Ironis, 23 Tahun Ruas Jalan Desa Baturotok Masih Berlumpur

Foto-jalan-menuju-baturotok

Batu Lanteh, KOBAR – Ruas jalan Sumbawa menuju Desa Baturotok, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa (KS), rusak parah. Ditambah lagi dengan jalan berlubang dan berlumpur, jauh dari kata layak.

Masyarakat yang melintasi jalan tersebut, seolah tidak pernah mengenal yang namanya perhatian dari Pemerintah Daerah Sumbawa sejak tahun 1998 sampai dengan saat ini.

Alhamdulillah! 144 Jemaah Haji KSB Sehat Walafiat, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Mulai 16 Juni

Ardiansyah (24), salah satu pemuda Desa Baturotok, Kecamatan Batu Lanteh, mengatakan pada awak media ini melalui telepon seluler, bahwa dirinya sudah muak dengan ketidakadilan Pemda Sumbawa. Setiap tahun Politik, ruas jalan Sumbawa menuju Desa Baturotok, kecamatan Batu Lanteh yang berjarak 12 KM, menjadi komoditi paling laris digunakan para calon baik Eksekutif maupun Legislatif untuk merebut suara masyarakat Desa Baturotok.

“Tapi faktanya sekarang, jalan yang kami lalui setiap hari sungguh sanggat jauh dari kata layak. Kita akan berhadapan dengan lubang besar dan lumpur, itu sanggat membahayakan bagi keselamatan masyarakat,” ungkap Ardiansyah.

Ardian sapaan akrab pemuda lantang tersebut menegaskan, dari menjabatnya Bupati pertama Kabupaten Sumbawa sampai saat ini, janji-janji itu tidak kunjung terealisasi dan disentuh sedikit oleh Pemda Sumbawa. Padahal masyarakat butuh kepastian sebagai bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur.

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

Bayangkan jumlah jiwa yang tinggal di Desa Baturotok mencapai 4.900 jiwa, sehingga sebesar itulah jumlah masyarakat yang menderita akibat kondisi jalan yang tidak layak.

“Saya bayangkan kalau kondisi jalan betul-betul di perhatikan oleh Pemda Sumbawa, maka Desa Baturotok yang sering disebut sebagai Desa sentra penghasil kopi terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, akan lebih makmur, ” tambahnya.

Selain itu, sambung Ardian, Desa Baturotok mempunyai potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat luar biasa di Kabupaten Sumbawa. Sebut saja, kopi Robusta yang tidak kurang dari hasil produksi pertahun mencapai 900 ton. Belum lagi buah-buahan lainnya, seperti alpukat, kemiri, jeruk, nanas, dan serba sayur-sayuran yang dihasilkan oleh masyarakat Desa Baturotok.

“Potensi inilah yang masyarakat sayangkan, karena kondisi infrastruktur yang tidak mendukung. Kami sanggat berharap, Pemda dan DPRD Sumbawa, agar mendengar jeritan hati masyarakat kami. Karena kami juga mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pembangunan yang merata di Tana Sabalong Samalewa ini,” tandas Ardian.

Sementara itu, Edi Wijaya Kusuma (31), Kepala Desa terpilih Desa Baturotok, Kecamatan Batu Lanteh, dikonfirmasi awak media ini, Minggu, (20/03) pagi, menjelaskan, bahwa dirinya akan selalu menyuarakan ketidakadilan Pemda Sumbawa terhadap masyarakat Desa Baturotok dan Sekitarnya. Padahal, setiap tahunnya Pemerintah Desa dan masyarakat selalu membangun komunikasi dengan Eksekitif maupun Legislatif, tapi mereka selalu berdalih bahwa keuangan Daerah minim, Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) tidak cukup.

Tanpa Sekat, Kapolsek Poto Tano Tampung Curhatan dan Keluhan Warga

“kami paham akan hal itu, tapi paling tidak pengerjaan bertahap, minimal 3 KM pertahun agar cepat tuntas. Itupun kalau Pemda mau serius dan benar-benar peduli dengan kami. Dan selama 4 tahun terakhir ini juga, tidak ada pengerjaan apapun sama sekali di kampung halaman kami, ” ujar Kades.

