Oleh: Syuaib Ahkam
Bagi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), air adalah sumber daya yang amat krusial. Menurut peta risiko air Aqueduct Water Risk Atlas yang dirilis World Resources Institute (WRI), Sumbawa Barat dikategorikan memiliki tingkat tekanan air dasar (baseline water stress) yang sangat tinggi. Di tengah kondisi geografis yang rentan ini, muncul pertanyaan krusial: Bagaimana sebuah industri pertambangan dan peleburan tembaga-emas skala raksasa dapat beroperasi tanpa menguras pasokan air bersih milik masyarakat lokal?
Jawabannya terletak pada sistem tata kelola air terpadu berbasis teknologi canggih yang diterapkan oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Melalui prinsip sirkularitas, penetralan air asam tambang, dan teknologi desalinasi air laut, AMMAN berhasil membuktikan bahwa operasional pertambangan dari hulu hingga hilir dapat berjalan dengan mengandalkan 99% air non-air tawar (air laut dan air limpasan yang dikelola).
Dua Raksasa Desalinasi di Pesisir KSB
Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) instalasi desalinasi AMMAN. Pengoperasian teknologi ini terbukti memangkas ketergantungan perusahaan pada air tanah dan air permukaan hingga 99%.
(Sumber: amman.co.id)
Langkah paling nyata AMMAN dalam menghentikan ketergantungan pada air tanah dan air permukaan warga KSB adalah investasi berkelanjutan pada teknologi pemurnian air laut (desalination plant).
- Fasilitas Desalinasi KTI Benete
Sejak pertengahan tahun 2024, AMMAN berkolaborasi dengan PT Krakatau Tirta Industri mengoperasikan fasilitas ini melalui skema Build-Own-Operate. Menggunakan teknologi pemurnian modern, instalasi ini menyuplai air bersih untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) AMNT, fasilitas pemurnian smelter PT Amman Mineral Industri (AMIN), dan terminal regasifikasi LNG PT Amman Nusantara Gas (ANG). Sepanjang tahun 2025 saja, fasilitas ini telah menyuplai 1.948.979 meter kubik air desalinasi. - Fasilitas Desalinasi Sejorong
Guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan air seiring ekspansi pabrik konsentrator dan komisioning penuh smelter, AMMAN membangun Fasilitas Desalinasi Sejorong yang dikelola mandiri. Dirancang dengan kapasitas hingga 4.200 meter kubik per hari, instalasi ini ditargetkan memasuki tahap commissioning pada Kuartal I-2026.
Hadirnya dua instalasi desalinasi ini memastikan operasional AMMAN mengandalkan pasokan air laut yang melimpah, sekaligus mengeliminasi potensi konflik perebutan sumber daya air tawar dengan petani dan warga lokal.
Siklus Tertutup dan Inovasi Overflow Hotwell
Di dalam area operasional tambang Batu Hijau dan kompleks smelter, prinsip closed water cycle system diterapkan secara ketat agar tidak ada air proses yang terbuang sia-sia.
AMMAN mengoperasikan 13 Kolam Penampungan Air (Water Holding Ponds). Dua di antaranya—Tongoloka Sediment Pond (TSP) dan Tongoloka Polishing Pond (TPP)—selesai dibangun pada Desember 2025 untuk menampung limpasan air hujan dan Air Asam Tambang (AAT). Air limpasan tambang ini tidak dibuang bebas ke lingkungan, melainkan dikumpulkan dan dipompa kembali ke pabrik pengolahan bijih sebagai air proses setelah dinetralkan menggunakan kapur. Air hujan yang kontak dengan area tambang yang terkumpul di kolam penampungan ini menyumbang 26% dari total input air operasional AMMAN pada tahun 2025.
Kreativitas insinyur AMMAN dalam menghemat air tawar juga melahirkan inovasi teknis yang mendukung efisiensi energi dan air dalam program PROPER Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), yaitu Program Overflow Hotwell Tank Recovery.
Skema neraca air AMMAN yang menggambarkan sumber air masuk, penggunaan dan pengelolaan air dalam kegiatan operasional, serta aliran air yang keluar selama tahun 2025.
(Sumber: amman.co.id)
Sebelumnya, air kondensat bermineral rendah dari hotwell pembangkit listrik yang meluap dibuang langsung ke saluran drainase. Melalui penambahan tangki overflow hotwell otomatis yang dilengkapi sistem pemantauan dan pemindahan terdeteksi, air kondensat murni ini kini ditangkap kembali, diuji kualitas kimianya, dan dialirkan ke Condensate Storage Tank (CST) untuk digunakan berulang kali.
