fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp 12 Miliar Lebih Untuk Desa Tua Nanga

Poto Tano, KOBAR – Masyarakat Desa Tua Nanga menyambut kedatangan rombongan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang dipimpin Sekda KSB, Dr Ir W Musyafirin MM dengan berlawas (berpantun, red). Sambutan masyarakat cukup meriah, lantaran menganggap bahwa tidak sering ada pejabat yang mengunjungi desa pesisir yang tergolong terisolir seperti Tua Nanga.

Antusias masyarakat semakin terlihat setelah mengetahui bahwa kedatangan rombongan pemerintah kabupaten itu untuk menyampaikan bahwa program yang akan dilaksanakan tahun 2015 di Desa Tua Nanga mencapai Rp 12 miliar lebih, padahal beberapa tahun sebelumnya, Desa yang berada di ujung kecamatan Poto Tano itu nyaris tidak menerima program pemerintah yang spektakuler.

Pirin, sapaan akrab sekda KSB pada kesempatan itu menyampaikan, program yang direalisasikan tahun ini adalah komitmen pemerintah selama ini, termasuk beban tanggung jawab dirinya sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Semoga dengan merealisasikan semua program permintaan masyarakat Desa Tua Nanga untuk tahun ini, maka tidak ada lagi hutang beban tanggung jawab saya sebagai sekda, karena dalam waktu dekat jabatan itu akan saya tinggalkan,” ucap Pirin yang bakal maju sebagai kandidat Bupati periode 2015-2020 itu.

Bahkan pada kesempatan itu Pirin meminta kepada pemangku desa untuk menyampaikan secara langsung jika masih ada program yang belum direalisasikan, apalagi program itu adalah janji politik Bupati KSB. “Bupati yang akan segera berakhir masa tugasnya ingin menyelesaikan seluruh janji politik yang pernah disampaikan, jadi kalau memang masih ada, diminta untuk segera disampaikan,” lanjutnya.

Apa saja program yang akan dilaksanakan?. Peningkatan jalan Kuang Busir – Tua Nanga sebesar Rp 6,3 miliar lebih, termasuk sebesar Rp 125 juta untuk pengawasan tekhnis, pembangunan jembatan Tua Nanga lengkap dengan perencanaan dan pengawasan tekhnis yang akan menelan anggaran Rp 600 juta lebih, pembangunan gorong-gorong jalan usaha tani Ai Bero Desa Tua Nanga sekitar Rp 100 juta.

Peningkatan jaringan air bersih desa Tua Nanga Rp 175 juta, pembangunan bronjong dusun karang belo desa Tua Nanga sebesar Rp 100 juta, pembangunan jalan lingkungan Karang Belo – karang Kemang kele sebesar Rp 230 juta lebih. Kalau ditotal untuk pekerjaan fisik bisa mencapai Rp 7,6 miliar lebih.

Program Upaya Khusus (Upsus) swasembada pangan juga digelontorkan kepada masyarakat Tua Nanga, dimana angka yang ditetapkan sebesar Rp 4,3 miliar. “Saya minta kepada pemerintah desa bersama masyarakat untuk meningkatkan koordinasi, agar program yang telah ditetapkan itu bisa segera dilaksanakan, termasuk program upsus, karena petani akan menerima bantuan sebesar Rp 2,7 juta perhektar dalam bentuk, benih jagung, pupuk urea, pupuk NPK dan pupuk organik,” bebernya.

Sekretaris Desa Tua Nanga, Adnen kepada media ini menuturkan, masyarakat Tua Nanga sangat berharap dukungan program dari pemerintah Kabupaten, sehingga pemerintah desa berupaya untuk terus mendatangi pemerintah kabupaten agar bisa mendapatkan program. “Syukur tahun ini kami merasakan perhatian pemerintah KSB sangat berlebihan, sampai pada angka lebih dari Rp 12 miliar,” tukasnya. (kimt)

Don`t copy text!