ASN Molor Masuk Kerja Setelah Cuti Bersama Diancam Tindakan Tegas

ASN Molor Masuk Kerja Setelah Cuti Bersama Diancam Tindakan Tegas

Fud: BK-Diklat Diminta Awasi Secara Ketat

Taliwang, KOBAR – Sanksi tegas dipastikan akan diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang berniat menambah libur sendiri setelah cuti bersama hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Masa libur sesuai kalender pemerintah ditetapkan Rabu (6/7) dan Kamis (7/7) pekan depan. Cuti bersama ditetapkan pada Senin, Selasa dan Jum’at. Artinya, para ASN sudah menikmati libur mulai Sabtu (2/7) dan baru masuk kerja pada Senin (11/7) mendatang.

Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin ST, mengatakan, waktu libur yang cukup panjang tersebut agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para ASN, baik untuk bersilaturrahmi maupun berkumpul dengan sanak famili.

“Para ASN harus disiplin. Waktu libur cukup panjang, sehingga tidak ada alasan untuk tidak masuk kerja sesuai waktu yang sudah ditentukan,” tegasnya.

Libur selama 9 hari dinilai cukup lama bagi para ASN menikmati lebaran. Sehingga tidak berlebihan  sanksi tegas diberikan jika ada ASN yang menambah libur sendiri.

“Peraturan Pemerintah (PP) tentang disiplin pegawai sudah jelas mengatur. Para pegawai juga pasti tahu sanksi tegas yang akan diterima. Kalau ada yang tetap melanggar berarti harus siap menerima sanksi,” bebernya.

Wakil Bupati sekaligus politisi kawakan Partai Bulan Bintang (PBB) ini menambahkan, untuk mengawasi tingkat kehadiran aparatur sipil, ia telah memerintahkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BK-Diklat) untuk melakukan pengawasan, sekaligus menindak tegas jika menemukan ASN nakal yang tidak masuk sesuai waktu yang ditetapkan.

“BK-Diklat harus respon itu. Jika ditemukan ada ASN yang tidak masuk tepat waktu atau tidak miliki keterangan jelas, lakukan tindakan tegas sesuai peraturan disiplin pegawai,” cetusnya.

Selama libur panjang ini pelayanan publik di beberapa instansi tentu tidak optimal. Akibatnya dipastikan banyak penyelenggaraan pelayanan publik yang dibutuhkan warga masyarakat terganggu, seperti pelayanan berbagai perijinan, akta kelahiran, KTP, KK, sertifikat dan lain sebagainya.

“Mengingat selama sembilan hari berbagai pelayanan publik dari pemerintah tidak optimal, pasca lebaran nanti maka harus ada optimalisasi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Wabup mengingatkan kembali agar segenap ASN di lingkup Pemkab Sumbawa Barat senantiasa konsisten menjaga marwahnya sebagai pelayan rakyat. Harus mematuhi jadwal libur, tidak ada yang libur duluan ataupun masuk tidak tepat waktu.

“Semangat dan nilai yang kita raih dari momentum hari raya Idul Fitri ini mengandung makna kembali ke fitrah bahwa aparatur negara itu adalah pelayan rakyat yang harus melayani rakyat dengan sepenuh hati. Layani masyarakat dengan ikhlas jujur dan sungguh-sungguh agar memiliki citra baik di mata publik,” demikian Fud Syaifuddin ST. (ktas/kjon)

Don`t copy text!