Tes SKB Seleksi CPNS KSB Digelar 3 September 2020

Tes SKB Seleksi CPNS KSB Digelar 3 September 2020

“Live Score SKB Bisa Disaksikan di Youtube”

Taliwang, KOBAR – Sebanyak 249 orang peserta dilaporkan akan mengikuti Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2020, di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Tes akan digelar pada hari Kamis, 3 September mendatang.

Diantara sekian orang peserta, 12 orang akan mengikuti tes di daerah asalnya, sisanya akan mengikuti tes di KSB. Tes akan dilaksanakan selama 2 hari, dengan 5 sesi ujian. Pada hari pertama sebanyak 3 sesi, dan 2 sesi berikutnya pada tanggal 4 September.

“Ketentuan pada tahun ini, untuk peserta yang berasal dari luar NTB bisa mengikuti tes SKB di daerah asalnya. Namun bagi peserta asal NTB tetap mengikuti tes di daerah yang dituju,” beber H Abdul Malik SSos MSi, Kepala BKPSDM KSB, dalam siaran persnya, Selasa, (1/9).

Ia menjelaskan, ketentuan itu ditetapkan, agar bagi peserta SKB yang berasal dari luar NTB, tidak menjadi beban berat, dan juga untuk menghindari kerumunan massa pada saat tes selama masa pandemi Covid-19.

H. Abdul Malik, S.Sos, M.Si.

“Live Score-nya bisa dilihat melalui Youtube di kanal BKN, dan itu bisa diakses oleh semua orang. Tidak lagi ditampilkan di layar TV seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas Abdul Malik.

Untuk pengawasan kepada 12 orang tersebut, lanjut Malik, Panitia di KSB sudah menitipkan mereka kepada Panitia tes SKB di daerah mereka. Dan pihaknya juga, kata Malik, sudah mengirimkan surat resmi agar mereka bisa difasilitasi untuk tes SKB.

Adapun 12 orang yang akan mengikuti tes SKB di daerah asal mereka, urai Malik, adalah sebagai berikut; Di kantor regional VI BKN Medan 1 orang, UPT BKN Semarang 1 orang, Kantor regional II BKN Surabaya 4 orang, Kantor regional VI BKN Makassar 1 orang, Kantor regional III BKN Bandung 1 orang, dan Kantor regional I BKN Yogyakarta 4 orang.

“Sedangkan yang mengikuti tes SKB di gedung CAT KSB sebanyak 237 orang,” tukasnya.

Pihaknya, tambah Malik, telah meminta kepada para calon peserta agar 2 minggu sebelum tes dilakukan, mereka mesti karantina mandiri selama 14 hari. Setelah itu, dari tempat karantina, atau dari rumah langsung menuju ke lokasi tes.

“Peserta tidak boleh mampir kemana-mana lagi. Di lokasi tes peserta dicek suhu tubuhnya. Bila di atas 37,3 derajat celcius, maka panitia akan meminta rekomendasi tim kesehatan,” demikian H Abdul Malik SSos MSi. (kdon)

Don`t copy text!