fbpx
20/09/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

rumah sakit covid

Rumah Sakit Khusus Covid-19 dan Trauma Center Provinsi NTB Resmi Beroperasi

Mataram, KOBAR – Sejak diresmikan oleh Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah SE MSc, pada tanggal 17 Agustus silam, Rumah Sakit Khusus Covid-19 dan Trauma Center satu-satunya di Provinsi NTB ini, baru resmi beroperasi pada Rabu, (9/9). Setelah sehari sebelumnya, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemprov NTB, menserah terimakan kunci bangunan kepada pihak Manajemen RSUD Provinsi NTB.

Sehingga, per 9 September 2020, pasien rawat inap Covid-19 telah mulai diterima. Dan juga pasien rujukan, serta pasien yang datang memeriksakan dirinya ke IGD Covid-19, rumah sakit khusus Covid-19 di NTB itu pun sudah mulai masuk.

Apa yang membedakan gedung ini dengan gedung perawatan Covid-19 lainnya? Direktur RSUD Provinsi NTB, dr H Lalu Hamzi Fikri MM MARS, dalam siaran persnya, Sabtu, (12/9), menjelaskan, bahwa Gedung IGD Covid-19 berada terpisah dengan gedung rawat inap di RSUD Provinsi NTB. Gedung ini memiliki pintu akses pasien dan petugas yang terpisah. Gedung ini juga memiliki akses langsung menuju ruang OK Covid-19, yang dekat dengan High Care Unit (HCU) dan Pediatric Care Unit (PICU).

“Lantai dasar gedung IGD Covid-19 antara lain dilengkapi dengan 7 ruang observasi pasien, yang masing-masing berisi 6 tempat tidur, ruang tindakan yang setara kamar operasi minor yang dapat digunakan untuk pasien trauma yang suspect, probable, bahkan terkonfirmasi Covid-19,” tutur HL Hamzi.

Lantai dasar juga, lanjutnya, dilengkapi dengan Ruang Depo Farmasi, OTS, Penunjang Radiologi Portable Bedside, dan Pneumatic Tube, untuk mempermudah transportasi sampel laboratorium ke laboratorium central.

“Sementara lantai 2 merupakan ruang rawat inap dengan 16 kamar perawatan bertekanan negative, sesuai standar untuk perawatan pasien Covid-19. Setiap kamar berisikan 2 tempat tidur yang sesuai standar safety. Dilengkapi dengan 2 kamar VIP, 2 kamar ICU perawatan pasien Covid-19. Sehingga total kamar tersedia 20 kamar, dengan 36 tempat tidur,” jelas dr HL Hamzi.

Sementara alur pelayanan Rumah Sakit Khusus Covid-19 dan Trauma Center ini, tambahnya, tidak jauh berbeda dengan pelayanan dengan Instalasi Gawat Darurat RSUD Provinsi NTB. Pertama-tama, pasien dilakukan screening di triage IGD Covid-19. Dari keluhan, akan dilakukan pemeriksaan sesuai dengan keluhan. Hasil dari screening tersebut yang akan menentukan apakah pasien akan dinyatakan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) atau tidak.

“Semoga ikhtiar Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB dalam menanggulangi pandemi, diikuti dengan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” demikian Direktur RSUD Provinsi NTB. (kdon)

Baca Juga :  Denda Uang Karena Tak Pakai Masker di NTB Berlaku 14 September 2020

KOMENTAR

Komentar

Don`t copy text!