fbpx
Kapal KSB Ekspres Wajib Gunakan Dermaga Benete

Kapal KSB Ekspres Wajib Gunakan Dermaga Benete

Taliwang, KOBAR – Setelah cukup lama tidak beroperasi, kapal KSB Ekspres kemungkinan akan mulai melayani pengangkutan masyarakat dan karyawan PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT) menuju pelabuhan Kayangan Lombok Timur (Lotim).

Untuk pemanfaatan lebih maksimal oleh masyarakat umum, diharapkan tempat menurunkan dan menaikkan penumpang tidak lagi menggunakan dermaga milik perusahaan, tetapi menggunakan dermaga Benete, apalagi lokasi itu sangat memenuhi syarat untuk dimanfaatkan.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Abidin Nasar SP dengan tegas mengatakan, pada prinsipnya KSB Ekspres tidak boleh memanfaatkan dermaga perusahaan, karena tidak ada ijin untuk mengangkut maupun menurunkan penumpang di lokasi itu. “Idealnya harus memanfaatkan dermaga Benete,” timpal politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Diingatkan Abidin, keberadaan kapal cepat itu bukan khusus melayani penumpang yang berstatus karyawan perusahaan, tetapi lebih pada pelayanan kepada masyarakat umum. “Jangan masyarakat hanya akan menunggu kursi sisa, tetapi harus diterapkan bahwa siapa saja berhak untuk memanfaatkan kapal cepat tersebut, jadi wajib dan harus menggunakan dermaga Benete,” timpal politisi asal kecamatan Sekongkang itu.

Jika KSB ekspres melakukan aktifitas angkut dan turunkan penumpang di dermaga Benete, maka akan ada dampak positif, terutama pengembangan akses dan ekonomi, dimana penumpang yang berstatus karyawan maupun penumpang umum bisa memanfaatkan aktifitas lain setelah turun dari kapal cepat tersebut. “Ada pengembangan ekonomi nantinya, dimana para ojek juga bisa hidup dari aktifitas KSB Ekspres,” timpal Abidin.

Pada kesempatan itu Abidin juga menyampaikan harapan besar kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) untuk segera menindaklanjuti dengan memberikan keputusan bahwa aktifitas KSB Ekspres wajib di Dermaga Benete. “Saya berharap Dishubkominfo segera memberikan kepastian bahwa tidak boleh lagi menggunakan dermaga perusahaan,” timpal Abidin. (Kimt)

Don`t copy text!