fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

PLN Bantah Lakukan Pemadaman Tanpa Informasi

Widodo: Listrik Padam Mendadak Karena Ranting Pohon

Taliwang, KOBAR – PT PLN Rayon Taliwang mengkonfirmasi jika pemadaman listrik yang terjadi beberapa pekan terakhir ini bukan karena faktor kerusakan mesin atau disengaja. Tetapi lebih disebabkan oleh aliran kabel induk listrik yang putus atau konsleting akibat tertimpa ranting dan dahan pohon.

Manager PLN Rayon Taliwang, Widodo Kusumo Wibowo, tidak menyangkal, untuk memangkas ranting maupun dahan pohon seperti Mangga dan Kelapa itu ada kendala yang dihadapi pihaknya, yakni, pemilik tidak mengizinkannya.

“Kondisi itu yang membuat kami tidak bisa berbuat banyak. Ranting dan dahan pohon yang menyentuh aliran kabel tidak bisa dipangkas karena  rata-rata pemilik pohon meminta ganti rugi,’’ ungkapnya.

Pihak PLN sendiri sebenarnya tidak menyediakan anggaran ganti rugi untuk pemangkasan ranting dan dahan pohon ini. Untuk itu kata dia, guna memudahkan pihaknya dalam melakukan pemangkasan, perlu kesadaran masyarakat pelanggan dengan mengizinkan dahan dan ranting pohonnya dipangkas.

“Sedikit saja ranting dan dahan pohon menyentuh kabel listrik, listriknya bisa langsung mati,” timpalnya.

Menurutnya, untuk meminimalisir gangguan listrik akibat tertimpa ataupun tersentuh dahan dan ranting pohon tersebut solusinya dengan mengintensifkan pemangkasan.dahan dan ranting pohon dekat jaringan listrik. Pemangkasan itu harus mencapai radius aman. Jarak dari lokasi pohon hingga ke jaringan listrik sekitar 2,5 meter dari segala arah.

“Jadi, ketika ada dahan atau ranting pohon yang menyentuh kabel listrik karena tertiup angin, listriknya bisa langsung mati.  Kalau gangguannya akibat pohon, memang sulit juga. Apalagi pohon bambu, sekali tertiup angin kencang bisa menyentuh kabel jaringan. Ditambah saat ini musim hujan sering disertai angin kencang,” bebernya.

Ia tak memungkiri jika gangguan listrik kerap terjadi di wilayah Desa Meraran Kecamatan Taliwang dan sekitarnya. Hal ini disebabkan aliran kabel yang melintas dan bersentuhan dengan pepohonan di sekitar hutan Desa Pakirum.  Bahkan adanya beberapa pohon besar milik warga pelanggan ditengarai menjadi penyebabnya karena  hingga saat ini belum bisa dilakukan pemangkasan.

‘’Kami beberapa kali meminta untuk memangkasnya tetapi tidak diberikan izin oleh pemiliknya,” ujarnya, seraya menambahkan, titik lainnya yang kerap terjadi gangguan listrik adalah wilayah Desa Benete Kecamatan Maluk dan beberapa wilayah di Kecamatan Sekongkang. Kedua wilayah itu sama kondisinya karena aliran kabel listrik perlitasannya berada di tengah hutan.

Selain bukan karena faktor kerusakan mesin atau disengaja, pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari ini lebih disebabkan karena adanya pemasangan mesin baru. Meski demikian pemadaman tidak serta merta dilakukan tetapi lebih dulu diinformasikan baik itu ke pihak desa maupun kelurahan.

“Ya, kita lebih dulu menginformasikannya,” cetusnya.

Tambahnya, dengan adanya pemasangan mesin baru tersebut, ketersediaan daya listrik PLN Taliwang bertambah hingga seluruh mencapai 15 Mega Watt (MW). Jumlah itu, melebihi daya beban puncak yang terjadi pada malam hari.

“Adanya penambahan daya itu untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan untuk  memenuhi permintaan penyambungan listrik pelanggan baru. Baik itu kalangan rumah tangga maupun sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di Sumbawa Barat,” tandasnya. (ktas)

Don`t copy text!