Hubungan PTAMNT Dengan Masyarakat Sekitar Renggang dan Berjarak

Menu

Mode Gelap

SUMBAWA BARAT · 2 Agu 2019

Hubungan PTAMNT Dengan Masyarakat Sekitar Renggang dan Berjarak


Hubungan PTAMNT Dengan Masyarakat Sekitar Renggang dan Berjarak Perbesar

“Perusahaan Nasional Yang Tidak Nasionalis”

Taliwang, KOBAR – Jelang perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-74 Tahun, keberadaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia, yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), jadi sorotan publik. Hampir 2 dekade isi perut bumi Pulau Sumbawa dikeruk, tapi dampak keekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar tambang hampir dibilang nol besar.

Padahal, Pasal 33 Ayat 1 UUD 1945, menyatakan, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Sedangkan Pasal 33 Ayat 2 menyatakan, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Sementara Pasal 33 Ayat 3, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar bagi kemakmuran rakyat. Kemudian diperkuat dalam Pasal 33 Ayat 4, yang menyatakan, perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

Sejak tambang batu hijau beroperasi dan berproduksi pada tahun 2000, persoalan kepemilikan saham perusahaan pengelola tambang tembaga dan emas di Pulau Sumbawa ini nyaring disuarakan, hingga pada akhir tahun 2016, peralihan kepemilikan saham di PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) sebesar 82,2% oleh PT Amman Mineral Internasional (PT AMI) berhasil dilakukan. Dengan demikian, pemilik saham PTNNT dan aset-aset terkait lainnya, sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan nasional, yakni PT Amman Mineral Internasional (PTAMI) yang menguasai 82,2% kepemilikan saham dan PT Pukuafu Indah (PTPI) sebagai pemegang saham sebanyak 17,8%. Sebagai Perusahaan Nasional, PTNNT berganti nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT).

Namun, semenjak PTNNT berubah menjadi PTAMNT, persoalan baru mulai muncul. Pengelolaan tambang oleh Perusahaan Nasional yang diharapkan dapat lebih baik dari perusahaan multi nasional (PTNNT), ternyata jauh panggang dari api. Terutama dalam hal hubungan antara Perusahaan dengan masyarakat sekitar tambang.

Sejumlah instrumen untuk menghubungkan antara perusahaan dengan masyarakat ditiadakan. Kantor Community Relations (Comrel), yang selama PTNNT beroperasi begitu berperan, tidak ada lagi. Akses masyarakat untuk mengetahui kondisi tambang begitu sulit. Peran serta Perusahaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan semakin berkurang, bahkan hampir dibilang tidak ada. Sehingga bisa dibilang, hubungan perusahaan dengan masyarakat renggang dan semakin berjarak.

“Terjadi perubahan drastis dan jauh berbeda dengan PTNNT dulu, terutama dalam hal hubungan perusahaan dengan kami. Hingga saat ini, kami tidak mengenal pimpinan PTAMNT,” kata Jabir Zanela, Tokoh Masyarakat Desa Benete, kepada awak media ini.

Ia juga menambahkan, hal yang paling fundamental adalah terkait kedatangan tenaga kerja dari luar KSB dan NTB, serta masuknya perusahaan sub kontraktor PTAMNT setiap saat tanpa menggandeng perusahaan lokal, dan hal itu sangat begitu terasa. Jika dibandingkan dengan PTNNT, kedekatan dan keakraban antara masyarakat sekitar tambang dengan perusahaan berbeda jauh, bagai langit dan bumi.

“Yang jelas PTAMNT beda jauh dengan PTNNT dulu. Yang sekarang ini meski dikatakan dikelola 100 persen perusahaan nasional, tapi sejauh ini sumbangsihnya kepada masyarakat belum terlihat,” keluh Jabir Zanela.

Tak berhenti sampai disitu, ia menekankan agar pihak PTAMNT jangan hanya mengedepankan kepentingan bisnis, sisi kesejahteraan dan pendekatan nyata dengan masyarakat sekitar harus diperhatikan. Sebab menurut pengamatannya, kedekatan masyarakat dengan PTAMNT tak terlihat, ditandai dengan sudah tidak adanya kantor Comrel atau Community Relations (Hubungan Masyarakat) seperti PTNNT dulu, dan alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PTAMNT dan ratusan perusahaan yang ada di bawahnya kepada masyarakat tidak jelas, dan pihak PTAMNT lebih cenderung tertutup dan susah ditemui.

Di tempat yang berbeda, Lara Irawati (26), Mahasiswa FKIP Universitas Cordova, mempertanyakan, terkait bantuan pendidikan bagi siswa ataupun mahasiswa lokal. Dikarenakan, pada saat PTNNT dulu beroperasi, bantuan pendidikan terhadap penduduk sekitar tambang setiap tahun selalu dikucurkan.

“Kok perusahaan tambang setelah berganti nama, namanya makin hilang ya. Bentuk sumbangsihnya kepada dunia pendidikan lokal semakin tak terlihat,” ucapnya bertanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum bisa dikonfirmasi untuk mendapatkan keterangan.

