Populasi Ternak di Sumbawa Barat Meningkat Berkat Bariri Ternak

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Populasi-Ternak-di-Sumbawa-Barat-Meningkat-Berkat-Bariri-Ternak-1

Populasi Ternak di Sumbawa Barat Meningkat Berkat Bariri Ternak

Taliwang, KOBARKSB.com – Semenjak digulirkan program bariri ternak pada tahun 2017 dengan payung hukum Peraturan Bupati (Perbup) Sumbawa Barat Nomor 5 Tahun 2017, populasi ternak di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meningkat drastis.

“Rata-rata setiap tahun Rp 3 sampai dengan Rp 5 miliar dianggarkan untuk program bariri ternak. Dana tersebut diperuntukkan untuk bantuan bibit, pakan, kandang, dan termasuk subsidi asuransi ternak untuk masyarakat,” tutur Jamilatun, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian (Distan) KSB, kepada awak media ini, Senin, (14/3).

Kerbau Sumbawa Barat

Dengan program bariri ternak selama sekian tahun itu, lanjut Jamilatun, masyarakat peternak telah merasakan manfaatnya. Mulai dari meningkatnya kesejahteraan mereka, hingga berdampak pada meningkatnya populasi ternak di Sumbawa Barat. 

“Ada 100 orang petani ternak yang kami nilai sukses di bidang usahanya dengan dukungan program bariri ternak. Sehingga program tersebut tidak sia-sia. Dan tentu saja berdampak pada meningkatnya populasi ternak di KSB,” terang Jamilatun.

Penerima Bantuan Bariri Ternak

Menurut data yang dipegang pihaknya, jelas Jamilatun, bahwa populasi ternak besar di Sumbawa Barat hingga akhir tahun 2021 telah berjumlah 105.107 ekor, yang terdiri dari; Sapi sebanyak 82.445 ekor, Kerbau 16.519 ekor, dan Kuda 6.644 ekor.

“Adapun untuk ternak kecil sebanyak 18.847 ekor. Dengan rincian; Kambing 17.938 ekor, Domba 454 ekor, dan Babi 455 ekor. Sedangkan untuk unggas dan aneka ternak lainnya sebanyak 232.531 ekor. Dengan rincian; Ayam Buras 101.049 ekor, Ayam Pedaging 58.510 ekor, Ayam Petelur 64.160 ekor, Itik 6.543 ekor, Entok 1.311 ekor, Rusa 67 ekor, Puyuh 232 ekor, Kalkun 8 ekor, dan Merpati 651 ekor,” bebernya.

Penerima Bantuan Bariri Ternak

Karena dinilai program bariri ternak ini berhasil, tambah Jamilatun, maka pada tahun 2022 ini, Bupati Sumbawa Barat kembali menyempurnakan Perbup tentang Program Bariri Ternak tersebut.

“Tahun ini akan diterbitkan Perbup baru tentang bariri ternak. Yang mana kalau sebelumnya, setiap penerima manfaat bariri ternak harus menabung di Bank NTB sebesar 10% dari nilai bantuan yang diterima. Maka tahun ini tidak lagi demikian. Akan tetapi persentase tabungan mereka disesuaikan dengan jumlah yang diterima sesuai plafon masing-masing. Harapannya, agar semakin meringankan dan membuat para petani ternak semakin terpacu untuk mengembangkan usahanya,” demikian Kepala Bidang Peternakan, Distan KSB. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!