat viral akibat kondisi di dalam kawasan tambang yang tidak terurus. Yang mana dalam video berdurasi 20 detik itu, SDM berkeluh kesah, akibat pihak perusahaan terlambat memberikan makan karyawan.

“Kita bukan tahanan kasus berat, kita karyawan, kenapa kita tidak diberikan makan dari pagi sampai jam segini,” curhat Karyawan PT Macmahon dalam videonya itu.

Belum genap sehari setelah video tersebut diupload melalui akun facebook atas nama Sus, SDM karyawan PT Macmahon langsung diberhentikan sementara (skorsing) oleh pihak perusahaan. Dikarenakan telah menyebarkan video terkait kondisinya di dalam kawasan tambang.

Surat Klarifikasih Disnakertrans Sumbawa Barat
Surat panggilan klarifikasi Disnakertrans Sumbawa Barat kepada PT Macmahon dan Karyawan.

Berlanjut atas viralnya video tersebut, pihak Disnakertrans Sumbawa Barat memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan,

“Kami dapat pengaduan dari karyawan PT Macmahon, untuk itu kami surati pihak perusahaan sebagai bentuk mediasi untuk menemukan jalan terbaik,” Kata Tohiruddin SH, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Sumbawa Barat pada media ini, Jum’at, (29/01), pagi.

Dikonfirmasi media ini, Head of Corporate Communications PT AMNT, Kartika Octaviana, menerangkan, pihak PT AMNT tidak bisa mengungkap informasi detail terkait personalia, terlebih mengenai karyawan dari mitra bisnis. Amman Mineral dan mitra bisnisnya selalu taat terhadap undang-undang dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, serta peraturan dan kebijakan perusahaan yang telah disosialisasikan oleh pihak perusahaan kepada karyawan.

“Proses investigasi terhadap pelanggaran atas peraturan dan kebijakan perusahaan dan peraturan ketenagakerjaan selalu dilakukan sesuai prosedur. Dalam masa investigasi, karyawan bersangkutan dapat dibebas tugaskan sementara. Dari hasil investigasi inilah keputusan mengenai status kepegawaian dapat diambil,” jelas Kartika Octaviana.

Lanjut Kartika, selama proses investigasi, status karyawan masih sama dengan sebelumnya dan mendapatkan gaji sebagaimana yang diatur dalam peraturan yang berlaku. Kami juga menghargai peraturan yang diterapkan oleh mitra bisnis dan meyakini mereka menerapkan kebijakan yang juga sesuai dengan aturan yang ada. (kdon)

Don`t copy text!