fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Pemerintah KSB Salurkan Bansos 1.155 Ekor Sapi

Taliwang, KOBAR – Distribusi bantuan sapi dari Program Percepatan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PP KPDT) telah mulai dilaksanakan pada pekan kemarin. Di bawah koordinasi Bappeda dan BPM Pemdes, kegiatan penyerahan ini dilakukan di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang.

Sekda KSB, Dr Ir W Musyafirin MM, bersama Wakil Ketua DPRD, Fud Syaifuddin ST, menyerahkan Bantuan Sosial (bansos) sapi kepada kelompok ternak di Seloto. Pada kesempatan itu, Firin, sapaan akrabnya, mengingatkan bahwa Bansos ini merupakan salah satu langkah agar inisiatif ekonomi masyarakat bisa terbangun melalui bansos peternakan ataupun pertanian dan menekankan sistem redistribusi dilakukan apabila sapi sudah berkembang, dan siap untuk dibagikan ke kelompok.

Masih keterangan Firin, Setiap SKPD juga harus aktif melakukan dan membuka jaringan ke pusat. Banyak dana proyek dari pusat yang tersedia, perlu kesigapan daerah untuk menjemput anggaran tersebut yang dapat digunakan untuk pembangunan daerah. Di bidang ekonomi Bappeda misalnya, proposal yang ada saat ini terkait dengan bantuan pupuk dan bibit. Meskipun Bappeda lebih berfungsi dalam garis koordinasi, tapi karena beberapa SKPD ada yang belum siap, maka Bappeda ikut menghimpun bantuan dari pusat untuk dialihkan ke masyarakat.

Sementara Kabid Ekonomi Bappeda, Mars Anugerainsyah Shut MSi, pada kesempatan itu menyampaikan, jumlah sapi yang disalurkan adalah 1.155 ekor sapi se-KSB kepada 38 kelompok. Bantuan tersebut tersebar, di Taliwang ada 7 kelompok, Brang Ene dengan 6 kelompok, Brang Rea ada 3 kelompok, Jereweh ada 7 kelompok, Seteluk ada 4 kelompok, dan Tano dengan 11 kelompok dengan masing-masing kelompok mendapat 30-31 ekor sapi.

Mars mengatakan bahwa distribusi sapi tersebut merupakan langkah awal dari hasil evaluasi terhadap bansos yang sudah ada sejak tahun 2007 sampai saat ini. Dari hasil evaluasi, ditemukan ada kelompok peternak sapi yang berkembang, seperti di Kiantar, Poto Tano. Diberikan sapi sebanyak 30 ekor, lalu berkembang menjadi 80-an ekor. Namun, di Seteluk Atas, dengan jumlah sapi yang sama diberikan, yang tersisa hanya 8 ekor sapi. (kimt)

Don`t copy text!