fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Tak Paham Tupoksi, Para Camat Akan Ditatar Ulang

Taliwang, KOBAR – Peran kunci Camat selaku pemangku kebijakan di wilayah kecamatan berdasarkan pantauan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) selama ini, dinilai belum maksimal. Beberapa tugas dan fungsi pokok yang diharapkan mampu dieksekusi dengan baik, justru para Camat yang dipercayakan, tidak mengerti atau malah menyepelekan pentingnya segala bentuk dokumentasi kegiatan baik tulisan maupun bentuk ril program yang telah dilaksanakan.

Kepala Bagian (Kabag) Administrasi Pemerintahan, Sekretariat Daerah (Setda) Sumbawa Barat, M Endang Arianto S.Sos MM, mengemukakan, upaya pemerintah kabupaten untuk menangani hal ini adalah dengan melakukan evaluasi dan pembinaan. Nantinya, kegiatan itu akan dilaksanakan melalui Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten). Ini penting kata Endang, dalam rangka meningkatkan kapasitas Camat dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Memang, Pemerintah Kabupaten perlu melakukan upaya nyata agar para camat tahu tugas dan fungsinya,” terangnya.

Endang juga melanjutkan, beberapa kewenangan yang telah diembankan kepada Kecamatan sejak empat tahun lalu, seperti proses perizinan nampaknya belum optimal. Ini dibuktikan dengan masih ramainya pengurusan izin yang seharusnya diselesaikan di Kecamatan, malah masyarakat mengeluhkannya kepada pemerintah Kabupaten.

Selain masalah izin yang amburadul, permasalahan yang tidak kalah penting seperti kelengkapan dan kerapian administrasi kecamatan masih menjadi catatan hitam pemerintah Kabupaten.  Berdasarkan hasil evaluasi, lanjut Endang, mayoritas pemerintah kecamatan tidak bisa melengkapi catatan administrasi dan menyusunnya dengan rapi.

“Catatan registrasinya belum jelas, apalagi dilengkapi. Inikan seolah pekerjaan sia-sia,” timpalnya.

Endang memberikan contoh ril yang ditemuinya yaitu penyelesaian kasus sengketa tanah yang sempat disudahi pemerintah kecamatan, tidak dituangkan dalam bentuk berita acara.

“Inikan penting, sangat malahan. Karena mengarah kepada hukum,” terangnya.

Namun dengan tidak berkecil hati terhadap perubahan yang bisa dilakukan, pihaknya berharap agar mulai saat ini pada pemerintahan yang baru, pemerintah kecamatan dapat melaksanakan tugasnya secara profesional kepegawaian.

“Kedepannya, kecamatan harus mengetahui sejauh mana tugasnya dan tahu cara bertanggung jawab terhadap masalah yang mencuat di wilayahnya,’’ demikian Endang menyampaikan. (krom)

Don`t copy text!