Lulusan SD di KSB Cepat Dapat Kerja, Sarjana dan Lulusan SMA Banyak yang Nganggur

Lulusan SD di KSB Cepat Dapat Kerja, Sarjana dan Lulusan SMA Banyak yang Nganggur

Taliwang, KOBARKSB.com – Sebuah fenomena menarik sekaligus ironis terjadi di pasar tenaga kerja Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tahun 2025. Memiliki ijazah pendidikan tinggi ternyata bukan jaminan untuk lebih cepat mendapatkan pekerjaan. Data terbaru menunjukkan bahwa warga dengan latar belakang pendidikan rendah (SD dan SMP) justru jauh lebih cepat terserap di dunia kerja dibandingkan lulusan SMA dan Sarjana.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa Barat, Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, mengungkapkan bahwa kondisi ketenagakerjaan KSB secara umum cukup sehat dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di angka 4,13 persen. Namun, jika dibedah berdasarkan tingkat pendidikan, terdapat kesenjangan yang sangat mencolok.

“Lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencatatkan tingkat pengangguran paling rendah, masing-masing hanya 2,28 persen dan 2,24 persen. Sebaliknya, tantangan besar justru dihadapi oleh lulusan pendidikan menengah dan tinggi,” ujar Ni Ketut Alit Rahayu Hendrayani, mengutip data buku Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2026.

Dekatkan Pelayanan, Dinsos KSB Buka Tiga Loket Khusus Program KSB Maju Sosial

Berdasarkan data Sakernas 2025, lulusan SMA/SMK menjadi kelompok yang paling sulit menembus pasar kerja dengan angka pengangguran mencapai 7,10 persen. Angka ini hampir dua kali lipat dari rata-rata kabupaten. Dari total 28.383 angkatan kerja lulusan SMA/SMK, sebanyak 2.016 orang masih berstatus pengangguran.

Sementara itu, lulusan Perguruan Tinggi (Diploma/Sarjana) memiliki TPT sebesar 3,18 persen. Meski penyerapannya lebih baik dari lulusan SMA, masih terdapat 593 lulusan sarjana di KSB yang sedang berjuang mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.

“Mengapa pendidikan rendah lebih cepat terserap? Biasanya karena kelompok ini cenderung lebih fleksibel dan mau menerima pekerjaan di sektor informal atau pertanian yang tidak mensyaratkan kualifikasi tinggi. Sementara lulusan SMA dan sarjana cenderung lebih selektif dalam memilih pekerjaan atau menghadapi ketidaksesuaian (mismatch) antara keahlian dengan kebutuhan pasar kerja lokal,” jelas Alit Rahayu.

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

Transformasi ekonomi di KSB turut mempengaruhi pola penyerapan tenaga kerja. Saat ini, sektor jasa telah menjadi tulang punggung utama dengan menyerap 56,02 persen tenaga kerja, melampaui sektor industri pengolahan (22,18%) dan sektor pertanian (21,80%).

Dominasi sektor jasa ini menuntut standar kompetensi tertentu yang seringkali belum sepenuhnya terpenuhi oleh lulusan sekolah menengah maupun perguruan tinggi lokal.

Secara geografis, pusat konsentrasi pencari kerja masih berada di Kecamatan Taliwang dengan 723 orang terdaftar. Namun, peluang kerja secara nyata justru terkonsentrasi di wilayah selatan, khususnya Kecamatan Maluk.

“Ada ketimpangan lokasi. Mayoritas lowongan kerja tersedia di Kecamatan Maluk, mencapai 2.429 lowongan, yang dipicu oleh aktivitas industri pertambangan. Namun, tantangannya adalah bagaimana tenaga kerja dari kecamatan lain atau lulusan pendidikan tinggi kita bisa memenuhi kualifikasi yang diminta oleh industri tersebut,” tambahnya.

BPS KSB menekankan pentingnya optimalisasi jam kerja dan peningkatan kapasitas bagi angkatan kerja terdidik agar angka pengangguran di level SMA dan Perguruan Tinggi bisa ditekan. Hingga tahun 2025, total angkatan kerja di KSB tercatat sebanyak 82.653 orang dengan 79.237 di antaranya sudah bekerja, baik sebagai buruh, karyawan, maupun berwirausaha. (krij)

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

About The Author

Trending

  • 91
    Krisis Lapangan Kerja, Trend Warga KSB Mengadu Nasib ke Luar Negeri Melonjak TajamTaliwang, KOBARKSB.com - Trend warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang memilih untuk mengadu nasib ke luar negeri menunjukkan lonjakan yang sangat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dalam buku Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2026, fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa…
  • 85
    UMK KSB 2026 Rp 3,13 Juta, Sebanding dengan Daya Beli Warga Sebesar Rp 3,13 Juta per BulanTaliwang, KOBARKSB.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara resmi mensosialisasikan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026. Dalam kegiatan yang digelar di Killa Balad Resto, Taliwang, Rabu (20/05/2026), diumumkan bahwa UMK KSB ditetapkan sebesar Rp 3.136.468, yang merupakan angka tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara…
  • 83
    Bupati KSB: Pertambangan Punya Andil Besar Untuk Pengangguran dan KemiskinanTaliwang, KOBARKSB.com - Menurut Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, bahwa dengan keberadaan industri pertambangan, sektor ini sangat berperan besar terhadap angka pengangguran dan kemiskinan di daerah. “Terkait dengan pengangguran, bahwa KSB sebagai daerah tambang terdapat banyak sekali pendatang. Dan dampak dari mutasi penduduk, banyak berimbas pada peningkatan kemiskinan,” kata…
  • 83
    Gempur Rokok Ilegal, ASN Sumbawa Barat Jadi Garda TerdepanTaliwang, KOBARKSB.com - Upaya memerangi peredaran rokok ilegal terus digencarkan di Kabupaten Sumbawa Barat. Kali ini, giliran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dibekali pengetahuan seputar rokok ilegal dan bahayanya dalam Sosialisasi Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal Hasil Tembakau Tahun 2024. Bertempat di Aula Rumah…
  • 83
    Membangun Imunitas Digital di Sumbawa Barat dari Ruang Keluarga hingga Kebijakan PublikOleh: Syuaib Ahkam Transformasi digital sering dirayakan sebagai simbol kemajuan, tetapi jarang disadari sebagai arena baru kerentanan sosial. Di balik layar gawai yang menyala di ruang keluarga dan di balik koneksi internet yang menghubungkan ruang kelas ke dunia global, tersembunyi risiko yang tidak kasatmata: manipulasi informasi, eksploitasi data pribadi, hingga…
  • 82
    Kapolres Sumbawa Barat Jadi Teladan, Terima Penghargaan Pembangunan DaerahTaliwang, KOBARKSB.com - Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Penghargaan ini diserahkan dalam Apel Syukur yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Taliwang, pada Senin (20/01/2025). Apel Syukur, yang merupakan tradisi bulanan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dihadiri…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×