fbpx
Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Telah Dimulai

Vaksinasi Covid-19 Untuk Masyarakat Umum Telah Dimulai

Jakarta, KOBAR – Pemerintah secara resmi telah memulai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk masyarakat umum, yang ditandai dengan vaksinasi massal terhadap para pedagang pasar di Pasar Tanah Abang, DKI Jakarta.

Tak hanya pedagang, vaksinasi tahap kedua ini juga diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang karena profesinya rentan terpapar Covid-19. Diantaranya; Tenaga pendidik, pelaku pariwisata, petugas pelayanan publik, pekerja transportasi publik, atlet, wartawan, tokoh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, aparatur sipil negara, serta anggota TNI-Polri.

“Tahapan kedua yang dimulai hari ini di Pasar Tanah Abang, DKI Jakarta, terlaksana berkat kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kita memulai vaksinasi untuk pelayan publik dan pekerja publik,” kata Presiden Jokowi, sesaat usai meninjau vaksinasi massal para pedagang pasar di Pasar Tanah Abang, DKI Jakarta, Rabu, (17/2).

Vaksinasi tahap kedua ini, jelas Presiden, diberikan kepada 16,9 juta orang di seluruh Indonesia, ditambah 21,5 juta orang untuk kelompok masyarakat lanjut usia (Lansia).

“Kita harapkan para pekerja publik/pelayan publik, baik itu aparat keamanan, para pedagang pasar, wartawan, atlet, juga pekerja-pekerja di toko dan mal, semuanya akan divaksinasi,” terang Jokowi.

Tak hanya di DKI Jakarta, imbuh Presiden, vaksinasi tahap kedua ini juga akan dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia. 

“Ini akan berjalan. Setelah di Provinsi DKI Jakarta akan berjalan di provinsi-provinsi yang lain. Sehingga kita harapkan nanti jumlah yang divaksin setiap hari akan naik secara drastis,” pungkas Presiden Jokowi.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, pada kesempatan yang sama, menjelaskan, bahwa pada vaksinasi tahap kedua dilakukan dengan 4 model cara. Pertama, dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kedua, vaksinator datang ke kantor atau tempat petugas publik bekerja. Ketiga, vaksinator datang ke tempat ramai seperti pasar. Dan keempat, membuat satu tempat penyuntikan massal dan calon penerima vaksin datang ke tempat tersebut.

“Keempat model ini akan kita atur tergantung jenis pekerjaannya, dan bagaimana petugas publik itu menghadapi masyarakat dalam pekerjaan sehari-hari,” tutur Budi Gunadi.

Vaksinasi yang dilaksanakan di Pasar Tanah Abang, katanya, merupakan proyek percontohan atau pilot project seperti pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Istora Senayan, Jakarta, beberapa pekan lalu.

“Alhamdulillah, sesudah melihat pilot project di Istora, kita bisa masuk ke pasar ini secara bertahap. Kalau nggak salah ada 153 pasar di Jabodetabek. Ini akan jadi model di provinsi lain,” ucapnya.

Ia tak memungkiri, bahwa pelaksanaan vaksinasi di pasar tersebut terkendala masalah pendaftaran penerima vaksinasi Covid-19. Untuk itu, ia mengatakan, bahwa pihaknya siap menerima segala masukan dan saran, apabila ada kekurangan dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut.

“Masukan dan saran nantinya akan dijadikan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berikutnya,” tutup Menteri Kesehatan. (knda)

Don`t copy text!