Survei MEDIAN: KSB Maju Pendidikan dan Kesehatan Dipuji, Dinas Sosial Dapat Rapor Merah

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program KSB Maju - Sekda drh. Hairul

Taliwang, KOBARKSB.com – Enam bulan setelah dilantik, kinerja pemerintahan Bupati Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati Hj. Hanipah periode 2025-2030 mulai dievaluasi melalui kacamata publik. Lembaga Media Survei Nasional (MEDIAN) merilis hasil survei kepuasan masyarakat terhadap program unggulan Kartu KSB Maju, yang menunjukkan gambaran dua sisi mata uang: keberhasilan gemilang di satu sektor, namun menyisakan pekerjaan rumah besar di sektor lainnya. Sektor pendidikan dan kesehatan mendapat apresiasi tinggi, sementara kinerja sektor sosial menjadi sorotan tajam dan dinilai belum maksimal.

Survei yang diselenggarakan secara profesional ini mengambil data lapangan pada 14 hingga 21 September 2025. Dengan melibatkan 600 responden yang merepresentasikan populasi hak pilih di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, survei ini memiliki margin of error sekitar 3,92 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, sehingga hasilnya dapat dianggap sebagai cerminan valid dari opini publik.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Brida Sumbawa Barat, Senin (13/10), Sekretaris Daerah Sumbawa Barat, drh. Hairul, secara transparan memaparkan temuan utama dari survei tersebut. Ia menyebut bahwa program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat berhasil meraih simpati tertinggi.

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

“Tingkat kepuasan publik terkait program KSB maju, KSB Maju Pendidikan berada pada tingkat kepuasan tertinggi dengan jumlah 72,0 persen. Disusul oleh KSB Maju Kesehatan,” ungkap Hairul. Angka ini mengindikasikan bahwa program-program seperti bantuan pendidikan, peningkatan kualitas sekolah, serta layanan kesehatan yang lebih mudah diakses telah dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.

Namun, di sisi lain, survei ini juga mengungkap adanya tantangan serius. Beberapa program KSB Maju yang menjadi tanggung jawab dinas pengampu lain, seperti KSB Maju Tani Ternak, KSB Maju Perikanan, dan terutama KSB Maju Sosial, ternyata tidak banyak diketahui oleh masyarakat, meskipun sebagian besar merupakan program lanjutan dari periode sebelumnya.

Tanpa Sekat, Kapolsek Poto Tano Tampung Curhatan dan Keluhan Warga

Menanggapi temuan ini, Sekda menilai persoalan utamanya terletak pada strategi komunikasi dan sosialisasi yang belum efektif. “Bukannya tidak diketahui, tetapi lebih kepada belum maksimalnya sosialisasi saja. Ini tentu akan terus kita dorong agar OPD pengampu program terus berinovasi dalam mensosialisasikan aksi layanan yang dikawalnya, dengan memanfaatkan seluruh jajarannya turun ke masyarakat menyampaikan sedetail mungkin dari setiap layanan Program KSB Maju,” tegasnya.

Sorotan paling tajam dari survei MEDIAN ini tertuju pada kinerja Dinas Sosial. Hampir seluruh program di bawah naungan KSB Maju Sosial mencatatkan angka kepuasan di bawah 50 persen, sebuah sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang perlu dievaluasi secara mendasar.

Salah satu contoh paling konkrit adalah program bantuan sosial untuk penyandang disabilitas. Meskipun 58,5 persen responden menyatakan mengetahui adanya program ini, terdapat kesenjangan informasi yang signifikan karena 41,5 persen lainnya sama sekali tidak mengetahuinya. Lebih dalam lagi, dari sisi kepuasan, hanya 46,8 persen yang merasa puas atau sangat puas. Tingkat ketidakpuasan memang sangat rendah, hanya 3,5 persen. Namun, data yang paling mengkhawatirkan adalah angka responden yang menjawab “tidak tahu” saat ditanya tingkat kepuasannya, yang mencapai 49,7 persen. Angka ini secara kuat menyiratkan bahwa visibilitas dan dampak nyata dari program ini sangat terbatas dan belum dirasakan secara merata oleh masyarakat yang seharusnya menjadi target.