Inovasi teknis ini secara nyata memberikan dampak terukur bagi efisiensi operasional perusahaan setiap bulannya. Melalui mekanisme penangkapan dan daur ulang air kondensat murni ini, AMMAN mampu mencatatkan penghematan air tawar hingga sekitar 2.256 meter kubik per bulan. Dampak positifnya berlanjut pada penurunan beban operasional pembangkit, di mana kebutuhan produksi air demineralisasi dapat ditekan sebesar 1.152 meter kubik per bulan, sekaligus berhasil mencegah pembuangan air reject hingga mencapai 1.147 meter kubik setiap bulannya.
Standar Tata Kelola dan Pengawasan Ketat
Seluruh rangkaian pengolahan air limbah domestik maupun industri di area operasional diawasi secara terstruktur melalui sistem pemrosesan berlapis. Untuk limbah domestik, AMMAN mengoperasikan sepuluh unit Sewage Treatment Plant (STP) yang tersebar di wilayah fasilitas kerja dan permukiman. Sementara untuk skala industri, empat unit Wastewater Treatment Plant (WWTP) dikerahkan khusus untuk mengolah air limbah dari kompleks pembangkit listrik dan fasilitas pemurnian smelter.
Pengawasan ini kian diperketat dengan penempatan sembilan unit Oil Water Separator (OWS) di berbagai titik strategis, mulai dari area workshop, stasiun pengisian bahan bakar, hingga washpad kendaraan berat, yang berfungsi mengisolasi dan memisahkan kandungan hidrokarbon dari air limbah secara presisi sebelum aman diproses lebih lanjut.
Tim Pengawasan Lingkungan AMMAN melakukan pengambilan sampel dan pengujian kualitas air sungai secara berkala di sekitar wilayah operasional pertambangan.
(Sumber: amman.co.id)
Untuk menjamin kepatuhan baku mutu lingkungan sesuai regulasi RKL-RPL dan PROPER, AMMAN menerjunkan Tim Sertifikasi Air khusus yang dipimpin oleh Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA) dan Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL).
Data Laporan Keberlanjutan 2025 mencatat bahwa volume air yang didaur ulang dan digunakan kembali (reused/recycled water) meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, mencapai 2.106.000 meter kubik (2,10 juta m³).
Mengukir Keseimbangan
Di daerah dengan tingkat kerentanan air tinggi seperti Sumbawa Barat, pengelolaan air bukan sekadar formalitas pemenuhan regulasi lingkungan. Ini adalah bentuk komitmen etis industri pertambangan terhadap kelangsungan hidup masyarakat sekitar.
Melalui integrasi teknologi desalinasi air laut, pengelolaan sirkular air asam tambang, dan inovasi efisiensi internal, AMMAN membuktikan bahwa operasional tambang tembaga dan emas terintegrasi terbesar kedua di Indonesia dapat berjalan berdampingan dengan kelestarian sumber daya air di tanah Pariri Lema Bariri.
– Penulis: Syuaib Ahkam, Pemimpin Redaksi KOBARKSB.com. Artikel ini disusun berdasarkan analisis independen terhadap Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) 2025 serta Laporan Kinerja Operasional PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) guna memberikan edukasi publik mengenai tata kelola sumber daya air dan transmisi industri hijau di KSB.
About The Author
Trending
- 74
"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,… - 59
Taliwang, KOBARKSB.com - Danau Lebo Taliwang, yang terletak di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), telah resmi ditunjuk jadi taman wisata alam yang dilindungi negara. Hal itu diputuskan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan alasan, karena di Lebo terdapat habitat tumbuhan dan satwa yang dilindungi, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan… - 57
Oleh: Syuaib Ahkam Suara dering notifikasi transaksi digital berbunyi nyaring dari sebuah ponsel pintar milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Sumbawa Besar. Di layarnya, tertera status pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang baru saja tuntas. Sementara ratusan kilometer dari sana, di sebuah ruang pelatihan… - 56
Sekongkang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, meresmikan Depot Air Bersih Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang. Depot Air Bersih ini merupakan kontribusi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) bekerja sama dengan Yayasan CARE Peduli (YCP). Program ini bertujuan untuk mewujudkan akses air bersih dalam rangka percepatan program penurunan… - 55
Taliwang, KOBARKSB.com - Air mancur yang telah diresmikan beberapa tahun lalu, kini tampak tak hidup lagi. Tidak banyak warga KSB yang tahu dan melihat langsung keindahan air mancur menari di Tugu Syukur, Kompleks KTC itu. Padahal, Bupati Sumbawa Barat telah melakukan soft launching monumen yang menelan anggaran ratusan juta rupiah… - 52
Poto Tano, KOBARKSB.com - Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah - Hj. Hanipah Musyafirin, yang lebih dikenal dengan Paket AMANAH, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Kali ini, mereka melakukan aksi simpatik dengan membagikan ribuan liter air bersih gratis kepada warga yang terdampak kekeringan…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






Komentar