fbpx
35 Juta Masker Gratis Dibagikan Ke Masyarakat

35 Juta Masker Gratis Dibagikan Ke Masyarakat

Jakarta, KOBAR – Sebagai upaya edukasi pemakaian masker, dan guna mendorong kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker secara masif. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan 35 juta masker untuk masyarakat secara gratis, melalui TNI dan Polri. 

“Saya mengucapkan terima kasih atas komitmen Kementerian Perindustrian yang mendorong terwujudnya bantuan ini. Saya berharap ke depan, APBN kita khususnya melalui anggaran PC-PEN, tidak hanya dapat mendorong penguatan ekonomi nasional, namun juga dapat menciptakan Indonesia yang sehat, maju dan produktif,” kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Rabu, (24/2), saat menyaksikan penyerahan 35 juta masker gratis kepada TNI-Polri secara simbolis.

Masker Gratis 2
Penyerahan 35 juta masker gratis dari Pemerintah kepada TNI-Polri secara simbolis.

Selain itu, Airlangga juga mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam upaya menangani pandemi dan memulihkan ekonomi Indonesia. 

“Kami berterima kasih atas keterlibatan TNI dan Polri yang sangat sentral, dalam menyukseskan program PPKM Mikro. Hal ini memperkuat upaya pemerintah dalam pelaksanaan Testing, Tracing, dan Treatment (3T),” tutur Menko Airlangga.

Masker Gratis 1
Penyerahan 35 juta masker gratis dari Pemerintah kepada TNI-Polri secara simbolis.

Sementara itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, sebagai upaya untuk terus berkontribusi positif pada perekonomian, pihaknya telah mengeluarkan berbagai kebijakan strategis untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Antara lain; Pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), penurunan harga gas untuk industri, serta pembebasan pembayaran minimum listrik untuk pelaku industri. 

“Alhamdulillah karena ketiga kebijakan ini, dan tentunya dibarengi stimulus lainnya, industri nasional dapat bertahan. Kebijakan-kebijakan tersebut, serta program-program lainnya dari KPC-PEN akan kami lanjutkan pada tahun 2021, dengan harapan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi,” tandas Menteri Perindustrian. (knda)

Don`t copy text!