Kondisi ini menjadi ironis mengingat program-program sosial seperti bantuan untuk yatim piatu, penyandang disabilitas, masyarakat miskin ekstrem, uang duka, hingga insentif guru ngaji bukanlah program baru. Seharusnya, dengan rekam jejak yang lebih panjang, angka sosialisasi dan kepuasan publik bisa jauh lebih tinggi dibandingkan program KSB Maju lainnya. Dengan demikian, temuan survei ini menjadi rapor merah yang menuntut kinerja Dinas Sosial sebagai OPD pengampu untuk ditingkatkan secara signifikan demi menunjang kepuasan publik yang lebih baik di masa depan. (kdon/*)

About The Author

Trending

  • 79
    Forum Yasinan Kembali Digelar Rutin, Bupati Sumbawa Barat Bertekad Perkuat Pemerintahan InklusifTaliwang, KOBARKSB.com - Setelah sempat tertunda selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan masa transisi kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menghidupkan Forum Yasinan sebagai agenda rutin. Kegiatan ini dimulai kembali pada Kamis malam (19/6) di kediaman Wakil Bupati Hj. Hanipah, mengukuhkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang…
  • 79
    KSB Maju: Anggaran Megah, Eksekusi PayahDi hadapan kita tersaji sebuah dokumen visi yang megah: "Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2025-2030". Dibungkus dalam presentasi yang apik, penuh dengan infografis berwarna dan foto-foto seremonial, pemerintah daerah memaparkan sebuah mimpi transformatif bernama "KSB Maju Luar Biasa". Angka-angka triliunan rupiah digelontorkan untuk program-program unggulan—mulai dari "Kartu Sumbawa…
  • 79
    Musrenbang KSB 2026: 446 Usulan Masyarakat Resmi Diakomodasi dalam RKPD 2027Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menunjukkan komitmen kuat dalam menyerap aspirasi warga. Dari total 474 usulan pembangunan yang masuk melalui berbagai tahapan, sebanyak 446 usulan resmi diakomodasi untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Kesepakatan ini menjadi salah satu hasil krusial dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan…
  • 77
    Birokrasi KSB Maju Berbelit, Warga: "Daripada Ribet, Lebih Baik Tidak!"Taliwang, KOBARKSB.com - Program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju), yang digadang-gadang sebagai solusi kesejahteraan masyarakat, justru menuai keluhan di lapangan. Proses pembuatan dan pencairan yang dinilai semrawut dan jelimet membuat sebagian warga yang berhak justru enggan dan sungkan untuk mengurusnya. Berdasarkan pantauan di…
  • 75
    Tiga Nama Unggulan Sekda KSB di Tangan Bupati, Istiqarah Jadi PenentuTaliwang, KOBARKSB.com – Debat dan spekulasi mengenai siapa yang akan menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya mencapai titik klimaks. Panitia seleksi telah secara resmi mengumumkan tiga nama yang berhasil menempati posisi teratas berdasarkan hasil seleksi terbuka dan perolehan nilai. Mereka adalah H. Amir Syarifuddin, S.Pd., S.T.,…
  • 75
    Kepuasan Publik KSB Tembus 69%, Namun Brang Rea dan Sekongkang "Lampu Kuning"Taliwang, KOBARKSB.com - Kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2025-2030 mendapat sentimen positif dari mayoritas masyarakat, dengan angka kepuasan publik mencapai 69,0%. Temuan ini merupakan hasil survei yang dirilis oleh Media Survei Nasional (MEDIAN), yang menjadi modal kepercayaan kuat bagi pemerintah daerah. Namun, di balik angka agregat yang meyakinkan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×