Taliwang, KOBARKSB.com – Danau Lebo Taliwang, yang terletak di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), telah resmi ditunjuk jadi taman wisata alam yang dilindungi negara.
Hal itu diputuskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan alasan, karena di Lebo terdapat habitat tumbuhan dan satwa yang dilindungi, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20 Tahun 2018, yang kemudian diubah menjadi P.92 Tahun 2018.
Dipilihnya Danau Lebo Taliwang sebagai taman wisata alam yang dilindungi tersebut, juga karena fungsinya sebagai pengatur tata air, habitat burung air, dan burung migran, serta penyangga kehidupan manusia.
Lebo juga menjadi pusat aktivitas nelayan, tempat bermain anak-anak, tempat merumput ternak, dan tempat memancing dan mengamati burung bagi wisatawan. Danau Lebo merupakan sumber penghidupan manusia dan satwa, yang hidup di dalamnya.
Demikian pernyataan resmi Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, Ditjen KSDAE, Kementerian LHK, yang disiarkan Sabtu, (2/1), dalam promo bertagar #ayoketamanwisataalam.
Dijelaskan juga, bahwa Danau Lebo merupakan danau lahan basah alami, yang terluas di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menjadi habitat burung air terbanyak di Pulau Sumbawa. Tempat hidup 88 jenis burung. 26 diantaranya burung air, dan 9 diantaranya dilindungi.
Sebelumnya, pada tanggal 15 Juli 2016, Bupati Sumbawa Barat mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 1142 Tahun 2016, tentang Pembentukan Tim Percepatan Pemulihan Ekosistem TWA Danau Lebo Taliwang, sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan FGD tanggal 23 Mei 2016 di Taliwang, yang diselenggarakan oleh P3E Bali-Nusra.
Agar kegiatan pemulihan ekosistem yang akan dilaksanakan Tim dapat berjalan, dibuatlah Perjanjian Kerjasama yang mengacu pada Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.85/Menhut-II/2014, tentang Tata Cara Kerjasama Penyelenggaraan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam.
Sepanjang tahun 2016, BKSDA NTB, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara (P3E Bali-Nusra), serta Pemerintah Daerah KSB, terus melakukan koordinasi yang intens, melalui serangkaian pertemuan yang difasilitasi oleh P3E Bali-Nusra, dan lahirlah kesepakatan dari stakeholder, untuk melakukan pemulihan ekosistem Taman Wisata Alam Danau Lebo Taliwang. (kdon)
About The Author
Trending
- 53
"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,… - 43
Sekongkang, KOBARKSB.com - Jika selama ini banyak orang yang tahu bahwa Sumbawa Barat kaya akan panorama alamnya. Tapi sedikit orang yang tahu bahwa di Sumbawa Barat ada sebuah cagar alam yang dilindungi negara. Adalah Pedauh, hutan dataran rendah, dengan berbagai jenis flora yang mewakili berbagai tipe vegetasi, yang telah lama… - 41
Tak terasa, sudah 13 tahun sebuah surat kabar lokal mewarnai perjalanan sejarah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Ide berdirinya surat kabar ini, berawal dari bertemunya sekelompok anak muda yang peduli akan kelangsungan pembangunan di KSB yang baru terbentuk. Pada minggu pertama bulan Nopember 2006, mereka berkumpul membahas kondisi arus informasi dan… - 38
Dompu, KOBARKSB.com - Sejak ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Pulau Sumbawa oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2013, tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2013 - 2028. Kawasan Gunung Tambora yang berada di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima,… - 37
Nama Taliwang sudah sangat dikenal sejak zaman majapahit dan tercatat dalam kitab Mpu Prapantja tahun 1365. Nama Taliwang juga diabadikan oleh Pemerintah Republik sebagai nama kapal, Kapal Republik Indonesia atau KRI TALIWANG, sebagai sarana perhubungan pertama yang menghubungkan Merak dan Panjang, pada tahun 1953. Kapal Cargo ini dibuat oleh Belanda… - 37
Taliwang, KOBARKSB.com - Universitas Cordova (UNDOVA) dilaporkan telah mewisuda sebanyak 267 orang mahasiswa menjadi Sarjana S1 pada Wisuda Ke-IX, Kamis, (9/11), yang dihadiri Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Bali-NTB, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, dan Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Rachmat Makkasau.…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar