fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Danau Lebo Taliwang, Taman Wisata Alam yang Dilindungi Negara

Taliwang, KOBAR – Danau Lebo Taliwang, yang terletak di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), telah resmi ditunjuk jadi taman wisata alam yang dilindungi negara. 

Hal itu diputuskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan alasan, karena di Lebo terdapat habitat tumbuhan dan satwa yang dilindungi, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20 Tahun 2018, yang kemudian diubah menjadi P.92 Tahun 2018.

Dipilihnya Danau Lebo Taliwang sebagai taman wisata alam yang dilindungi tersebut, juga karena fungsinya sebagai pengatur tata air, habitat burung air, dan burung migran, serta penyangga kehidupan manusia. 

Lebo juga menjadi pusat aktivitas nelayan, tempat bermain anak-anak, tempat merumput ternak, dan tempat memancing dan mengamati burung bagi wisatawan. Danau Lebo merupakan sumber penghidupan manusia dan satwa, yang hidup di dalamnya.

Demikian pernyataan resmi Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, Ditjen KSDAE, Kementerian LHK, yang disiarkan Sabtu, (2/1), dalam promo bertagar #ayoketamanwisataalam.

Dijelaskan juga, bahwa Danau Lebo merupakan danau lahan basah alami, yang terluas di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menjadi habitat burung air terbanyak di Pulau Sumbawa. Tempat hidup 88 jenis burung. 26 diantaranya burung air, dan 9 diantaranya dilindungi.

Sebelumnya, pada tanggal 15 Juli 2016, Bupati Sumbawa Barat mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 1142 Tahun 2016, tentang Pembentukan Tim Percepatan Pemulihan Ekosistem TWA Danau Lebo Taliwang, sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan FGD tanggal 23 Mei 2016 di Taliwang, yang diselenggarakan oleh P3E Bali-Nusra. 

Agar kegiatan pemulihan ekosistem yang akan dilaksanakan Tim dapat berjalan, dibuatlah Perjanjian Kerjasama yang mengacu pada Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.85/Menhut-II/2014, tentang Tata Cara Kerjasama Penyelenggaraan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam. 

Sepanjang tahun 2016, BKSDA NTB, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara (P3E Bali-Nusra), serta Pemerintah Daerah KSB, terus melakukan koordinasi yang intens, melalui serangkaian pertemuan yang difasilitasi oleh P3E Bali-Nusra, dan lahirlah kesepakatan dari stakeholder, untuk melakukan pemulihan ekosistem Taman Wisata Alam Danau Lebo Taliwang. (kdon)

Don`t copy text!