Tambang Batu Hijau Amman Mineral Miliki Cadangan Emas 9.190 Juta Ons

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Tambang Batu Hijau Amman Mineral Miliki Cadangan Emas 9.190 Juta Ons - Tambang Batu Hijau Sumbawa Barat NTB Indonesia

Tambang Batu Hijau Amman Mineral Miliki Cadangan Emas 9.190 Juta Ons

Taliwang, KOBARKSB.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) melansir bahwa cadangan emas di Tambang Batu Hijau Sumbawa Barat saat ini terdapat sebanyak 9.190 juta ons dan tembaga 7,380 juta pon. Dengan area konsesi seluas 25,000 hektar di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Data tersebut dikutip dari situs resmi AMMAN tentang cadangan Tambang Batu Hijau, Minggu, (8/5). AMMAN merupakan perusahaan tambang Indonesia yang mengoperasikan tambang Batu Hijau, dengan kandungan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia.

Sumber: PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT)

“Tambang Batu Hijau mulai beroperasi pada tahun 2000. Pada awalnya, mengubah operasional Batu Hijau pasca akuisisi di tahun 2016 adalah tugas yang begitu berat dan dianggap mustahil. Namun kami bertekad untuk mendobrak pesimisme itu. Di AMMAN, kami melihat peluang di tengah tantangan. Hal itu terbukti dengan begitu banyaknya potensi yang membentang luas dan dapat kami manfaatkan,” kata AMMAN, dalam situs resminya.

Sehingga pada tahun 2020, AMMAN berhasil mencapai tingkat produksi tertinggi dan terus menunjukkan performa yang melampaui ekspektasi. Seluruh aspek operasional untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dibenahi.

Haul Truck AMMAN

“Caranya adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan inovasi, serta memberikan perhatian khusus pada sumber daya manusia. Kunci utama untuk memaksimalkan potensi komersial tambang adalah dengan menghargai seluruh karyawan kami yang penuh dengan dedikasi dan berkualitas. Oleh karena itu, kami membentuk tim yang kokoh berisi para pemikir yang giat, cerdas, dan inovatif. Hal inilah yang merupakan salah satu pencapaian terbaik yang telah dilakukan oleh AMMAN sejak mengakuisisi tambang Batu Hijau,” jelas AMMAN.

Dan pada tahun 2020, recovery rate tembaga yang dicapai AMMAN 10% lebih tinggi dibanding pencapaian operasional sebelumnya. Saat ini, operasional perusahaan AMMAN telah menyumbang hingga 95% pendapatan bruto Kabupaten Sumbawa Barat.

Sumber: PT Medco Energi Internasional Tbk

Operasional fase 7 Batu Hijau dimulai AMMAN pada tahun 2017, dengan penggalian (cutback) area tambang dari 2 sisi, yaitu timur dan barat. Mengembangkan sisi timur dilakukan terlebih dahulu untuk mempercepat penyaluran bijih mineral dari pit ke process plant. Sehingga pada tahun 2019, AMMAN mempercepat pengembangan Fase 7, di mana AMMAN meningkatkan produktivitas penggalian batuan penutup.

“Selama proses tersebut, process plant mengolah bijih mineral yang dipasok dari timbunan cadangan (stockpile). Berbagai strategi yang diterapkan membuat kami mampu menggali bijih mineral segar pertama Fase 7 dari pit pada April 2020, 3 bulan lebih awal dari jadwal semula,” terang AMMAN.

Sumber: PT Medco Energi Internasional Tbk

Dengan pemilik saham utama PT Amman Mineral Internasional (AMI), AMI terdiri dari 3 anak perusahaan, yang masing-masing berperan penting dalam memberikan layanan kelas dunia untuk mendukung operasional pertambangan tembaga dan emas di Batu Hijau. Ketiganya adalah: 1. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT); Merupakan perusahaan yang menjalankan bisnis inti pertambangan dan pengolahan tembaga dan emas berkelas dunia di Pulau Sumbawa. 2. Amman Mineral Integrasi (AMIG); Menyediakan tenaga kerja terbaik untuk mendukung operasional pertambangan. 3. Amman Mineral Industri (AMIN); Didirikan untuk mengembangkan dan mengoperasikan fasilitas peleburan dan pemurnian yang canggih dan ramah lingkungan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kami terus melakukan peningkatan kinerja dalam seluruh aspek operasional, yang dapat memperpanjang usia tambang Batu Hijau hingga sekitar 40 tahun. Dengan demikian, ketersediaan lapangan kerja dan kontribusi ekonomi bagi Indonesia, serta produksi tembaga dan emas untuk kebutuhan masyarakat dunia dari AMMAN, akan berlanjut selama 4 dekade ke depan,” demikian AMMAN. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!