Taliwang, KOBARKSB.com – Kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2025-2030 mendapat sentimen positif dari mayoritas masyarakat, dengan angka kepuasan publik mencapai 69,0%. Temuan ini merupakan hasil survei yang dirilis oleh Media Survei Nasional (MEDIAN), yang menjadi modal kepercayaan kuat bagi pemerintah daerah. Namun, di balik angka agregat yang meyakinkan tersebut, survei yang sama juga mengungkap adanya disparitas tajam antar wilayah dan keberadaan kelompok masyarakat yang masih gamang, menjadi sebuah catatan penting yang tak boleh diabaikan.
Survei ini dilaksanakan pada 14 hingga 21 September 2025, dengan memotret persepsi 600 responden dari seluruh wilayah Sumbawa Barat. Dengan margin of error sekitar ±3,92% pada tingkat kepercayaan 95%, hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan 69,0% tersebut merupakan gabungan dari 11,2% responden yang menyatakan “Sangat Puas” dan 57,8% yang menyatakan “Puas”. Angka ini mengindikasikan bahwa hampir tujuh dari sepuluh warga menilai kinerja pemerintah telah berjalan di jalur yang benar. Sementara itu, sentimen negatif berada pada level yang relatif terkendali, di mana total 14,2% responden menyatakan ketidakpuasan, yang terdiri dari 11,7% yang merasa “Tidak Puas” dan 2,5% yang “Sangat Tidak Puas”.
Namun, gambaran makro tersebut menjadi jauh lebih kompleks ketika data dibedah pada tingkat kecamatan. Survei ini seolah menampilkan “dua wajah” kepuasan publik di Sumbawa Barat, mengungkap adanya kesenjangan persepsi yang signifikan. Di satu sisi, Kecamatan Brang Ene menjadi wilayah dengan tingkat apresiasi yang nyaris mutlak, mencapai 96,9%, disusul oleh Kecamatan Seteluk (88,9%) dan Jereweh (85,0%) yang menunjukkan solidnya dukungan publik. Sebaliknya, Kecamatan Brang Rea dan Sekongkang mencatatkan angka kepuasan terendah, yakni hanya 50,0%.
Angka di Brang Rea dan Sekongkang menjadi krusial karena di kedua kecamatan tersebut, tingkat ketidakpuasan juga tercatat paling tinggi. Di Brang Rea, 40,6% responden menyatakan tidak puas, sementara di Sekongkang angka ketidakpuasan mencapai 30,0%. Kondisi ini menandakan adanya polarisasi sentimen yang kuat, di mana separuh warga merasa puas sementara sebagian besar sisanya merasa sebaliknya. Ini menjadi sinyal jelas bagi pemerintah untuk mengidentifikasi dan mengatasi akar permasalahan spesifik di dua wilayah tersebut.
Selain disparitas geografis, temuan signifikan lainnya dari survei ini adalah adanya 16,8% responden yang memilih “Tidak Tahu/Tidak Jawab”. Kelompok yang bisa disebut sebagai silent majority ini merupakan segmen strategis yang belum menentukan sikapnya. Keberadaan mereka, yang terkonsentrasi cukup tinggi di beberapa kecamatan seperti Poto Tano dan Taliwang, mengisyaratkan adanya tantangan dalam komunikasi publik dan efektivitas sosialisasi program pemerintah. Meraih kepercayaan dari kelompok ini bisa menjadi kunci untuk meningkatkan legitimasi kebijakan di masa mendatang.
Secara keseluruhan, survei MEDIAN memberikan rapor positif bagi kinerja Pemerintah KSB, namun sekaligus menyajikan sebuah peta jalan yang jelas. Hasil ini menyoroti area-area yang memerlukan perhatian khusus, baik dalam peningkatan layanan untuk mengatasi ketidakpuasan di Brang Rea dan Sekongkang, maupun dalam penguatan komunikasi untuk menjangkau masyarakat yang masih ragu dan belum memberikan penilaiannya. (kdon/*)
About The Author
Trending
- 93
Taliwang, KOBARKSB.com - Program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju), yang digadang-gadang sebagai solusi kesejahteraan masyarakat, justru menuai keluhan di lapangan. Proses pembuatan dan pencairan yang dinilai semrawut dan jelimet membuat sebagian warga yang berhak justru enggan dan sungkan untuk mengurusnya. Berdasarkan pantauan di… - 83
Taliwang, KOBARKSB.com - Setelah sempat tertunda selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan masa transisi kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menghidupkan Forum Yasinan sebagai agenda rutin. Kegiatan ini dimulai kembali pada Kamis malam (19/6) di kediaman Wakil Bupati Hj. Hanipah, mengukuhkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang… - 81
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menunjukkan komitmen kuat dalam menyerap aspirasi warga. Dari total 474 usulan pembangunan yang masuk melalui berbagai tahapan, sebanyak 446 usulan resmi diakomodasi untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Kesepakatan ini menjadi salah satu hasil krusial dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan… - 80
Taliwang, KOBARKSB.com – Debat dan spekulasi mengenai siapa yang akan menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya mencapai titik klimaks. Panitia seleksi telah secara resmi mengumumkan tiga nama yang berhasil menempati posisi teratas berdasarkan hasil seleksi terbuka dan perolehan nilai. Mereka adalah H. Amir Syarifuddin, S.Pd., S.T.,… - 80
Maluk, KOBARKSB.com - Bayangkan sejenak, sebuah dunia di mana setiap gerakan adalah sebuah perjuangan yang menguras tenaga dan batin. Bagi para penyandang disabilitas dan warga lanjut usia di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa (KS), mobilitas seringkali menjadi sebuah kemewahan yang sulit untuk diraih. Sebagian dari mereka terlahir dengan… - 79
Taliwang, KOBARKSB.com - Tongkat estafet kepemimpinan birokrasi tertinggi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini resmi beralih. drh. Hairul, M.M., secara definitif dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Barat oleh Bupati H. Amar Nurmansyah. Upacara pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh harapan ini digelar di Pendopo Bupati,…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar