Taliwang, KOBARKSB.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korupsi. Hal ini menyusul rilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menempatkan KSB dalam kategori “Waspada” dengan skor 73.42. Meski mengalami kenaikan 3.31 poin dari tahun sebelumnya dan menduduki peringkat ketiga di Provinsi Nusa Tenggara Barat, skor ini mengindikasikan adanya area-area rentan yang memerlukan perhatian serius.
Survei ini mengukur berbagai dimensi integritas internal, seperti pelaksanaan tugas, pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa (PBJ), pengelolaan sumber daya manusia (SDM), praktik perdagangan pengaruh, sosialisasi anti korupsi, serta transparansi. Nilai tertinggi diraih pada dimensi transparansi dengan 87.28, sementara nilai terendah berada pada dimensi perdagangan pengaruh dengan 62.6. Hasil ini menjadi tolok ukur penting bagi Pemkab KSB untuk mengidentifikasi titik lemah dan merumuskan langkah-langkah perbaikan.
Penurunan skor pada dimensi Pengelolaan PBJ dan Pengelolaan SDM menjadi catatan penting yang harus ditindaklanjuti. Pemkab KSB diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan sosialisasi nilai-nilai antikorupsi, meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran dan pengadaan barang/jasa, serta menegakkan aturan dengan memberikan sanksi tegas bagi setiap pelanggaran.
KPK menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan potensi tindak pidana korupsi. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan integritas Pemerintah KSB dapat terus ditingkatkan, dan risiko praktik korupsi dapat diminimalisir. Secara nasional, indeks SPI berada di angka 71.54, menunjukkan tantangan bersama dalam upaya pemberantasan korupsi di seluruh Indonesia. Pemerintah KSB memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan skor SPI dan keluar dari status “Waspada” demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. (kdon)
About The Author
Trending
- 70
Mataram, KOBARKSB.com - Peringatan keras bagi Nusa Tenggara Barat (NTB)! Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2024 menempatkan provinsi ini dalam kategori "Rentan" terhadap praktik korupsi. Dengan skor 65.74, Gubernur NTB dituntut untuk melakukan kerja ekstra dan mengambil langkah-langkah konkret demi meningkatkan integritas dan tata kelola… - 65
Taliwang, KOBARKSB.com - Kinerja Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2025-2030 mendapat sentimen positif dari mayoritas masyarakat, dengan angka kepuasan publik mencapai 69,0%. Temuan ini merupakan hasil survei yang dirilis oleh Media Survei Nasional (MEDIAN), yang menjadi modal kepercayaan kuat bagi pemerintah daerah. Namun, di balik angka agregat yang meyakinkan… - 63
Taliwang, KOBARKSB.com - Program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju), yang digadang-gadang sebagai solusi kesejahteraan masyarakat, justru menuai keluhan di lapangan. Proses pembuatan dan pencairan yang dinilai semrawut dan jelimet membuat sebagian warga yang berhak justru enggan dan sungkan untuk mengurusnya. Berdasarkan pantauan di… - 61
Taliwang, KOBARKSB.com - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatatkan prestasi fiskal dan ekonomi yang luar biasa pada Tahun Anggaran 2025. Komitmen Pemkab KSB dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel membuahkan hasil berupa lonjakan pendapatan daerah yang jauh melampaui target serta transformasi ekonomi yang signifikan. Kepala Dinas Komunikasi… - 59
Taliwang, KOBARKSB.com - Setelah sempat tertunda selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan masa transisi kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menghidupkan Forum Yasinan sebagai agenda rutin. Kegiatan ini dimulai kembali pada Kamis malam (19/6) di kediaman Wakil Bupati Hj. Hanipah, mengukuhkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun komunikasi yang… - 59
Taliwang, KOBARKSB.com - Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang berjumlah 144 orang dilaporkan dalam kondisi sehat walafiat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Para tamu Allah ini dijadwalkan akan mulai tiba kembali di Tanah Air pada 16 Juni 2026 mendatang. Kepala Kantor Kementerian Haji…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






Komentar