fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Polisi Ringkus Residivis Spesialis Pencuri Mesin Pompa Air

Brang Ene, KOBAR – Seorang Residivis spesialis pencuri mesin pompa air dan ternak, berinisial S, warga Dusun Ai Dewa Desa Kalimantong, Kecamatan Brang Ene, berhasil diringkus jajaran Kepolisian Resort (Polres) Sumbawa Barat. S ditangkap dalam sebuah operasi Jaran pada Rabu (26/10) sekitar Pukul 2.30 Wita, dini hari.

Kapolres Sumbawa Barat melalui Kasat Reskrim, IPTU I Putu Agus Indra Permana SIK, menyatakan, penangkapan S dilakukan berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat yang merasa resah dengan ulahnya yang diduga kerap mengambil barang milik warga. S juga ditangkap karena masuk dalam target operasi (TO).

“Saat dilakukan penangkapan, petugas berhasil mengamankam satu unit mesin pompa air dari tangan terduga yang diduga kuat hasi pencurian,” ungkapnya.

Modus yang dilakukan terduga pelaku dalam menjalankan aksinya dengan lebih dulu mengintai barang curiannya. Setelah dirasa aman, terduga pelaku langsung mengambil barang tersebut.

Kasat Reskrim tak menyangkal jika terduga pelaku ini merupakan spesialis pencuri mesin pompa air serta pencurian ternak (Curanak). Selain menjadi Target Operasi (TO), terduga juga merupakan Residivis dalam kasus yang sama.

“Sebelumnya, terduga pelaku ini juga sempat diamankan serta diproses hukum terkait dengan kasus pencurian ternak. Kini terduga pelaku sudah ditahan dan dinaikkan statusnya menjadi tersangka,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam Operasi Jaran yang dilaksanakan tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan salah seorang warga lainnya yang diduga pelaku pencurian mesin pompa air, mesin kapal dan mesin perontok padi.

“Ya, dia adalah IG, warga Dusun Mura Beru, Desa Menemeng, Kecamatan Brang Ene. Ia ditangkap di kediamannya pada, Sabtu, (15/10),” jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan Operasi Jaran tersebut akan berakhir pada tanggal 28 Oktober. Operasi dilakukan guna menekan dan mengungkap kasus kejahatan seperti Curat, Curas, dan Curanmor (3C).

“Dengan pelaksanaan Operasi itu, kedepan kasus-kasus 3C ini akan semakin diminimalisir. Apalagi beberapa terduga pelaku ada yang sudah diamankan,” pungkasnya. (ktas)

Don`t copy text!