fbpx
Indonesia Bantu Palestina US$ 2,3 Juta

Indonesia Bantu Palestina US$ 2,3 Juta

Yordania, KOBAR – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan, bahwa Pemerintah Republik Indonesia (RI) berkomitmen memberikan bantuan sebesar US$ 2,3 juta atau setara Rp 32,1 miliar, untuk Palestina. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui berbagai mekanisme. Baik secara bilateral maupun melalui UNRWA dan ICRC. 

Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al-Maliki, di Amman, Yordania, Rabu, (10/2). Saat ini, kata Retno, Pemerintah Indonesia sedang melakukan komunikasi yang erat dengan Otoritas Palestina, United Nations relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA), dan International Committee of the Red Cross (ICRC).

Menlu RI Bersama Menlu Palestina
Menlu Retno dan Menlu Riyad Al-Maliki

“Kami berharap dana bantuan untuk penanggulangan Covid-19 di Palestina bisa dicairkan di semester pertama tahun ini,” kata Menlu Retno, dalam jumpa pers secara virtual, bersama Menlu Maliki, Rabu, (10/2).

Pada kesempatan ini juga, Retno menegaskan kembali posisi prinsipil Indonesia dalam perjuangan Palestina yang tetap kokoh dan tidak berubah. 

Dukungan Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina pun, jelasnya, akan selalu didasarkan pada resolusi Dewan Keamanan PBB, serta parameter yang disepakati secara internasional, termasuk solusi dua negara.

Menlu Retno Liga Arab
Menlu Retno pada pertemuan khusus Menteri Luar Negeri Liga Arab tentang Palestina, yang diadakan di Kairo, Mesir, Senin, (8/2).

“Saya sangat senang bahwa prinsip-prinsip ini juga dibicarakan selama pertemuan Liga Arab di Kairo belum lama ini,” ujarnya.

Selain itu, Retno menekankan kembali perlunya menjajaki kemungkinan jalan untuk dimulainya pembicaraan damai antara Palestina dan Israel. Indonesia, tegasnya, akan siap berkontribusi dalam perundingan damai tersebut.

Terkait penanganan Covid-19, Menlu Retno yang ditunjuk sebagai ketua bersama program pengadaan vaksin global COVAX-AMC EG, menyoroti pentingnya memastikan akses dan distribusi vaksin yang adil dan merata, termasuk bagi warga Palestina.

Menlu RI Bersama Menlu Palestina 4
Menlu Retno dan Menlu Riyad Al-Maliki, saat bertemu di Laut Mati, Yordania, Rabu, (10/2).

Di akhir pertemuan, Menlu Retno berharap dapat bekerja bersama Palestina untuk menjaga kondisi yang kondusif. Tidak hanya di persiapan pemilu, tetapi menyoal perundingan untuk perdamaian yang adil dan bertahan lama. 

“Dan kondisi kondusif seperti itu juga diharapkan dari pihak Israel, antara lain dengan menghentikan aneksasi. Terima kasih, dan mari kita terus bekerja sama. Dan yakinlah Indonesia akan selalu bersama Palestina,” demikian Menteri Luar Negeri RI. (kdnt)

Don`t copy text!