fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Bencana Bertubi-tubi di NTB

Bertubi-tubi NTB Dirundung Bencana Selama Sepekan

Sumbawa, KOBAR – Bencana bertubi-tubi datang silih berganti menimpa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama sepekan ini. Khususnya di Pulau Sumbawa. Setelah kebakaran hebat yang melanda sebuah Dusun di Desa Baturotok, Kecamatan Batu Lanteh, Sabtu, (7/11). 4 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa bertubi-tubi diterjang angin puting beliung, Senin, (9/11). Bencana itu, mengakibat puluhan rumah rusak berat, bahkan ada yang roboh.

Peristiwa tersebut membuat Gubernur NTB, Dr H Zulkielimansyah, terjun ke Pulau Sumbawa, untuk melihat langsung lokasi kejadian dan menemui para korban bencana. 

Saat berkunjung ke Desa Baturotok, Selasa, (11/11), Gubernur menemui puing-puing rumah akibat kebakaran hebat itu terlihat hitam mengering akibat dilalap si jago merah. 120 rumah hangus terbakar, dan 280 jiwa terdampak. Gubernur melihat masyarakat sedang membersihkan puing-puing kayu rumah mereka dibantu oleh TNI/Polri.

Tenda Korban Kebakaran Baturotok
Tenda Korban Kebakaran Baturotok.

Saat berkeliling melihat lokasi kebakaran, Gubernur Zulkieflimansyah meminta seluruh masyarakat untuk tetap bersabar menghadapi musibah tersebut.

“Mari kita sama-sama bersabar dalam menghadapi musibah ini,” kata Gubernur, sambil memberikan bantuan kepada masyarakat.

Setelah mengunjungi lokasi kebakaran di Desa Baturotok, Kecamatan Batu Lanteh, Gubernur NTB melanjutkan kunjungannya ke lokasi bencana angin puting beliung yang menimpa 4 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

4 kecamatan yang terdampak tersebut, yaitu, Kecamatan Alas Barat, Kecamatan Alas, Kecamatan Buer, dan Kecamatan Labuhan Badas.

Rumah roboh akibat puting beliung di Alas
Rumah roboh akibat puting beliung di Alas.

Di Kecamatan Alas Barat, 12 rumah, 1 sekolah (SMAN 1 Alba), dan 1 puskesmas rusak di Desa Lekong. 23 rumah rusak di Desa Usar Mapin, 30 rumah rusak di Desa Labuhan Mapin, 17 rumah rusak di Desa Gontar. Serta 15 rumah, 1 masjid, dan 1 mushalla rusak di Desa Gontar Baru. Bahkan di Desa Usar Mapin terdapat 2 rumah roboh.

Di Kecamatan Alas, angin puting beliung menyebabkan bangunan Kantor Desa Marente roboh bagian depannya. Di Kecamatan Buer, 1 rumah roboh, 3 rumah atapnya terangkat angin, 1 rumah miring, dan 6 rumah mengalami kerusakan dinding. Sedangkan di Kecamatan Labuhan Badas terdapat beberapa rumah rusak.

Gubernur NTB di rumah korban puting beliung
Gubernur NTB di rumah korban puting beliung.

Di hadapan masyarakat, Gubernur berjanji akan mengupayakan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama mengungsi, terutama kebutuhan perbaikan rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut. Seraya berpesan untuk tetap selalu waspada terhadap bencana.

“Musibah ini bisa melanda siapa saja, di mana pun kita tinggal. Kita semua harus tetap waspada. Insya Allah, seluruh kebutuhan masyarakat akan kami penuhi bersama pemerintah kabupaten,” tandas Gubernur NTB. (kdon)

Don`t copy text!