fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Pemerintah Suka Pamer Piagam, Tapi Tak Mau Paham Kesulitan Rakyat - Antrian LPG 3 Kg

Pemerintah Suka Pamer Piagam, Tapi Tak Mau Paham Kesulitan Rakyat

Mungkin sudah menjadi sesuatu yang lumrah, jika setiap instansi pemerintah di daerah suka pamer piagam penghargaan yang diraih di media sosial. Tapi giliran ada masyarakat yang menjerit karena kesulitan hidup atau sulit mendapatkan kebutuhan sehari-hari, malah jarang ada instansi terkait yang peduli atau minimal memamerkan apa yang telah dilakukan pihaknya, untuk mengatasi persoalan yang dialami masyarakat.

Alih-alih ada pejabat atau kepala daerah yang langsung merespons keluhan masyarakat tersebut. Malah arus informasi di media sosial dari pemerintah dipenuhi dengan kegiatan seremonial yang tak penting dan tak dibutuhkan rakyat.

Contoh kasus terkini, yaitu, soal kelangkaan LPG 3 kg yang hampir merata terjadi di Kabupaten/Kota di NTB beberapa hari terakhir. Persoalan ini tak kunjung jadi bahasan penting pemerintah setempat. Konon, soal kelangkaan LPG ini telah menjadi penyakit akut.

Padahal persoalan BBM ini adalah persoalan serius, yang langsung menyentuh hajat hidup masyarakat sehari-hari. Apalagi saat ini, untuk bahan bakar masak memasak ibu-ibu rumah tangga hanya bergantung pada bahan bakar ini.

Bahkan hampir semenjak kebijakan konversi minyak tanah ke gas LPG diberlakukan secara menyeluruh di NTB pada tahun 2019, kelangkaan tabung gas LPG 3 kg kerap kali terjadi. Dan sepertinya, untuk urusan ini dianggap tidak terlalu penting atau memang sengaja dibiarkan terjadi.

Tak usahlah kita berharap kepada para wakil rakyat untuk turun tangan soal ini. Sebab toh ujung-ujungnya ke pemerintah juga. Biarlah para wakil rakyat sibuk dengan urusan mereka masing-masing. 

Jangan sampai antrian panjang dan berdesakan untuk beli LPG 3 kg terjadi, seperti antrian minyak tanah yang dahulu biasa terjadi. Pemerintah dan Pertamina harus segera duduk bersama mengatasi persoalan LPG 3 kg ini. Terlebih tahun 2022 mendatang, pemerintah berencana akan mengubah skema subsidi untuk LPG tabung 3 kg. **

Don`t copy text!