fbpx
Pedagang Alun-Alun Mulai Tempati Lapak Baru

Pedagang Alun-Alun Mulai Tempati Lapak Baru

Taliwang, KOBAR – Lapak kumuh yang berada di dalam areal Alun-Alun kota Taliwang telah dibongkar oleh masing-masing pemilik dan mereka telah menempati lapak baru yang dibangun pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada bagian pojok alun-alun, termasuk telah mendapatkan gerobak jualan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperidagkop dan UMKM).

Kepala Disperidagkop dan UMKM, Ir Lalu Muhammad Azhar MM yang ditemui media ini di Alun-Alun pada rabu 19/11 kemarin mengatakan, selain memberikan lapak lengkap dengan gerobak jualan, para pedagang juga diingatkan harus mematuhi beberapa peraturan yang dibuat, diantaranya menjaga kebersihan dan hanya melakukan aktifitas penjualan sesuai jam yang disepakati, dimana mulai dibuka pada pagi hari dan harus tutup pada pukul 23.00.

Selain itu, para pedagang telah diingatkan untuk tidak membuat sekat terhadap lapak yang diberikan, karena sudah diingatkan bahwa tidak boleh dijadikan tempat tinggal di lokasi tersebut. “Larangan kerasnya, tidak boleh menjadi tempat tinggal dan akan langsung dicabut ijin penggunaan lapak jika diketahui menjual minuman beralkohol,” ancam Lalu Azhar.

Pada kesempatan itu Lalu Azhar juga mengaku telah meminta kepada semua pedagang itu untuk melakukan pembongkaran sendiri lapak kumuh yang dipergunakan selama ini, agar bisa mengambil barang yang dipergunakan. Sisa pembongkaran itu sendiri akan langsung dibersihkan.

Untuk penetapan ruang lapak, Lalu Azhar mengaku telah melakukan pengundian secara langsung di lokasi pembangunan lapak, sehingga mereka yang diberikan kepercayaan untuk berjualan tidak saling berebut. “Kami langsung melakukan pengundian dan hasil itu sudah diterima bahkan saat ini mereka sudah memasang barang jualannya,” terangnya.

Diakui Lalu Azhar jika masih ada beberapa pekerjaan dilokasi lapak baru, terutama dalam penataan halaman yang akan menjadi tempat duduk para pembeli, hanya saja tugas pekerjaan itu bukan menjadi tanggung jawab kami. “Pekerjaan penataan pelataran dilokasi lapak menjadi pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), jadi mungkin dalam waktu dekat sudah ada pekerjaan penataan pelatarannya,” ungkapnya. (kimt)

Don`t copy text!