fbpx
Bupati Sumbawa Barat Ancam Demosi Pejabat Berkinerja Buruk

Bupati Sumbawa Barat Ancam Demosi Pejabat Berkinerja Buruk

“Yang Tidak Sanggup Kerja Diminta Mundur”

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, memastikan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga jajaran di bawahnya. Hal tersebut dilakukan dirinya, untuk mempercepat roda pemerintahan. Mengingat hasil evaluasi sementara ini, masih banyak Kepala SKPD yang tidak memiliki terobosan dalam percepatan pembangunan daerah.

“Evaluasi kinerja itu mulai akan dilakukan dalam bulan ini dan akan menyasar  pimpinan SKPD sampai ke tingkat yang paling rendah. Dalam pelaksanaan proses evaluasi ini juga akan melibatkan tim independen sehingga bebas dari intervensi pihak mana pun. Jadi, jika ada pimpinan SKPD ataupun jajaran di bawahnya yang merasa kurang mampu meningkatkan kinerjanya untuk bisa menyampaikannya segera,” tegas Bupati.

Bupati menekankan, bahwa dirinya tidak akan segan dan sungkan untuk melakukan demosi atau penurunan jabatan, bagi pejabat yang berkinerja buruk. Kalau memang tidak berprestasi, bisa saja mereka akan diturunkan kembali menjadi staf.

“Saat ini proses evaluasinya tengah berlangsung, sehingga nanti setelah penyusunan APBD-Perubahan baru akan dilakukan pengisian kembali,” tukasnya.

Menurutnya, berdasarkan pengamatan yang dilakukan dirinya selama ini, ada beberapa Kepala SKPD yang dinilai belum mampu meningkatkan capaian program kinerja secara maksimal. Untuk itu, beberapa Kepala SKPD itu dipastikan akan tergeser, dan ia akan memberikan kesempatan bagi para pejabat baru untuk membuktikan kinerja mereka.

“Bisa jadi akan ada mutasi karena mungkin posisinya kurang tepat. Tapi hal itu bagi kami merupakan hal yang biasa dan sangat wajar. Semuanya akan ditentukan setelah hasil evaluasinya nanti diketahui,” jelasnya.

Menurut  Bupati,  evaluasi kinerja itu sengaja diumumkan jauh-jauh hari, agar Kepala Dinas dan pejabat di bawahnya segera melakukan perubahan dengan meningkatkan kinerja. Tupoksi masing-masing dinas ia minta untuk dijalankan dengan baik, sehingga roda pemerintahan bisa terus bergerak, tidak ada yang stagnan.

“Saya berharap satu bulan kemudian tim evaluasi independen ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga hasil dari evaluasi itu akan menghasilkan pejabat terbaik yang bisa membantu pemerintah dalam menjalankan tugas yang ada,” terangnya.

Selain mengevaluasi, Bupati juga menyatakan akan terus melakukan pemantauan kinerja SKPD, dengan harapan bisa menutup ruang kelemahan tersebut. SKPD diminta untuk dapat melaksanakan program pembangunan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021. Dengan mengacu pada RPJMD, diharapkan program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran, serta anggaran yang tersedia bisa terserap dengan baik.

“Kita ingin program pembangunan skala prioritas bisa terlaksana dengan baik, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan di daerah serta kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut, dikatakan Bupati, bahwa prioritas pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2016-2021, adalah; Infrastruktur, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya. Kemudian ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi.

“Untuk mencapai dan melaksanakan program prioritas tersebut, diperlukan kerja keras semua SKPD. Untuk itu saya minta seluruh SKPD untuk meningkatkan kinerja. Dan bagi pimpinan SKPD yang tidak sanggup melaksanakan tugasnya, saya minta untuk mundur. Karena masih banyak pegawai yang siap menggantikannya,” demikian Bupati Sumbawa Barat. (ktas)

Don`t copy text!