Photo Bersejarah Tentang Sumbawa Barat Akan Dibukukan

Photo Bersejarah Tentang Sumbawa Barat Akan Dibukukan

Taliwang, KOBAR – Tentu kita tidak asing dengan ungkapan “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah lupa akan sejarahnya”. Ini tentunya harus menjadi pegangan, mengingat selama ini, sejarah tidaklah menyentuh dalam hati dan sanubari setiap masyarakat. Sejarah hanyalah dianggap sebagai sebuah tutur kata yang menjadi dongeng tanpa makna. Sehingga tidak jarang pula sejarah akan terlupakan seiring perubahan masa dan zaman. Atas kepedulian inilah, Kantor Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Sumbawa Barat mencanangkan program pembukuan sejarah Pembentukan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam bentuk photo bernarasi.

Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Sumbawa Barat, Muhammad Yakub, menyatakan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap sejarah pendirian daerah, pihaknya memandang perlu dilakukan langkah pembuka dalam pembukuan sejarah pembentukan KSB.

“Kami memandang program ini sangat penting,” katanya.

Pembukuan perjalanan sejarah KSB nantinya akan disuguhkan dalam bentuk photo bernarasi dengan skema yang sistematis. Sehingga alur cerita yang disajikan bisa dipahami secara berurutan oleh masyarakat yang membaca.

“Walaupun dalam bentuk photo bernarasi, buku sejarah ini nantinya akan kami susun secara berurutan,” bebernya.

Untuk mengumpulkan seluruh photo yang dibutuhkan, dirinya mengaku telah mengumpulkannya dari berbagai sumber. Termasuk pihak perseorangan yang diketahui memiliki gambar-gambar bersejarah.

“Seluruh photo akan kami kumpulkan dari semua sumber,” imbuhnya.

Guna memudahkan pemahaman pembaca dari semua kalangan, pihaknya akan mencantumkan juga keterangan pada seluruh photo berupa narasi cerita singkat.

“Jadi sasaran pemahaman mengenai buku ini untuk semua kalangan,” kata Yakub.

Dalam pelaksanaan program ini lanjut Yakub, Arpus akan menggandeng  Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda). Dengan demikian program yang ditargetkan rampung Agustus ini dapat berjalan optimal.

“Kami tetap akan bekerjasama dengan Humas, dan targetnya nanti jika diprediksi dengan realisasi APBDP, akan rampung bulan delapan,” gumamnya.

Dirinya juga menargetkan untuk jumlah buku yang akan diproduksi sementara hanya 100 buah buku. Namun, jumlah ini pun belum final sebelum melakukan evaluasi pendanaan yang akan digunakan.

“Target kami 100 buku, namun itupun akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia nantinya,” terang Yakub.

Pihaknya optimis, pelaksanaan program ini akan terlaksana dengan baik, dengan harapan generasi berikutnya dapat mengetahui sejarah penting pembentukan daerah yang berperadaban fitrah ini.

“Nantinya, dengan adanya buku sejarah KSB berupa photo narasi ini, generasi berikutnya dapat mengetahui seperti apa perjalanan KSB hingga saat ini,” demikian Yakub. (krom)

Don`t copy text!