Revitalisasi Pasar Tanah Mira Dimulai Oktober, Lapak Sementara Pedagang Digratiskan

lokasi sementara pedagang Pasar Tanah Mira

Taliwang, KOBARKSB.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan relokasi pedagang Pasar Tanah Mira, Kecamatan Taliwang, tidak akan dibebani biaya tambahan. Seluruh kebutuhan lapak sementara akan ditanggung penuh oleh pihak pelaksana proyek revitalisasi pasar melalui anggaran pembangunan yang disiapkan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Suryaman, menegaskan, pemindahan sementara pedagang akan dilakukan di lapangan parkir yang berada di dalam kompleks pasar.

“Kami pastikan pedagang tetap berada di kawasan pasar. Tidak ada relokasi keluar, sehingga aktivitas jual beli tetap terjaga,” ujarnya, Kamis (18/9).

Dekatkan Pelayanan, Dinsos KSB Buka Tiga Loket Khusus Program KSB Maju Sosial

Suryaman menjelaskan, biaya pembangunan lapak sementara sudah termasuk dalam kontrak proyek revitalisasi. Dengan begitu, pedagang bisa merasa lebih tenang menjalankan usaha selama proses renovasi berlangsung.

“Pemerintah KSB berkomitmen agar revitalisasi pasar tidak menimbulkan kerugian bagi pedagang. Mereka hanya fokus memindahkan dagangan, semua fasilitas sementara kami siapkan,” tegasnya.

Menurutnya, agenda relokasi ini telah disosialisasikan kepada pedagang, dan sebagian besar menerima rencana tersebut. Meski demikian, Diskoperindag tetap akan menggelar sosialisasi lanjutan untuk menampung aspirasi.

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

“Ada pedagang yang menyampaikan harapan agar lokasi relokasi tetap nyaman dan tidak merugikan. Aspirasi itu akan kami upayakan terpenuhi,” tambahnya.

Proses relokasi diperkirakan berlangsung sebelum pembongkaran pasar dilakukan. Setelah revitalisasi selesai, pedagang akan dipindahkan kembali ke bangunan baru. Suryaman menargetkan proyek yang menelan anggaran Rp 16 miliar dari APBD Perubahan 2025 itu dimulai pada Oktober mendatang dengan masa kerja 90 hari.

“September ini kita upayakan tender, sehingga awal Oktober pembangunan bisa langsung dimulai,” jelasnya.

Suryaman menegaskan, Pasar Tanah Mira sebagai pasar terbesar di KSB harus memiliki fasilitas yang lebih modern dan tertata. Revitalisasi ini tidak hanya ditujukan untuk memperindah bangunan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.

“Revitalisasi pasar adalah bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan pasar yang lebih representatif, daya tarik dan perputaran ekonomi akan semakin baik,” tutupnya. (kdon/*)

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

About The Author

Trending

  • 88
    Kadis Parpora KSB Sesalkan Festival Taliwang Tak Masuk Kalender Event Nasional 2023Taliwang, KOBARKSB.com - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menyampaikan, bahwa gelaran Festival Taliwang pada tahun ini sudah tidak lagi masuk dalam program event pariwisata nasional. “Tahun ini sudah tidak masuk agenda Kemenparekraf ya,” kata Burhanuddin, Kadis Parpora KSB, Jum’at, (1/9). Sebelumnya, jelasnya, tim kurator dari…
  • 87
    Tolak Terowongan Rp 600 Miliar, Bupati Amar Nurmansyah Pilih Opsi Hemat Rp 200 M untuk Irigasi Tiu Suntuk-JerewehJereweh, KOBARKSB.com - Keputusan final mengenai desain jaringan irigasi dari Bendungan Tiu Suntuk menuju wilayah Jereweh akhirnya ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memutuskan untuk tidak menggunakan opsi terowongan yang menelan biaya tinggi, melainkan memilih sistem saluran terbuka (open channel) yang dinilai lebih efisien dan berkelanjutan. Keputusan strategis ini diumumkan…
  • 85
    Sumbawa Barat Saingi Event MXGP Samota SumbawaPoto Tano, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Diskoperindag KSB berupaya untuk memanfaatkan event MXGP di Sirkuit Samota, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan membikin keramaian yang sama di wilayah pintu masuk Pulau Sumbawa, yakni, Desa Poto Tano. "MXGP Samota adalah berkah buat kita semua. Tidak hanya untuk…
  • 85
    Menteri PUPR Titip Proyek Bendungan Tiu Suntuk Ke Pemerintah Sumbawa BaratBrang Ene, KOBARKSB.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, berpesan kepada jajarannya agar tetap merawat lingkungan dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur, seperti tidak merusak lingkungan sekitarnya.  Hal itu disampaikan Basuki, saat meninjau proyek pembangunan Bendungan Tiu Suntuk, di Desa Mujahidin, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat,…
  • 85
    Relokasi Sekolah Muhammadiyah Tersendat, Bupati Sumbawa Barat Minta Pengurus Untuk RembukTaliwang, KOBARKSB.com - Rencana relokasi sekolah Muhammadiyah yang berlokasi di pertigaan simpang berang Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, berlarut-larut. Sehingga Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, meminta agar pengurus PD Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadikan persoalan ini sebagai prioritas untuk dituntaskan. Sebab menurut Bupati, bahwa secara tata ruang lokasi Sekolah…
  • 85
    Menaker RI Dukung Penuh Visi Bupati Amar Nurmansyah, KSB Segera Miliki BLK Kelas Dunia Berbasis TripartitTaliwang, KOBARKSB.com - Visi besar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mentransformasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah melalui pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) berstandar internasional mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., saat melakukan kunjungan kerja…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×