BKP5K Upayakan Dana Pelatihan Penyuluh

BKP5K Upayakan Dana Pelatihan Penyuluh

Taliwang, KOBAR – Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutahan (BKP5K) akan mengupayakan tersedianya dana untuk pelaksanaan pelatihan para penyuluh pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 mendatang.

Kabid pembinaan kelembagaan dan SDM pada BKP5K, Ir Fatmawati MSi kepada media ini saat di ruang kerjanya selasa 7/10 mengaku, ada beberapa pelatihan yang wajib harus diikuti para penyuluh, diantaranya pelatihan dasar ahli penyuluh, pelatihan dasar ahli kelompok, dan pelatihan dasar terampil.

Menurut Fat sapaan akrabnya, pelatihan itu masuk kategori wajib untuk diikuti, karena menjadi salah satu syarat atau indikator bagi penyuluh untuk proses kenaikan pangkat. “Kami akan mengupayakan untuk kembali tersedia pada tahun mendatang, agar beberapa orang penyuluh yang belum mengikuti pelatihan dasar bisa melakukannya,” ucap Fat.

Jika merunut dari jumlah penyuluh yang dimiliki saat ini berjumlah 55 orang, maka yang belum mengikuti pelatihan masih tersisa 12 orang, sehingga mereka akan diklop untuk mengikuti pelatihan dasar ahli penyuluh sebanyak 5 orang, pelatihan dasar ahli kelompok direncanakan akan diikuti 5 orang sementara pelatihan dasar trampil akan diikuti hanya 2 orang.

Diakui Fat, selama ini penyuluh dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hanya ikut pada kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi, karena memang untuk melaksanakan sendiri kegiatan itu tidak mudah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, bahkan untuk mengirim penyuluh BKP5K kesulitan anggaran, namun atas semangat dan kemauan pribadi para penyuluh bisa ikut pelatihan tersebut, meskipun harus menggunakan biaya sendiri. “BKP5K hanya menyiapkan anggaran transportasi dan pendaftaran, sementara biaya lain menjadi tanggung jawab sendiri penyuluh yang ikut pelatihan,” lanjut Fat.

Menyinggung soal program untuk tahun 2014 yang menjadi tanggung jawab bidang pembinaan kelembagaan dan SDM, Fat mengaku hampir selesai, kecuali pengumuman pemenang pada lomba petani kelompok tani (Koptan) berprestasi. “Sebenarnya sudah ada keputusan pemenang, hanya saja belum bisa diumumkan, karena pembagian piala dan uang insentif terhadap pemenang akan dilakukan saat puncak perayaan Hari Lahir (Harla) KSB mendatang,” terangnya. (kimt)

Don`t copy text!