SMA Sederajat di KSB Kembali Terapkan Kurikulum 2006

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 19 Jan 2015

SMA Sederajat di KSB Kembali Terapkan Kurikulum 2006


SMA Sederajat di KSB Kembali Terapkan Kurikulum 2006 Perbesar

Taliwang, KOBAR – Sesuai instruksi Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Mendikbud) bahwa seluruh sekolah SMA Sederajat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memasuki semester kedua tahun ajaran 2014-2015 ini, harus kembali menerapkan kurikulum 2006.

Sebelumnya sepanjang perjalanan semester pertama, siswa kelas X dan XI dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) menggunakan kurikulum 2013 sesuai kententuan dari pusat. Namun sekarang hal tersebut dikembalikan lagi menggunakan Kurikulum 2006 atau yang dikenal dengan Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan (KTSP). “Sekarang masuk semester II, semua sekolah SMA sederajat sudah kembali pakai KTSP lagi,” terang Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) KSB Aku Nurrahmadin, S.Pd kepada sejumlah wartawan kemarin.

Dijelaskannya, instruksi Mendikbud agar sekolah-sekolah kembali menerapkan kurikulum 2006 sesuai dengan surat menteri kepada para kepala sekolah tertanggal 15 Desember 2014 lalu. Instruksi itu kemudian dipertegas lagi melalui Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 tentang pemberlakukan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Dalam peraturan itu kementerian menginstruksikan kepada provinsi dan kabupaten/kota yang melaksanakan kurikulum 2013 selama satu semester, maka diminta untuk kembali menerapkan kurikulum 2006. Sementara bagi provinsi dan kabupaten/kota yang telah menerapkan kurikulum 2013 selama tiga semenster agar tetap melanjutkannya.

“Nah di tempat kita ini seluruh sekolah baru satu semester menerapkan kurikulum 2013. Makanya masuk semester kedua tahun ajaran 2014-2015 ini kita kembalikan lagi ke kurikulum 2006,” papar Nurrahmadin.

Persiapan untuk mengembalikan metode pembelajaran ke kurikulum 2006 di tingkat SMA sederajat itu sendiri telah dilakukan oleh sekolah selama libur semester lalu. Nurrahmadin mengungkapkan, sejumlah kepala sekolah bahkan telah menggelar pertemuan dengan pengawas sekolah dan dinas untuk mempersiapkan segala sesuatunya. “Sekarang semua sekolah sudah mulai jalan dengan kurikulum 2006 itu, karena sudah disiapkan sebelumnya,” katanya.

Selanjutnya ia menyampaikan, sekolah-sekolah di KSB sebenarnya telah mempersiapkan diri menyongsong penerapan kurikulum 2013. Buktinya selama satu semester berlalu tidak ada kendala berarti yang dihadapi sekolah, meski metode pembelajaran yang digunakannya baru. Selain itu menjawab surat dari dinas pendidikan provinsi yang meminta proyeksi kesiapan sekolah untuk menerapkan kurikulum 2013, banyak sekolah yang sudah menyatakan siap menerapkannya pada tahun ajaran 2016-2017. “Ada juga yang sudah menyatakan siap pada tahun ajaran depan (2015-2016). Tapi untuk rencana jangka panjang, banyak yang pilih mulai tahun ajaran 2016-2017 agar lebih matang persiapannya,” kata pria yang akrab disapa Madin ini. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 47
    Mutu Guru di KSB Masih MemprihatinkanAmin: Pelatihan Guru Jangan Sebatas Penuhi Target Anggaran! Taliwang, KOBAR - Hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada bulan November 2015 yang lalu, menunjukkan bahwa kompetensi guru di Kabupaten Sumbawa Barat masih berada di bawah rata-rata nasional yaitu sebesar 53,05, dan di bawah standar skor…
  • 44
    2015, Dikbudpora Laksanakan SNPTaliwang, KOBAR - Pembangunan fisik sekolah dalam rangka membuka akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bisa dikatakan sudah rampung, jadi Dinas Kebudayaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 akan konsentrasi melaksanakan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kepala Dikbudpora KSB, Drs Mukhlis…
  • 43
    Dikbudpora Pastikan Tidak Ada Lagi Ruang Kelas Sekolah yang Rusak Berat di KSBTaliwang, KOBAR - Setiap tahun anggaran, Dinas Kebudayaan Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) tetap mengajukan anggaran untuk perbaikan ruang kelas sekolah, pembangunan kelas baru, sehingga sampai tahun ini bisa dipastikan bahwa tidak ada sekolah yang mengalami rusak berat, tetapi tahun 2015 tetap akan diajukan rehab terhadap beberapa sekolah yang telah mengajukan…
  • 41
    2015, Dikbudpora Konsentrasi Tingkatkan MutuTaliwang, KOBAR - Pembangunan fisik sekolah dalam rangka membuka akses pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bisa dikatakan sudah rampung, jadi Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 akan konsentrasi melaksanakan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kepala Dikbudpora KSB, Drs Mukhlis…
  • 40
    Penghentian Kurikulum 2013 Tunggu Surat MenteriTaliwang, KOBAR - Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpora) Sumbawa Barat menegaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan instruksi ke sekolah-sekolah untuk menghentikan penerapan Kurikulum 2013. Langkah itu dipilih Dinas Dikbudpora karena hingga kini selaku instansi yang mengurusi pendidikan di daerah belum menerima surat resmi baik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan…
  • 39
    Irawansyah Kembali Diancam PAWTaliwang, KOBAR - Posisi Irawansyah SPd, sebagai anggota DPRD KSB lagi-lagi digoyang. Pasalnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura setempat kembali mengajukan surat usulan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap politisi muda daerah pemilihan (Dapil) I tersebut. Ketua DPRD KSB, Muhammad Nasir ST MM, yang dikonfirmasi media ini, membenarkan hal tersebut. Ia…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Amman Mineral Kembali Berangkatkan 32 Pelajar Penerima Beasiswa AMMAN Scholars

19 Juli 2024 - 16:57

Amman Mineral Kembali Berangkatkan 32 Pelajar Penerima Beasiswa AMMAN Scholars - Beasiswa AMMAN Scholars 2024

Alarm Darurat Pendidikan: 1.235 Orang Anak Putus Sekolah SD di NTB

8 Juli 2024 - 19:29

Alarm Darurat Pendidikan 1.235 Orang Anak Putus Sekolah SD di NTB - Siswi Sekolah Dasar (SD)

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!