RSUD Asy-Syifa’ Kekurangan Dokter Spesialis

RSUD-ksb
Dokter Spesialis

Taliwang, KOBAR – Jumlah dokter spesialis yang minim menjadi masalah yang tak kunjung usai bagi pihak RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat. Tidak heran jika untuk jenis penyakit-penyakit tertentu pasien kadang terpaksa dirujuk ke Mataram.

Direktur RSUD Asy-Syifa’, dr Carlof Sitompul, tak menyangkal jika saat ini pihaknya masih kekurangan dokter spesialis. RSUD ini hanya memiliki 6 dokter spesialis yang menangani penyakit dalam, anak, kandungan, anastesi, spesialis radiologi dan spesialis patologi.

“Dari enam orang dokter spesialis itu hanya empat orang yang merupakan dokter tetap, sedangkan untuk spesialis radiologi dan spesialis patologi merupakan dokter tamu,” akunya.

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

Menurut dia, dalam pelayanan kesehatan jika mengacu pada jumlah dokter yang ada, jumlah itu tidak seimbang. Kekurangan dokter ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi penanganan medis kepada pasien. Seyogyanya jumlah ideal untuk satu dokter umum melayani 2.500 penduduk.

“Sedangkan satu dokter spesialis idealnya melayani 10.000 penduduk. Jadi tinggal dihitung saja kekurangannya,” katanya.

Menurutnya, persoalan kekurangan dokter ini berpengaruh dengan jumlah penduduk yang melebihi batas kemampuan pelayanan kesehatan. Sehingga pihaknya merasa perlu menjalin kerjasama dengan beberapa Universitas dan Kementerian Kesehatan dalam program wajib kerja dokter spesialis.

Tanpa Sekat, Kapolsek Poto Tano Tampung Curhatan dan Keluhan Warga

“Selain itu kita juga melalui pemerintah daerah (Pemda) menyekolahkan dokter-dokter lokal KSB agar setelah selesai mereka bisa mengabdi di sini,” imbuhnya.

Sebenarnya, tambah Carlof, pemerintah daerah telah menyatakan kesediaannya untuk menyiapkan insentif bernilai puluhan juta per bulan, plus rumah dan mobil dinas untuk dokter spesialis yang mau mengabdi di Sumbawa Barat. Insentif tersebut diluar gaji dan tunjangan jika dokter spesialis bersangkutan berstatus sebagai PNS.

“Kita persilahkan kepada para dokter untuk dapat mengabdi di Sumbawa Barat. Banyak insentif yang akan diberikan yang tentunya akan menunjang segalanya,” pungkasnya. (ktas)

About The Author

Trending

  • 52
    Tekan Angka Pasien Rujuk, RSUD Asy-Syifa’ Tambah Dokter SpesialisTaliwang, KOBAR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada mayarakat. Bahkan untuk memenuhi  standar pelayanan rumah sakit type C, managemen RSUD akan menambah lagi jumlah dokter spesialis. Direktur RSUD Asy-Syifa’ melalui Kasi Penyedia medik, Ns Ida Ellyza SKep, mengatakan, penambahan jumlah dokter spesialis…
  • 51
    BKP5K Masih Kekurangan Penyuluh Berstatus PNSTaliwang, KOBAR - Salah satu cara untuk meningkatkan hasil produksi petani adalah menempatkan satu orang penyuluh di masing-masing desa. Hal itu sudah bisa dilakukan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), meskipun penyuluh yang ditempatkan adalah tenaga honorer pusat yang belum berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena sampai saat ini, Badan Ketahanan Pangan…
  • 49
    Piala Adipura Masih Jauh“Bupati Targetkan Adipura Tahun 2020” Taliwang, KOBAR - Hingga menjelang usianya yang ke 15 tahun, Piala Adipura yang 4 tahun silam pernah diidamkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum juga terwujud. Pada tahun 2017, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kembali menggaungkan hal itu. Dan Bupati telah memasang…
  • 49
    Pemda KSB Yakin Target PAD Tahun 2023 100% TercapaiTaliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (Pemda KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2023 akan terealisasi 100 persen. Diketahui, target PAD KSB berkisar Rp 108 miliar lebih. “Kita optimis target ini terealisasi 100 persen sampai 31 Desember 2023. Sekarang saja, kita…
  • 48
    8,52 % Sarjana di KSB MenganggurTaliwang, KOBAR - Sebanyak 8,52 persen pemuda berpendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bertitel Diploma maupun Sarjana yang terdata pada tahun 2015 lalu, belum memiliki pekerjaan alias pengangguran. Fenomena ini terus terjadi setiap tahun. Walaupun banyak perguruan tinggi yang mampu melepas ribuan mahasiswanya sebagai sarjana, namun tidak mampu menjamin lulusannya untuk bisa…
  • 48
    Hairul Resmi Jabat Sekda Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Tongkat estafet kepemimpinan birokrasi tertinggi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini resmi beralih. drh. Hairul, M.M., secara definitif dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat oleh Bupati H. Amar Nurmansyah. Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh harapan ini digelar di Pendopo Bupati,…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×