Sulap Gas Melon Jadi Tabung 12 Kg Terbongkar, Pria di Sumbawa Diamankan Polisi Bersama Ribuan Segel Palsu

Sulap Gas Melon Jadi Tabung 12 Kg Terbongkar, Pria di Sumbawa Diamankan Polisi Bersama Ribuan Segel Palsu

Sumbawa, KOBARKSB.com – Kedok praktik culas penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial RPP (34) akhirnya terbongkar. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumbawa berhasil menggulung aksi “sulap” tabung gas melon 3 kilogram yang isinya dipindahkan ke tabung non-subsidi 12 kilogram demi meraup keuntungan pribadi yang berlipat ganda.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencium aroma aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan di Gang IV Kompleks Bukit Berlian, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa. Bergerak cepat menanggapi laporan tersebut, tim kepolisian melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan pada Kamis malam, 16 April 2026, sekitar pukul 22.45 Wita.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Harirustaman, SH, mengungkapkan bahwa pelaku tertangkap basah saat sedang menjalankan aksinya di lokasi kejadian. “Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati terduga pelaku tengah melakukan aktivitas pengoplosan gas dengan cara menyuntikkan isi tabung LPG 3 kilogram ke dalam tabung LPG 12 kilogram non subsidi,” jelas IPTU Harirustaman.

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

Modus yang dijalankan RPP tergolong cukup profesional dengan tujuan mengelabui konsumen dan pasar. Isi gas yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil disedot untuk mengisi tabung besar agar bisa dijual dengan harga komersial. “Terduga pelaku diduga memindahkan isi tabung LPG 3 kilogram bersubsidi ke dalam tabung LPG 12 kilogram non subsidi untuk kemudian diperjualbelikan dengan harga lebih tinggi,” tambahnya.

Skala bisnis haram ini terlihat jelas dari banyaknya barang bukti yang disita polisi. Dari lokasi penggeledahan, petugas mengamankan 100 tabung gas ukuran 3 kilogram (13 berisi dan 87 kosong), puluhan tabung ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram. Yang paling mencolok adalah temuan ribuan material pemalsuan berupa 2.430 tutup segel plastik biru tanpa stempel dan 1.676 karet gas merah. Polisi juga menyita peralatan teknis seperti konektor, heat gun, stempel, hingga mal sablon merek Bright Gas yang digunakan untuk memoles tabung oplosan agar terlihat seperti asli.

Selain peralatan operasional, polisi turut mengamankan satu unit mobil Toyota Kijang Super dengan nomor polisi EA 1436 D yang diduga kuat digunakan untuk mendistribusikan gas hasil oplosan tersebut. Saat ini, pelaku beserta gunung barang bukti telah dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk proses penyidikan mendalam berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/5/IV/2026/SPKT/Sat Reskrim/Res Sbw/Polda NTB.

Tanpa Sekat, Kapolsek Poto Tano Tampung Curhatan dan Keluhan Warga

IPTU Harirustaman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main terhadap oknum yang menyelewengkan komoditas bersubsidi. “Saat ini, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Sumbawa guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Atas tindakannya tersebut, RPP kini terancam hukuman berat. Ia disangkakan melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Penangkapan ini diharapkan menjadi efek jera sekaligus komitmen kepolisian dalam mengawal ketersediaan energi bersubsidi bagi masyarakat yang berhak. (klar)

About The Author

Trending

  • 59
    DPRD KSB Kritisi Pemerintah Soal Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Persoalan gas bersubsidi pemerintah sampai saat ini masih dikeluhkan masyarakat. Hingga kini, gas LPG 3 kg yang menjadi hak masyarakat miskin itu masih sulit didapat. Kalaupun ada, harganya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. “Kelangkaan masih terjadi, harga di lapangan mencapai Rp 30 ribu per…
  • 58
    Banyak PNS Jadi Pembeli, Penyebab LPG 3 Kg Langka di KSBTaliwang, KOBARKSB.com - Kelangkaan LPG 3 Kg masih terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Salah satu faktor penyebabnya adalah banyaknya pembeli gas melon tersebut merupakan orang-orang yang tidak berhak. "Iya mas, memang banyak pembeli gas melon orang-orang yang kami kenal sebagai PNS. Bahkan ada pejabat juga," tutur Rahmat, Warga Taliwang,…
  • 56
    Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!Mataram, KOBARKSB.com - Kabar gembira bagi warga Nusa Tenggara Barat yang pernah menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kepolisian Daerah (Polda) NTB beserta jajaran Polres sukses mengamankan puluhan unit sepeda motor hasil kejahatan selama periode Januari hingga Mei 2026. Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, dalam keterangannya Sabtu (30/5/2026),…
  • 54
    Provinsi NTB Masuk Kategori "Rentan" Korupsi, Gubernur Dituntut Kerja Ekstra Tingkatkan IntegritasMataram, KOBARKSB.com - Peringatan keras bagi Nusa Tenggara Barat (NTB)! Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2024 menempatkan provinsi ini dalam kategori "Rentan" terhadap praktik korupsi. Dengan skor 65.74, Gubernur NTB dituntut untuk melakukan kerja ekstra dan mengambil langkah-langkah konkret demi meningkatkan integritas dan tata kelola…
  • 54
    Hairul Resmi Jabat Sekda Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Tongkat estafet kepemimpinan birokrasi tertinggi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini resmi beralih. drh. Hairul, M.M., secara definitif dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat oleh Bupati H. Amar Nurmansyah. Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh harapan ini digelar di Pendopo Bupati,…
  • 53
    Cuaca Ekstrem Mengintai NTB, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang TinggiPraya, KOBARKSB.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Praya mengeluarkan peringatan penting bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam beberapa hari ke depan, wilayah NTB diprediksi akan menghadapi potensi gelombang tinggi dan kondisi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai. Informasi resmi dari BMKG yang…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×