14/07/2020

Aset Daerah KSB Diduga Dijual Oknum Tertentu

Taliwang, KOBAR – Kepolisian Resort Sumbawa Barat, melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim), tengah menyelidiki kasus indikasi penjualan aset Daerah tak bergerak milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Terkait hal itu polisi telah memanggil sejumlah oknum yang diduga terlibat dalam skandal tersebut.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono SIK MH, melalui AKP Afrijal SIK pada saat dikonfirmasi media ini, Selasa (24/3) pagi tadi mengatakan. Pihaknya telah melakukan pemanggilan. Mereka yang telah dipanggil yaitu Kepala bagian Aset, selaku pelapor yang diamanatkan oleh Pemda KSB. Selanjutnya, oknum berinisial AT, serta ZE dan delapan orang pembeli tanah dan pejabat Plh Kades Benete 2012.

Baca Juga :  Tidak Semua Pasien Positif Covid-19 Dirawat di Rumah Sakit

“Mereka sudah kami panggil untuk memintai keterangan, dan memberi klarifikasi,” ujar Kasat Reskrim.

Untuk memastikan hal tersebut, kepolisian telah melayangkan surat kepada Bupati Sumbawa Barat dan meminta keterangan panitia pengadaan tanah pada hari ini.  Akan tetapi, pihak panitia pengadaan tidak hadir. Sehingga, polisi mengatur ulang jadwal pemanggilan.

“Kami jadwalkan ulang. sebab keterangan dari panitia kita butuh sebagai bahan klarifikasi pengadaan,” bebernya.

Selanjutnya, polisi juga berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) wilayah kerja Sumbawa Barat, terkait dikeluarkannya sertifikat tanah yang maksud.

Baca Juga :  Seorang Siswa SD Diduga Cabuli Bocah 3 Tahun

“Intinya, dalam penyelidikan semua berproses, kita ikuti saja mekanismenya, serta tunggu informasi selanjutnya,” tutup AKP Afrijal. (kdon)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar