Waspadai Peredaran Produk Kadaluarsa Jelang Akhir Tahun

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 18 Nov 2016

Waspadai Peredaran Produk Kadaluarsa Jelang Akhir Tahun


Waspadai Peredaran Produk Kadaluarsa Jelang Akhir Tahun Perbesar

“Pemerintah Perketat Pengawasan Obat dan Makanan”

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kian perketat pengawasan barang dan makanan yang beredar di pasaran. Maklum, jelang akhir tahun dikhawatirkan ada oknum pedagang nakal yang sengaja menjual barang atau makanan yang sudah kadaluarsa dalam rangka cuci gudang.

“Kita akan lebih perketat pengawasan. Utamanya barang-barang yang sudah kadaluarsa dan tidak layak jual,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Diperindagkop UMKM) Sumbawa Barat, Ir Lalu Muhammad Azhar MM.

Dalam melakukan operasi pasar, ia mengaku akan lebih difokuskan pada barang kadaluarsa. Sebab saat razia yang dilakukan beberapa waktu lalu, terdapat sejumlah barang kadaluarsa yang masih dijual oleh pedagang.

“Ada beberapa jenis barang kadaluarsa yang ditemui petugas pada operasi pasar beberapa waktu lalu.  Tapi, oleh pemilik toko mengatakan bahwa barang-barang itu sudah akan dikembalikan ke pihak distributor,” bebernya.

Menurutnya, pekan terakhir jelang Natal dan Tahun Baru mendatang pihaknya akan lebih meningkatkan pengawasan. Operasi rutin akan digalakkan, termasuk pada sejumlah toko modern. Untuk itu, diimbau agar para pedagang sadar diri dan tidak lagi memajang barang yang sudah tak layak jual, terutama yang sudah kadaluarsa.

“Sebab akan membahayakan konsumen. Efeknya pada kesehatan. Apalagi barang yang dikonsumsi, masa kadalurasa penting sekali untuk diawasi,” ucapnya.

Dia meminta agar warga dapat bersama-sama melakukan pengawasan terhadap barang yang diperjualbelikan di pasar. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada praktik kotor pedagang yang dengan sengaja memasok barang kadaluarsa ke pasar yang ada di Sumbawa Barat.

“Mari kita sama-sama melakukan pengawasan. Lakukanlah pengawasan standar, label, klausul baku, pelayanan purna jual, dan cara menjual. Jika ada yang tidak sesuai, saya harap warga segera melapor ke Disperindag. Pasti akan segera ditindak lanjuti,” imbaunya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) Mataram juga mengingatkan agar para pengusaha tidak memperjualbelikan barang yang telah kadaluarsa. Karena tindakan tersebut jelas melanggar hukum dan bisa dikenakan pidana.

“Sanksi hukum bagi penjual barang kedaluarsa itu, maksimal lima tahun kurungan penjara dan denda Rp 2 miliar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” kata  Kepala BPOM Mataram, Drs I Gede Nyoman Suandi Apt MM, saat menghadiri kegiatan Pencanangan Aksi Daerah Keamanan Pangan Jajanan Pada Anak Usia Dini, di lantai III gedung Setda, belum lama ini.

Penjualan barang yang sudah habis masa berlakunya, menurut dia, sama artinya dengan mengedarkan produk ilegal, karena dianggap tidak jelas. Untuk itu, lanjut Nyoman, barang yang kadaluarsa itu dilarang beredar kepada konsumen dan pemiliknya harus secepatnya menarik dari peredaran.

“Kehadiran barang itu sangat berbahaya bagi masyarakat yang mengkonsumsinya,” imbuhnya.

Ia mengatakan, menjajakan ataupun memperjualbelikan barang dagangannya, para pegusaha  harus benar-benar jujur.

“Jangan karena ingin barang dagangannya laku habis terjual, dengan segala cara menjual makanan yang dianggap bermasalah dan tidak lagi memikirkan kesehatan masyarakat,” tandasnya. (ktas)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 54
    Seluruh Gerai Indomaret di KSB Ditutup“Puluhan Karyawan Terancam PHK” Taliwang, KOBAR - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pada Selasa (8/10), telah menerbitkan surat penghentian sementara terhadap seluruh gerai Indomaret yang beroperasi di KSB. Sebanyak lima gerai Indomaret disegel. Kelima gerai itu adalah; 1. Toko Indomaret…
  • 51
    Toko Modern Dituding Matikan Usaha KecilTaliwang, KOBAR - Pertumbuhan Toko Modern di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sungguh tak bisa terbendung. Di beberapa titik strategis, sejumlah toko modern itu bahkan marak terbangun. Hal ini mengundang keprihatinan Forum Lintas Pemuda Peduli Sumbawa Barat (FLPPSB) yang menilai keberadaan toko Modern itu secara perlahan ingin menginvasi sektor perdagangan kecil di…
  • 49
    Setelah Alfamart, Indomaret Siap Rambah KSBSetelah Alfamart sukses bercokol di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), jaringan toko modern milik Indomaret pun tak mau ketinggalan. Indomaret berencana membangun 23 gerai di seantero Bumi Pariri Lema Bariri. Hal itu terkuak dalam permohonan izin yang telah dilayangkannya ke Pemerintah KSB. Salah satu bukti kuat lainnya, pihak Indomaret telah melaksanakan…
  • 48
    Merah Putih ‘Tak Berharga’ Bagi Toko ModernTaliwang, KOBAR - Rasa cinta tanah air wajib ditunjukkan oleh segenap warga negaranya. Ketika masyarakat ramai mengibarkan  sang  merah putih dan memasang umbul-umbul untuk memeriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Toko Modern yang tersebar di beberapa titik di kota Taliwang justru sebaliknya. Pantauan Media ini, sepanjang jalan, kantor instansi pemerintah hingga…
  • 47
    Alfamart: Produk UMKM KSB Belum Bisa BersaingTaliwang, KOBAR - Tak bisa disangkal bahwa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memiliki puluhan pelaku UMKM yang memproduksi aneka produk. Namun rata-rata produk yang dihasilkan belum memiliki kelebihan dan keunikan. Bahkan hampir bisa dikatakan masih monoton. Padahal produk yang berkualitas saja tidak cukup, produk juga harus bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Terlebih seiring…
  • 45
    Pengawasan DPRD Terhadap Toko Modern Dituding LemahAbidin: Meski Telat, Kami Akan Bikin Perda Taliwang, KOBAR - Pesatnya pertumbuhan Toko Modern di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dinilai tidak terlepas dari minimnya pengawasan yang diberikan DPRD setempat. Fungsi pengawasan yang dimiliki terkesan lemah sehingga keberadaannya tak bisa dibendung. Forum Lintas Pemuda Peduli Sumbawa Barat, Zulkarnaen, menyatakan, jika keberaadaan Toko…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman

30 Juli 2023 - 22:03

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman - Jamaah Haji Sumbawa - Bandara Internasional Lombok - Embarkasi Lombok

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana

9 Juli 2023 - 20:07

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana - Lowongan Kerja Terbaru PT Adaro Energy Indonesia
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!