Pjs Bupati Sumbawa Barat Ajak Kader Muhammadiyah Teladani AR Fahruddin

Pjs Bupati Sumbawa Barat Ajak Kader Muhammadiyah Teladani AR Fahruddin - Pjs Bupati Sumbawa Barat, Julmansyah

Taliwang, KOBARKSB.com – Pjs Bupati Sumbawa Barat, Julmansyah, S.Hut, M.A.P, mengunjungi Pondok Pesantren Pendidikan Islam Muhammadiyah Al Manar Seloto, Kamis, (21/11). Kunjungan tersebut dalam rangka perayaan Milad Muhammadiyah dan dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD, termasuk Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Perhubungan, serta Staf Ahli Bidang Hukum dan Kemasyarakatan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa Barat, H. Abdul Hamid, S.Pd, dalam laporannya mengutip surat Ad Duha, mengungkapkan rasa syukur atas nikmat perayaan Milad Muhammadiyah di Ponpes Al Manar Seloto. Ia memberikan apresiasi kepada pengurus Ponpes atas komitmennya dalam memberikan pembelajaran agama Islam.

Wujudkan Riset Berdampak Luas, Universitas Cordova dan PT Medco Energi Dirikan Menara Pengukur Angin di Sumbawa Barat

“Di tengah maraknya kemaksiatan, kita berharap Ponpes Al Manar menjadi cahaya terang. Muhammadiyah ibarat intan samodeng, dan kita berada di lembah indah Seloto,” ungkap H. Abdul Hamid.

Pjs Bupati Julmansyah dalam sambutannya mengungkapkan kedekatannya dengan Muhammadiyah. Ia menceritakan bahwa keluarganya merupakan kader Muhammadiyah, dan saat ini menjalankan komitmen kemuhammadiyaan dengan menyekolahkan anaknya di Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta.

Tingkatkan Profesionalisme, PWI Sumbawa Barat Kirim 17 Wartawan Ikuti OKK dan UKW Lanjutan di Mataram

“Kecintaan saya pada Muhammadiyah semakin bertambah setelah membaca buku ‘Keteladanan AR Fahruddin’. Kesederhanaan AR Fahruddin, yang menjabat Ketua PP Muhammadiyah dua periode, sungguh luar biasa. Bayangkan, bagaimana dengan sosok KH. Ahmad Dahlan? Ini pesan kuat bagi kita untuk menghidupkan Muhammadiyah, bukan mencari hidup di Muhammadiyah,” tegas Julmansyah. Ia mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk meneladani sosok AR Fahruddin dalam menjalankan nilai-nilai persyarikatan. (krij/*)

About The Author

Trending

  • 53
    Muhammadiyah Sumbawa Telah Ada Sebelum Indonesia MerdekaMuhammadiyah atau juga dikenal sebagai Persyarikatan Muhammadiyah adalah sebuah organisasi masyarakat Islam di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1912 oleh KH Ahmad Dahlan di kota Yogyakarta sebagai gerakan sosial keagamaan reformis, yang menganjurkan ijtihad, interpretasi individu terhadap Al-Qur'an dan Sunnah, sebagai lawan dari taqlid, sesuai dengan interpretasi tradisional yang…
  • 45
    Keputusan Strategis Muhammadiyah Terima Kelola TambangOleh: Antonius Widiyo Utomo Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mulai di bidang pelayanan sosial, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui lembaga-lembaga pendidikannya, menghadirkan layanan kesehatan, melakukan pengembangan ekonomi, penanganan kebencanaan dan aktivitas Filantropi. Kini, organisasi yang didirikan oleh KH…
  • 43
    AMMAN dan Peselancar Rizal Tandjung Kolaborasi Majukan Wisata Bahari Sumbawa Barat"Hamparan pantai yang luas dengan pasir putih yang halus, air laut biru jernih, dan ombak yang menantang menjadikan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) surga bagi para pecinta wisata bahari. Potensi luar biasa ini tak luput dari perhatian AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, dan Rizal Tandjung,…
  • 40
    Industrialisasi di NTB Bergerak Maju, Kuliner Khas Lombok Siap Tembus Pasar GlobalMataram, KOBARKSB.com - Siapa sangka jika Ayam Taliwang, Sate Rembiga dan Ayam Rarang yang selama ini hanya bisa dinikmati di warung-warung dan restoran di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini semuanya dapat dinikmati dengan cukup membelinya di toko-toko modern dan kios-kios terdekat, karena kuliner khas lombok tersebut telah diproduksi dan…
  • 38
    AMMAN Gandeng NARASA Perkuat UMKM dan Pariwisata di Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, berkolaborasi dengan Narasa Indonesia mengumumkan kelulusan dari Batch II Program SINERGI dan SELARAS yang merupakan program pelatihan, pendampingan, dan pengembangan bisnis dan branding bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta…
  • 37
    Menyemai Mandiri di Tana Samawa, Cerita 88 Persen Rantai Pasok AMMAN yang Menghidupi WargaOleh: Syuaib Ahkam Suara dering notifikasi transaksi digital berbunyi nyaring dari sebuah ponsel pintar milik pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Sumbawa Besar. Di layarnya, tertera status pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang baru saja tuntas. Sementara ratusan kilometer dari sana, di sebuah ruang pelatihan…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×