Untuk diketahui, saat ini Blok Batu Hijau yang dikeruk PTAMNT tengah memasuki fase VII dan diperkirakan masih memilki cadangan hingga 2034. Tambang Batu Hijau adalah tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia. Batu Hijau mulai berproduksi dan beroperasi pada tahun 2000 dan telah menghasilkan sekitar 3,6 juta ton tembaga dan 8 juta ons emas. Pemegang saham PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah PT Amman Mineral Internasional sebesar 82,2% dan PT Pukuafu Indah sebesar 17,8%. PT Amman Mineral Internasional adalah perusahaan Indonesia yang sahamnya dipegang oleh PT AP Investment sebesar 50% dan PT Medco Energi International Tbk sebesar 50%. (kdon)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 49
    Saham Newmont Resmi Direbut Amman“PTNNT Berubah Jadi PTAMNT” Jakarta, KOBAR - PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), Rabu (2/11), telah mengumumkan bahwa proses transaksi pengambilalihan kepemilikan saham di PTNNT sebesar 82,2% oleh PT Amman Mineral Internasional (PTAMI) telah selesai dilakukan dengan lancar. Berdasarkan siaran pers yang diterima media ini, dengan selesainya proses transaksi tersebut, pemilik…
  • 49
    Sumbawa Barat Resmi Jadi Lokasi Smelter PTAMNT“Menteri ESDM Tinjau Lokasi Smelter” Maluk, KOBARKSB.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, dijadwalkan akan mengunjungi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) di Batu Hijau, Jumat (28/4). Kunjungan menteri kabinet kerja Jokowi-JK itu dalam rangka untuk mengetahui secara langsung aktifitas perusahaan yang dulu bernama PT Newmont…
  • 46
    Masyarakat Lingkar Tambang Tuntut PTAMNT Stop ‘Mengandangkan’ KaryawanMaluk, KOBAR - Ratusan orang yang tergabung dalam gerakan masyarakat lingkar tambang melakukan unjuk rasa di gerbang masuk PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT). Para pengunjuk rasa menuntut agar perusahaan tambang tembaga dan emas di Batu Hijau, Sumbawa Barat itu, memperbaiki sejumlah kebijakannya yang berdampak kepada ekonomi masyarakat sekitar tambang.…
  • 44
    Smelter PTAMNT Dibangun di Sumbawa BaratBupati: Tahun ini Mulai Digarap Taliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) di tahun 2017 ini dipastikan akan memulai membangun fasilitas pemurnian mineral (smelter) di Kabupaten Sumbawa Barat. Dikabarkan, Smelter tersebut memiliki kapasitas satu juta ton konsentrat tembaga. "Ya, mulai tahun ini Smelter itu sudah mulai digarap. Bahkan…
  • 41
    Newmont Akan Gelontorkan CSR Rp 70 Miliar“Polda NTB Dijatah Rp 7 Miliar” Benete, KOBAR - Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) pada tahun 2016 ini telah dianggarkan sebesar Rp 70 miliar, menyasar bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan dan penjalinan. "Program-program CSR ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," kata…
  • 41
    PTAMNT Siapkan Rp 1,3 Triliun Untuk Pensiunkan Karyawan“1.143 Karyawan Telah Mendaftar” Taliwang, KOBARKSB.com - Jumlah karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT) yang  mengajukan permohonan program pensiun dini yang ditawarkan pihak manajemen perusahaan terus bertambah.  Hingga saat ini tercatat sebanyak 1.143 orang karyawan yang sudah mendaftar program tersebut dan dipastikan akan terus bertambah. Apalagi program ini dijadwalkan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Artikel ini telah dibaca 216 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kejari KSB Ungkap Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah dan Mafia Tanah, Total Kerugian Negara Capai Rp 4,4 Miliar

21 Mei 2024 - 02:46

Kejari KSB Ungkap Dugaan Korupsi Pembangunan Sekolah dan Mafia Tanah, Total Kerugian Negara Capai Rp 4,4 Miliar - Titin Herawati Utara - Kajari KSB

Amman Mineral Kembali Buka 16 Lowongan Kerja di Tambang Emas Sumbawa Barat

20 Mei 2024 - 19:14

Amman Mineral Kembali Buka 16 Lowongan Kerja di Tambang Emas Sumbawa Barat - Tambang Batu Hijau PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN)

Selamat Memperingati Hari Reformasi – Iklan Diskoperindag KSB

20 Mei 2024 - 17:49

Hari Reformasi - Diskoperindag KSB

Selamat Hari Kebangkitan Nasional – Iklan Diskoperindag KSB

19 Mei 2024 - 22:22

Harkitnas - Diskoperindag KSB

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tiu Suntuk di Kabupaten Sumbawa Barat

2 Mei 2024 - 16:55

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tiu Suntuk di Kabupaten Sumbawa Barat - Bendungan Tiu Suntuk Sumbawa Barat

Selamat Hari Pendidikan Nasional – Iklan Diskoperindag KSB

2 Mei 2024 - 11:38

Hardiknas - Diskoperindag KSB
Trending di PARIWARA
Don`t copy text!