fbpx
Kartu Pra-Kerja Simpang Siur, Pencaker KSB Pertanyakan Kinerja Disnakertrans

Kartu Pra-Kerja Simpang Siur, Pencaker KSB Pertanyakan Kinerja Disnakertrans

Taliwang, KOBAR – Diluncurkannya kartu Pra-Kerja oleh Presiden Joko Widodo merupakan angin segar bagi para Pencari Kerja (Pencaker) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), khususnya bagi mereka yang terdampak pandemi covid-19. Namun pendaftaran yang dibuka 2 jalur, membuat para pencaker kebingungan.

Hal tersebut menjadi pertanyaan bagi beberapa pencari kerja yang telah mendaftarkan diri mereka secara offline atau manual melalui Disnakertrans KSB. Pasalnya, sistem pendaftaran dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, mengharuskan pendaftaran kartu Pra-Kerja seluruhnya dilakukan secara daring atau online.

“Pengumpulan berkas fisik melalui Disnakertrans KSB ini untuk apa?, sementara pada saat pendaftaran secara online, ada beberapa tahapan yang harus dilewati. Seperti swafoto, tes motivasi, dan tes kemampuan dasar. Dan itu tidak dilakukan pada saat pendaftaran manual oleh Disnakertrans KSB,” beber Adrian (27), Warga Taliwang, kepada awak media ini, yang merupakan salah satu pencari kerja yang mendaftarkan diri secara manual melalui Disnakertrans KSB.

Sambung Adrian, hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi para peserta yang telah mendaftarkan diri secara manual. Karena menurut Ardian, tidak ada standarisasi kelulusan yang jelas bagi pendaftar kartu Pra-Kerja secara offline. Sementara dari Kemnaker seluruh prosesnya dilakukan secara online.

“Standarisasi kelulusan kami didapatkan dari mana. Sementara jutaan orang Indonesia berebut mendapatkan kartu Pra-Kerja tersebut dan diseleksi melalui tes yang dilakukan secara online pada saat pendaftaran. Apakah kami hanya menunggu saja?,” tanya Adrian, kesal.

Senada dengan Adrian, peserta lainnya, Ahmad Furqon (26), warga Kelurahan Bertong, Kecamatan Taliwang, juga mempertanyakan hal yang sama. Dirinya mengaku hingga saat ini tidak mendapatkan pemberitahuan atau informasi apapun terkait pendaftaran kartu Pra-kerja yang dimasukkannya melalui Disnakertrans KSB.

“Hingga saat ini, kami menunggu kejelasan terkait pendaftaran kartu Pra-Kerja tersebut. Jika memang pendaftarannya harus secara online, kenapa harus mendaftar secara offline,” ketus Furqon.

Pantauan media ini, hingga saat ini, pendaftaran kartu Pra-Kerja telah memasuki gelombang ketiga. Adapun tata cara pendaftaran kartu Pra-Kerja melalui www.prakerja.go.id. Hingga berita ini diturunkan, media ini telah mencoba mengkonfirmasi persoalan tersebut kepada Disnakertrans KSB, tapi belum ada tanggapan. (kras) 

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Don`t copy text!