Taliwang, KOBARKSB.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui platform JAGA.id resmi merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025. Hasilnya, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meraih skor indeks integritas 73,63, yang membuat daerah ini ditetapkan dalam kategori status ‘Waspada’.
Meski skor tersebut sedikit lebih baik dari rata-rata nasional (72,32), status “Waspada” menjadi peringatan bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bahwa celah korupsi masih ditemukan, terutama pada sektor manajemen aset dan kualitas pelaporan kekayaan pejabat.
Berdasarkan data Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dirilis KPK, rapor pencegahan korupsi KSB secara umum sebenarnya cukup baik dengan nilai 89,6. Namun, jika dibedah per sektor, sektor Manajemen Aset (BMD) menjadi “catatan merah” karena meraih skor terendah dibanding sektor lainnya, yakni hanya 74.
Rendahnya nilai di sektor aset ini menunjukkan adanya masalah dalam hal legalitas aset (sertifikasi), penertiban aset yang dikuasai pihak lain, hingga inventarisasi yang belum maksimal. KPK menilai sektor aset merupakan salah satu ladang yang paling rawan terjadi kerugian negara jika tidak dikelola secara transparan.
Sorotan lain jatuh pada tingkat kepatuhan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Di satu sisi, KSB mencatatkan prestasi dengan tingkat pelaporan 100%, di mana seluruh 282 wajib lapor telah menyampaikan laporannya.
Namun secara kualitas, baru 66,67% atau hanya 188 laporan yang dinyatakan lengkap secara administratif dan substantif. Sisanya, sebanyak 94 laporan masih berstatus antrean atau memerlukan perbaikan data. Hal ini mengindikasikan adanya ketidaktelitian atau kurangnya keterbukaan dalam merinci aset yang dimiliki oleh oknum penyelenggara negara.
Di tengah catatan kritis tersebut, Pemkab KSB patut berbangga pada sektor Manajemen ASN. KPK memberikan skor tinggi sebesar 99. Nilai ini menunjukkan bahwa sistem merit, proses promosi, mutasi, dan rekrutmen pegawai di lingkup Pemkab KSB dinilai sudah sangat bersih dan profesional. Selain itu, sektor Anggaran (96) dan Pelayanan Publik (93) juga menunjukkan performa yang sangat solid.
Bukan hanya data angka, laporan JAGA KPK juga merekam suara masyarakat. Dalam kolom diskusi, warga KSB menyoroti adanya risiko nepotisme dalam penyaluran bantuan di tingkat desa. Keluhan terkait distribusi bansos yang dianggap “tebang pilih” menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan hingga level terbawah.
Atas capaian ini, KPK merekomendasikan Pemkab KSB untuk segera melakukan pembenahan pada sektor-sektor yang masih lemah (aset daerah dan kelengkapan LHKPN). Targetnya adalah menaikkan status dari “Waspada” menjadi “Terjaga” (skor di atas 78) pada periode penilaian berikutnya.
Pihak Pemkab KSB diharapkan tidak hanya mengejar kepatuhan formal di atas kertas, tetapi juga memastikan budaya antikorupsi benar-benar terinternalisasi di seluruh jajaran birokrasi. (knda)
About The Author
Trending
- 75
Taliwang, KOBARKSB.com - Wajah-wajah ceria ratusan siswa dari tiga sekolah dasar di Taliwang menyambut kedatangan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt. M.M.Inov., pada Selasa (5/8). Momen ini menandai kelanjutan Roadshow hari ke-12 penyerahan Bantuan Layanan KSB Maju Pendidikan, sebuah program yang dirancang untuk memastikan setiap anak di Sumbawa Barat… - 72
Taliwang, KOBARKSB.com - Sejak dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun 2021, Harta Kekayaan Amar Nurmansyah diketahui bertambah dari Rp 1.884.266.692 menjadi Rp 2.155.466.520 (LHKPN, 31 Desember 2022). Pada saat menjabat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada tahun 2020, Amar Nurmansyah melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi… - 71
Taliwang, KOBARKSB.com - Pjs Bupati Sumbawa Barat, Julmansyah, S.Hut.,M.A.P, memimpin apel terakhir masa jabatannya di halaman Graha Fitrah Kantor Bupati, Selasa, (21/11). Apel tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala OPD dan karyawan-karyawati lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Julmansyah, yang menjabat selama 60 hari sejak 23 September 2024, mengevaluasi lima tugas pokok… - 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Selasa, (20/2), mengadakan rapat koordinasi terkait rencana pembuatan Website Desa dengan Open Sistem Informasi Desa (OpenSID), Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa, dan Komunitas… - 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Setelah dua bulan cuti, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, kembali memimpin apel pagi ASN di halaman Graha Fitrah Kantor Bupati, Selasa, (26/11). Apel tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah, seluruh Kepala OPD, dan ASN lingkup Pemkab Sumbawa Barat. Dalam arahannya, Bupati Musyafirin menekankan… - 70
Taliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, secara resmi memberikan arahan terkait kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang dilaksanakan setiap hari Jum’at. Hal tersebut ditegaskan Bupati saat memimpin Upacara Syukur Bulan April…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar