fbpx
BKP5K Masih Himbau Petani Tidak Lakukan Penanaman

BKP5K Masih Himbau Petani Tidak Lakukan Penanaman

Taliwang, KOBAR – Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) masih menghimbau seluruh petani untuk tidak melakukan aktifitas penanaman, meskipun tanpa akan berakhir musim kemarau sudah terlihat. Ketegasan itu untuk mengantisipasi para petani mengalami gagal tanam dan gagal panen.

Kepala BKP5K, Ir Mansyur Sofyan MM yang ditemui media ini dalam ruang kerjanya mengakui jika beberapa waktu lalu sempat terjadi hujan, namun informasi dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jika sampai saat ini belum ada tanda awan hujan, bahkan disampaikan kalau angin masih kencang yang bisa memindahkan lokasi awan berpotensi hujan.

“Sampai saat ini kami belum memberikan ijin kepada para petani untuk mulai melakukan penanaman, namun untuk pembajakan lahan sebagai persiapan tidak dilarang, justru itu langkah bagus yang dilakukan para petani, sehingga saat musim hujan nanti, mereka tidak lagi disibukkan dengan menggarap areal, namun sudah bisa langsung melakukan penanaman,” tandasnya.

Masih keterangan Mansyur Sofyan, ketegasan dan larangan untuk mulai melakukan penanaman diharapkan bisa diikuti oleh seluruh petani yang tidak memiliki sumber air lagi, bahkan telah diminta kepada seluruh penyuluh untuk melakukan kontrol, agar tidak ada petani yang terpancing dengan hujan sesaat beberapa waktu lalu. “Memang biasanya di bulan Oktober sudah turun hujan, sehingga bisa jadi para pertani terpancing dan mulai melakukan penanaman, sehingga para penyuluh diminta untuk melakukan pemantauan dan pengawasan dan melarang petani untuk mulai melakukan penanaman,” tegasnya.

Jika mengacu pada informasi BMKG, maka aktifitas penanaman baru akan dimulai pada awal Desember mendatang, jika memang prakiraan mulai musim hujan akhir November ini tidak meleset, sehingga Mansyur Sofyan meminta kesabaran para petani, karena memaksakan kehendak untuk melakukan aktifitas nantinya akan merugikan petani itu sendiri. “Kami tidak ingin petani merugi,” tuturnya.

Dalam menopang aktifitas musim tanam mendatang, Mansyur Sofyan berharap kepada para petani untuk melakukan persiapan bukan sekedar perbaikan lahan, tetapi juga harus berpartisipasi melakukan perbaikan irigasi, karena bisa saja saluran irigasi yang dipergunakan selama ini cukup banyak sendimentasinya, termasuk rumput yang tumbuh, sehingga dengan kondisi kering seperti saat ini bisa dipergunakan sebagai kesempatan melakukan persiapan. (kimt)

Don`t copy text!