Dilanjutnya Kades terpilih tersebut, bahwa Pemdes dan masyarakat Desa Baturotok berharap, agar Pemda Sumbawa maupun pihak terkait, harus ada keseriusan dalam menangani persoalan jalan ini, agar kemudian perekonomian masyarakat serta pembangunan di semua bidang lebih berkembang.

“Desa Baturotok adalah Desa yang sanggat potensial untuk pengembangan semua sektor. Terutama pada sektor pertanian, SDM masyarakat dalam bertani sudah cukup mumpuni, tinggal bagaimana kemudian peran aktif Pemerintah dalam mendukung dan memadukan kebutuhan utama kami, yaitu pemerataan pembangunan infrastruktur jalan, infrastruktur jaringan komunikasi dan infrastruktur penerangan/listrik. Kalau ketiga kebutuhan itu terpenuhi, masyarakat Desa Baturotok yang memiliki potensi yang luar biasa tersebut, akan hidup sejahtera, dan dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat setempat maupun Derah Sumbawa,” tutup Edy Kades terpilih Desa Baturotok. (kras)

UMK KSB 2026 Rp 3,13 Juta, Sebanding dengan Daya Beli Warga Sebesar Rp 3,13 Juta per Bulan

About The Author

Trending

  • 44
    Warga Hijrah Murka, Tambang Galian C DistopBrang Ene, KOBAR - Warga Dusun Hijrah, Desa Mujahidin, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mendesak Pemerintah setempat agar penambangan batu dan pasir (Tambang Galian C) di sungai Hijrah segera dihentikan. Mengingat aktifitas tersebut dapat merusak ekosistem sungai maupun jalan Desa yang ada. Ironisnya, bahkan kegiatan penambangan pasir dan…
  • 44
    Bupati Amar Nurmansyah Dorong Inovasi Desa untuk Dongkrak Ekonomi Sumbawa BaratBrang Ene, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menekankan pentingnya penguatan inovasi di desa-desa sebagai kunci peningkatan ekonomi daerah. Hal ini disampaikannya saat acara halal bi halal yang berlangsung di Desa Lampok, Kecamatan Brang Ene, pada hari Rabu (16/4/2025). Bupati Amar melihat potensi besar yang belum dimaksimalkan di…
  • 41
    Hanya Diingat Saat Pemilu, Jalan Rhee Loka Dibiarkan Hancur Puluhan TahunSumbawa, KOBARKSB.com - Amanat Undang-undang Republik Indonesia No. 6 Tahun 2023 menegaskan pentingnya jalan sebagai urat nadi transportasi untuk menunjang ekonomi, sosial, dan budaya. Namun, bagi warga Desa Rhee Loka, Kecamatan Rhee, amanat tersebut terasa hampa. Akses utama desa mereka dibiarkan hancur lebur selama puluhan tahun, seolah tak bertuan. Ironisnya,…
  • 40
    Gubernur NTB Janji Segera Bangun Rumah Korban Kebakaran BaturotokSumbawa, KOBAR - Setelah kebakaran hebat yang meluluhlantakkan 120 unit rumah di Desa Baturotok, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa, Sabtu, (7/11). Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, bersama rombongan langsung menuju lokasi kebakaran pada Selasa, (11/11).  Setelah menempuh perjalanan dengan medan yang cukup berat, tiba di lokasi dan para korban kebakaran…
  • 39
    Sebuah Rumah Reot di Sermong Diakui Tidak Pernah Tersentuh Program PemerintahTaliwang, KOBAR - Sejak Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terbentuk hingga menjelang usianya ke-16, sejumlah program pemerintah untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat telah banyak digulirkan, terutama dalam persoalan sandang, pangan, dan papan. Tapi siapa sangka, dari sekian banyak dan sekian lama program itu ada, ternyata masih ada saja Penduduk KSB yang…
  • 39
    Bupati Janji Bakal Hotmix Seluruh Jalan Desa di Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, menyatakan, bahwa mulai tahun 2023 ini desa harus memiliki jalan hotmix. Kebijakan itu berlaku untuk semua desa di Sumbawa Barat. “Mulai dari Talonang Baru, Kecamatan Sekongkang sampai desa di ujung Poto Tano harus ada jalan lingkungan, jalan desa yang sudah di…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×